Ghosting adalah Momok dalam Hubungan Asmara, Ini Penyebab dan Dampaknya

Rima Sekarani Imamun Nissa

Rabu, 15 Desember 2021 | 18:03 WIB
Ghosting adalah Momok dalam Hubungan Asmara, Ini Penyebab dan Dampaknya
Ilustrasi sedih (pexels.com/ksenia-kartasheva)

Suara.com - Istilah ghosting dalam hubungan romantis lawan jenis semakin populer belakangan ini. Ghosting adalah apa, sih, sebenarnya?

Apakah kamu pernah melakukan ghosting terhadap seseorang atau malah jadi korban ghosting? Banyak yang bilang ghosting itu sangat menyakitkan hati. Benarkah demikian?

Apa Itu Ghosting?

Dilansir dari Very Well Mind, Rabu (15/12/2021), ghosting adalah istilah relatif baru dalam aktivitas kencan yang merujuk pada pemutusan kontrak secara tiba-tiba dengan seseorang tanpa ada peringatan atau penjelasan apa pun. Bahkan saat 'korban' yang terkena ghosting dihantui usaha untuk memulai kembali berhubungan, si pelaku justru mendapat keheningan atau didiamkan.

ilustrasi sedih, depresi, bunuh diri. (Dok. Envato)
ilustrasi sedih jadi korban ghosting (Dok. Envato)

Seperti yang kamu ketahui dari definisinya, ghosting adalah saat seseorang pada dasarnya "menghilang" tiba-tiba seolah-olah mereka adalah hantu yang tak terlihat dan tak terjamah.

Ghosting memang populer pada hubungan asmara, namun secara teknis, ghosting dapat merujuk pada kondisi di mana kontak tiba-tiba putus, termasuk dalam persahabatan dan keluarga.

Bagaimana Sejarah Ghosting Muncul?

Kata 'ghosting' pada dasarnya meraih popularitas jauh sebelum tahun 2017, tepatnya pada era musik hip hop 1990-an. Seringkali, ghosting diartikan sebagai melarikan diri.

Menurut penulis dan budayawan pop, Bree Jenkins, ghosting adalah istilah yang digunakan untuk meninggalkan seseorang dan tidak memberikan informasi kontak apa pun. Asal usul ghosting yang lebih awal bahkan mencerminkan tindakan sederhana meninggalkan pesta atau pertemuan sosial tanpa pemberitahuan dan perpisahan.

baca juga

Dalam perkembangan zaman, mengapa istilah ghosting kian populer? Dengan semakin tingginya frekuensi kejadian ghosting dan lebih banyak orang berhubungan fenomena ghosting (pelaku/korban), istilah ini diadopsi secara luas. Hal itu terlebih dengan tren kencan online yang dilakukan orang modern masa kini, membuat orang mudah melakukan ghosting atau korban ghosting itu sendiri.

Apa Alasan Ghosting Dilakukan?

Pertama, ada beberapa orang yang merasa jauh lebih mudah untuk menghilang dari seseorang daripada memiliki perasaan canggung dan tidak nyaman dari hati ke hati atau terus memikirkan mengapa dia tidak tertarik dengan mempertahankan sebuah hubungan.

Orang yang melakukan ghosting umumnya menghindari konfrontasi atau berurusan dengan perasaan terluka orang lain. Jadi, mereka memilih memutuskan semua kontak dan komunikasi serta berharap tindakan ini menjadi petunjuk nyata untuk korbannya.

Ilustrasi sedih (unsplash/@christnerfurt)
Ilustrasi sedih (unsplash/@christnerfurt)

Apa Dampak yang Dialami Korban Ghosting (Ghosted)?

Ghosting sejujurnya sangat memberikan dampak nyata secara psikologis pada korban ghosting (ghosted). Ghosted akan merasakan kehilangan atau kesedihan yang begitu tiba-tiba. Kamu terkejut, menyangkal, lalu mungkin muncul pikiran ‘mungkin dia akan menghubungiku lagi’, kemudian justru marah sendiri dengan keadaan yang tak sesuai harapan.

Perasaan depresi juga bisa muncul bersamaan dengan perasaan rendah diri. Kamu akan berusaha memeriksa kembali hubungan dan percakapan terakhir untuk melihat kemungkinan adanya peringatan ghosting sebelumnya atau tidak.

Pada saat seperti itu, salah satu hal yang bisa dilakukan korban ghosting adalah memberikan pernyataan terakhir kepada si ghoster meskipun ia tak merespons. Misalnya, kamu bisa mengirimkan pesan berbunyi, "Aku sudah lama tidak mendengar kabarmu. Waktuku berharga dan aku tidak mau pintu ini terus terbuka tanpa arti."

Di sisi lain, ghosting sebenarnya juga merugikan bagi si pelaku. Intinya, ghosting adalah cara agresif pasif untuk mengakhiri suatu hubungan atau menjadi jalan keluar yang mudah. Cara ini tidak akan membantu ghoster dalam membina kembali komunikasi yang baik mereka dengan orang lain.

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terlibat Hubungan Asmara, 7 Pasangan Zodiak Ini Bakal Sering Bertengkar Loh!

Terlibat Hubungan Asmara, 7 Pasangan Zodiak Ini Bakal Sering Bertengkar Loh!

Lifestyle | Selasa, 14 Desember 2021 | 17:45 WIB

5 Tips Mengurangi Rasa Cemburu pada Pasangan, Agar Tak Muncul Ketidaknyamanan

5 Tips Mengurangi Rasa Cemburu pada Pasangan, Agar Tak Muncul Ketidaknyamanan

Your Say | Selasa, 14 Desember 2021 | 12:25 WIB

Laki-laki Perlu Tahu, Ini 5 Cara Meluluhkan Hati Wanita yang Jual Mahal

Laki-laki Perlu Tahu, Ini 5 Cara Meluluhkan Hati Wanita yang Jual Mahal

Your Say | Senin, 13 Desember 2021 | 19:42 WIB

Terkini

Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA

Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini

Kemarau, tapi Air Muara Musi Diprediksi Naik 3,7 Meter Sore Ini

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa

Review Serial Our Sticky Love: Kisah Asmara Unik Mantan Petinju dan Jaksa

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Skin Tint Skintific Kandungan Aktifnya Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air

Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone

Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'

Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi

Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer

Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap

Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB

×