6 Tips Aman Merayakan Tahun Baru 2022 di Masa Pandemi

Vania Rossa

Senin, 27 Desember 2021 | 14:26 WIB
6 Tips Aman Merayakan Tahun Baru 2022 di Masa Pandemi
Ilustrasi Merayakan Tahun Baru di Masa Pandemi. (Shutterstock)

Suara.com - Pergantian tahun menuju 2022 dalam hitungan hari akan menjadi tahun kedua kita merayakan tahun baru dalam situasi pandemi. Meskipun situasi pandemi mulai membaik dan terkontrol dari jumlah kasus yang stabil dan tingkat vaksinasi yang mencapai target, hadirnya varian baru COVID-19 membuat banyak orang khawatir dengan kondisi pandemi di tahun depan.

Rencana perayaan tahun baru pun perlu dipikirkan ulang. Apakah sebaiknya ditunda atau dilanjutkan. Pemerintah sebenarnya sudah melonggarkan berbagai aturan dan pembatasan kegiatan masyarakat. Perayaan tahun baru di tempat umum pun mulai diadakan kembali dalam skala kecil atau sedang.

Meskipun demikian, merayakan tahun baru di tempat umum mungkin masih kurang bijak untuk dilakukan. Selain harus berbaur dengan orang asing dalam jumlah banyak yang tidak tahu kondisi kesehatannya, merayakan tahun baru di tempat umum terlalu berisiko.

Dalam situasi pandemi yang tidak menentu ini, merayakan tahun baru di rumah masih menjadi pilihan yang masuk akal. Anda dan keluarga akan dikelilingi orang-orang terdekat dan terpercaya yang lebih mudah diatur dan diajak menerapkan protokol kesehatan.

Keamanan dan kebersihan lokasi pun juga bisa dipastikan sehingga Anda dan tamu tidak perlu takut atau khawatir. Merayakan tahun baru di rumah juga tidak akan kalah menyenangkan dan mengasyikan.

Kalau berencana untuk mengadakan pesta kecil-kecilan di rumah dalam menyambut tahun 2022, Dekoruma punya beberapa tips untuk membuat perayaan tahun baru lebih terasa aman dan nyaman bagi setiap orang yang hadir.

1. Merayakan Tahun Baru di Rumah Masih Jadi Pilihan Terbijak
Meskipun pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sudah dilonggarkan dan berbagai acara tahun baru di restoran, kafe, kelab malam, atau tempat-tempat umum lainnya sudah diizinkan, merayakan tahun baru di rumah menjadi pilihan yang terbaik, bijak, dan pastinya lebih aman.

Merayakan tahun baru di tempat umum dengan jumlah orang yang besar hanya akan meningkatkan risiko terpapar COVID-19. Seberapa pun kita patuh terhadap penerapan protokol kesehatan.

Daripada malah khawatir dan tidak nyaman ketika merayakan tahun baru di tempat umum, rayakanlah tahun baru di rumah bersama keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat yang tetap bisa membuat suasana meriah dan menyenangkan.

baca juga

2. Lakukan Tindakan Preventif Sebagai Langkah Pencegahan
Merayakan tahun baru di rumah berarti membuat Anda bisa merencanakan semuanya dengan matang. Daftar tamu, jumlah tamu yang diundang, makanan dan minuman yang perlu disiapkan, beragam aktivitas yang akan dilakukan bersama-sama, dan tentunya tindakan preventif untuk mencegah risiko penularan COVID-19.

Dimulai dari mewajibkan tamu yang datang untuk melakukan tes COVID-19, minimal rapid antigen, sekalipun sudah divaksin. Bila mau lebih yakin dan aman, gunakan home service yang disediakan laboratorium tes COVID-19 untuk melakukan swab test sebelum masuk ke area pesta.

Juga terapkan serangkaian aturan yang diperlukan. Melepas alas kaki di luar, menyediakan wastafel di pintu masuk, menyemprotkan disinfektan, mengurangi kontak fisik, dan tidak segan-segan meminta tamu pulang bila dalam keadaan sakit.

3. Batasi Jumlah Tamu dan Durasi Acara
Sebelum menerapkan protokol kesehatan, membatasi jumlah tamu dan durasi acara juga menjadi cara pencegahan yang bijak dan mudah dikontrol. Tentukan orang-orang yang benar-benar spesial dan diinginkan untuk hadir secara langsung pada perayaan tahun baru.

Tunda dulu mengundang orang lanjut usia, orang dengan penyakit bawaan atau komorbid, ibu hamil, atau orang-orang dengan kondisi yang membuatnya lebih rentan terpapar COVID-19.

Begitu juga dengan membatasi durasi acara. Apabila Anda menginginkan adanya hitung mundur menuju tahun baru, mulai acara lebih malam sekitar jam 21.00 atau 22.00. Setelah pukul 00.00, tamu-tamu diharapkan bisa langsung pulang ke rumah masing-masing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

46 Ribu Orang Tinggalkan Kota Bandung Gunakan Kereta Api selama 19 Hari Terakhir

46 Ribu Orang Tinggalkan Kota Bandung Gunakan Kereta Api selama 19 Hari Terakhir

Jabar | Senin, 27 Desember 2021 | 14:20 WIB

Bumbu Jagung Bakar Manis, Asin dan Barbeque untuk Rayakan Tahun Baru

Bumbu Jagung Bakar Manis, Asin dan Barbeque untuk Rayakan Tahun Baru

Batam | Senin, 27 Desember 2021 | 13:00 WIB

Jelang Tahun Baru 2022, Greenfields Bagikan 3 Resep Dessert Sehat dan Lezat untuk Keluarga

Jelang Tahun Baru 2022, Greenfields Bagikan 3 Resep Dessert Sehat dan Lezat untuk Keluarga

Lifestyle | Senin, 27 Desember 2021 | 09:34 WIB

Terkini

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Riau | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:50 WIB

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:44 WIB

Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back

Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:40 WIB

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Video | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

×