Omzet Sempat Turun 90 Persen, Ini Langkah Bakpia Kukus Tugu Jogja Tetap Bertahan

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Rabu, 24 November 2021 | 16:51 WIB
Omzet Sempat Turun 90 Persen, Ini Langkah Bakpia Kukus Tugu Jogja Tetap Bertahan
Bakpia Kukus Tugu Jogja (Instagram @bakpiatugujogja)

Suara.com - Pandemi Covid-19 tak dipungkiri menghantam beragam sektor usaha di tengah masyarakat. Salah satu yang sangat terdampak adaya pandemi adalah penjualan makanan untuk oleh-oleh.

Bakpia Kukus Tugu Jogja menjadi salah satu usaha kuliner yang terdampak selama pandemi Covid-19. Di awal pandemi, omzet Bakpia Kukus Tuga bahkan turun hingga 90 persen.

Hal ini terjadi karena segmentasi pasar dari Bakpia Kukus Tugu adalah wisatawan dari luar kota. Adanya kebijakan pembatasan perjalanan ke luar kota juga berimbas pada penjualan bakpia kukus yang terus menurun.

Tak heran pandemi menjadi pukulan yang sangat keras bagi usaha bakpia kukus pertama di Yogyakarta ini. Meski demikian, Rizka Wahyu Romadhona selaku pendiri dari Bakpia Kukus Tugu Jogja tak tinggal diam.

Rizka Wahyu Romadhona, pendiri Bakpia Kukus Tugu Jogja pada Rabu (24/11/2021) (Suara/Hiromi)
Rizka Wahyu Romadhona, pendiri Bakpia Kukus Tugu Jogja pada Rabu (24/11/2021) (Suara/Hiromi)

Ia bersama tim terus berusaha agar bisa bangkit dari situasi pandemi Covid-19. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan memaksimalkan pemasaran digital.

"Dulu kami berada di zona nyaman karena penjualan di toko offline pun selalu habis. Hal ini membuat kami terlena dan tak memaksimalkan pemasaran secara digital. Namun karena pandemi yang menyebabkan ruang gerak masyarakat terbatas, akhirnya kami mulai merambah promosi secara daring," ungkap Rizka pada temu media bersama ShopeePay, Rabu (24/11/2021).

Bakpia Kukus Tugu Jogja akhirnya memaksimalkan pemasaran digital dengan gencar mempromosikan produknya di sosial media. Selain itu, mereka juga memasarkan dagangannya secara daring melalui e-commerce.

Penjualan Bakpia Kukus Tugu Jogja secara daring ini membuat para pelanggan dari luar kota tetap dapat menikmati produk mereka meski tak bisa datang ke Yogyakarta.

Bakpia Kukus Tugu Jogja (Instagram @bakpiatugujogja)
Bakpia Kukus Tugu Jogja (Instagram @bakpiatugujogja)

Selain memaksimalkan pemasaran daring, Bakpia Kukus Tugu Jogja juga konsisten menjaga kualitas produknya. Mereka selalu berkomitmen memberikan cita rasa bakpia kukus yang tak mengecewakan dan tentunya dengan kualitas baik.

baca juga

Selain itu, salah satu cara bakpia kukus tetap bertahan hingga saat ini adalah selalu mempertimbangkan selera masyarakat luas pada penjualan produknya. Menurut Rizka, pendapat konsumen terhadap penjualan produknya akan sangat berdampak besar sehingga ia diharuskan untuk tak egosi.

"Dalam menjual produk, kita tidak bisa menekankan ego pribadi. Kadang saat sedang produksi, saya merasa 'kok produk ini tidak cocok dengan selera saya', tapi saat pelanggan kita minta untuk mencoba dan menurut mereka rasanya sudah pas dan oke, ya tetap akan kami jual," ujar Rizka.

Menurut Rizka mementingkan selera pasar dan melihat tren yang sedang ada di tengah masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan penjualan produk. Terus berinovasi dengan melakukan riset ke selera pasar menjadi salah satu hal yang penting.

Berkat terus berinovasi, kini Bakpia Kukus Tugu Jogja telah memiliki 53 gerai yang tersebar di Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Bakpia Kukus Tugu Jogja juga sudah bangkit dan kembali meraup omzet seperti sebelum pandemi Covid-19 melanda.

Bakpia Kukus Tugu Jogja juga menyediakan fitur pembayaran dengan ShopeePay untuk membuat pelanggan merasa lebih nyaman dan aman untuk transaksi di toko. Adanya pembayaran secara digital melalui ShopeePay membuat pelanggan tak perlu merasa was-was untuk bersentuhan dengan orang lain.

Bakpia Kukus Tugu Jogja didirikan pada tahun 2017 oleh Rizka bersama suaminya, Anggara Jati. Berbeda dengan bakpia pada umumnya yang dibuat dengan proses dipanggang, Bakpia Kukus Tugu Jogja berhasil membuat bakpia yang dengan cara yang unik yaitu dikukus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Banyak yang Tahu, Ternyata Piala WSBK Mandalika Dibuat oleh Seniman dari Indonesia

Belum Banyak yang Tahu, Ternyata Piala WSBK Mandalika Dibuat oleh Seniman dari Indonesia

Sport | Rabu, 24 November 2021 | 14:50 WIB

Kuliner Khas Sekadau Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Tak Benda oleh Kemendikbud

Kuliner Khas Sekadau Ditetapkan Menjadi Warisan Budaya Tak Benda oleh Kemendikbud

Kalbar | Selasa, 23 November 2021 | 15:34 WIB

Imbas Pandemi, Produksi Bakpia Menurun Drastis

Imbas Pandemi, Produksi Bakpia Menurun Drastis

Foto | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 17:17 WIB

Terkini

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×