Duh! Ternyata Kacang Merah Bisa Jadi Racun Jika Salah Memasaknya, Simak Panduan Berkut Ini

Arendya Nariswari

Senin, 10 Januari 2022 | 14:16 WIB
Duh! Ternyata Kacang Merah Bisa Jadi Racun Jika Salah Memasaknya, Simak Panduan Berkut Ini
ilustrasi kacang merah (pixabay,com)

Suara.com - Bahan makanan dengan kandungan gizi baik yang sering dikonsumsi salah satunya yakni kacang merah. Kacang merah kerap pula dijadikan makanan pengganti asi atau ibu-ibu sering menyebutnya MPASI.

Umumnya, kacang mewah akan dimasak menggunakan tungku elektrik atau yang lebih populer dengan nama slowcooker.

Slowcooker ini akan memasak makanan dengan suhu panas rendah agar kandungan nutrisi dari makanan tetap terjaga.

Menghimpun dari laman Hops.id---Jaringan Suara.com, Badan Administrasi dan Obat-Obatan AS (FDA) menghimbau sejumlah jenis makanan yang bisa berubah menjadi racun seandainya diolah dengan slowcooker.

Makanan tersebut ialah kacang-kacangan terutama merah. FDA menyebut sebaiknya tidak langsung memasak kacang merah kering ke dalam slowcooker. Sebaiknya sebelum masukslow cooker harus melalui proses perendaman atau perebusan terlebih dahulu.

Dalam Bad Bug Book FDA diperingatkan bahwa orang-orang diminta untuk tidak pernah menggunakan slowcooker untuk memasak kacang, terutama kacang merah.

"Jangan gunakan slow cooker untuk memasak kacang atau hidangan yang mengandungnya," FDA memperingatkan.

Lebih lanjut Harvard's School of Public Health mengemukakan bahwa bahayanya jika slow cooker yang tidak cukup panas untuk menghancurkan lektin, racun dalam kacang yang menolak dipecah dalam sistem pencernaan manusia.

Dokter Gizi Jeanette Kimsza l, RDN, NLC, mengatakan suhu dalam slow cooker umumnya tidak melebihi 185 derajat Fahrenheit, yang tidak cukup untuk membunuh racun.

baca juga

Suhu tidak hanya tidak akan menghilangkan zat berbahaya, menurut Kimszal, tetapi panas setinggi 176 derajat Fahrenheit juga dapat memicu peningkatan lima kali lipat dalam toksisitas kacang tertentu.

Kacang merah memiliki konsentrasi lektin tertinggi, jadi sangat penting untuk mempersiapkannya dengan benar.

Kacang apa pun bisa mengandung lektin yang cukup meracuni manusia karena konsentrasi lektin tertinggi, yang membuatnya jadi berbahaya untuk dimakan tanpa persiapan yang tepat.

Jika kamu mengonsumsi lektin dalam keadaan alami akan mengalami efek samping negatif misalnya setelah makan hanya beberapa kacang yang tidak matang sempurna.

Efek samping konsumi kacang merah yang tak matang

Efek samping dari makan kacang setengah matang termasuk mual, diare, dan sakit perut.

Kimszal memperingatkan bahwa gejala keracunan lektin umumnya muncul hanya dalam beberapa jam konsumsi.

Menurut FDA, gejala yang paling umum termasuk muntah, diare, dan sakit perut. Praktisi terapi nutrisi Makenna Hennell menambahkan bahwa lektin juga dapat menembus lapisan usus, menyebabkan kondisi autoimun dan menyebabkan kembung dan peradangan sistemik.

Sementara beberapa kasus keracunan lektin memerlukan rawat inap, kebanyakan orang sembuh dalam tiga hingga empat jam, kata FDA.

Agar aman dan tak beracun, sebaiknya merendam kacang merah minimal 5 jam dan merebusnya dengan api besar minimal 30 menit untuk menghilangkan racun.

Untuk menghindari sakit, kamu perlu menyiapkan kacang kering dengan benar atau membeli kacang kalengan yang sudah didetoksifikasi.

Dokter dan peneliti Terry Simpson, MD, memperingatkan bahwa merendam kacang saja tidak cukup untuk membunuh lektin, karena itu butuh direbus dengan panas yang cukup.

Setelah proses ini selesai, kamu dapat dengan aman menambahkan kacang ke resep slow cooker favoritmu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Saudara di Etiopia: RS di Tigray Kehabisan Makanan untuk Anak

Perang Saudara di Etiopia: RS di Tigray Kehabisan Makanan untuk Anak

News | Senin, 10 Januari 2022 | 12:33 WIB

Perbanyak Makan Protein Bisa Cegah Virus Corona Covid-19, Ini Panduannya!

Perbanyak Makan Protein Bisa Cegah Virus Corona Covid-19, Ini Panduannya!

Health | Senin, 10 Januari 2022 | 11:26 WIB

6 Makanan Khas Batak dengan Cita Rasa Unik dan Menggoda, Ada yang Mirip Pecel Lele

6 Makanan Khas Batak dengan Cita Rasa Unik dan Menggoda, Ada yang Mirip Pecel Lele

Lifestyle | Senin, 10 Januari 2022 | 10:03 WIB

Terkini

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:35 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

×