Arti Bullying Verbal yang Sering Tak Disadari dan Dampak Buruknya Terhadap Korban

Arendya Nariswari

Rabu, 12 Januari 2022 | 17:40 WIB
Arti Bullying Verbal yang Sering Tak Disadari dan Dampak Buruknya Terhadap Korban
Ilustrasi perilaku bullying verbal. (Pexels/Keira Burton)

Suara.com - Dilansir dari laman Positive Action, Rabu (12/1/2022), bullying verbal adalah tindakan berupa penghinaan, ejekan, pemanggilan nama, dan jenis pelecehan verbal lainnya. Saat ini, sering terjadi melalui media sosial juga. Bullying verbal juga tidak terbatas pada anak-anak di sekolah. Orang dewasa sering kali menjadi pelaku bullying karena melakukan intimidasi verbal yang kejam.

Penindasan verbal, terlepas dari usia si penindas dan yang ditindas, dapat dimulai hal remeh – seperti ejekan atau hinaan kecil. Tapi ini bisa dengan cepat meningkat menjadi kekerasan verbal hingga intimidasi fisik yang menyebabkan kerugian serius bagi korbannya. Perlu diwaspadai jika pelaku bullying sering memilih lebih dari satu jenis perilaku intimidasi untuk menargetkan korbannya.

Apa Efek dari Bullying Verbal Pada Korban?

Ada istilah Tongkat dan batu itu dapat mematahkan tulang Anda – dan kata-kata itu tentu saja dapat menyakiti Anda.

Orang yang telah menjadi korban bullying verbal sering kali menemukan citra diri dan harga diri mereka rusak lebih parah daripada patah tulang. Efek bullying verbal dapat mempengaruhi kehidupan seseorang selama bertahun-tahun.

Bullying verbal, dengan hinaan dan ejekan, akan menghilangkan rasa harga diri seorang anak. Mereka kehilangan perasaan berkuasa atas hidup mereka. Mereka mulai mempercayai penghinaan dan melihat diri mereka sebagai sesuatu yang kurang dari siapa mereka sebenarnya.

Ketika intimidasi datang dari dalam keluarga atau lingkaran teman dekat, mereka mungkin merasa seolah-olah tidak ada cara untuk melarikan diri dan tidak ada jalan keluar. Segalanya menjadi gelap dan dunia menjadi tempat yang dingin dan tidak bersahabat yang dipenuhi dengan bahaya dan serangan yang tak henti-hentinya.

Perasaan tidak mampu dan rasa sakit itu sering menyebabkan depresi, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Jika dibiarkan, korban emosional dari bullying verbal bahkan telah menyebabkan upaya bunuh diri, karena korban menyerah begitu saja.

Cara Menghadapi Korban Bullying Verbal

baca juga

Seseorang korban bullying verbal yang diintimidasi membutuhkan perawatan, kenyamanan, dan dukungan sebanyak yang Anda bisa. Mulailah dengan mengamati dan benar - benar mengamati. Ketika Anda melihat anak yang biasanya aktif dan ceria mulai tumpul dan menjauhkan diri – inilah saatnya untuk mendekati secara personal.

Mulailah dengan mendengarkan. Jika ada tanda-tanda pelecehan di rumah yang menyebabkan masalah, segera bertindak sesuai dan melibatkan pihak berwenang. Jika masalah berasal dari intimidasi di sekolah atau lingkungan pergaulan, tindakan terbaik Anda adalah menawarkan saran dan bantuan dengan segala cara yang Anda bisa. Dorong mereka untuk mengabaikan si penindas. Bantu mereka mendapatkan kembali kekuatan mereka atas si penindas dengan tidak menggunakan kekasaran atau ketakutan.

Beri tahu mereka bahwa ada orang lain yang tepercaya untuk membantu mereka. Terakhir, bantu mereka memahami bahwa dengan berfokus pada hal-hal positif dalam hidup mereka, agar mereka dapat mengalahkan si penindas dan mengabaikannya.

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menghadapi Fase Dewasa, Apakah Gejala Quarter Life Crisis Termasuk?

Menghadapi Fase Dewasa, Apakah Gejala Quarter Life Crisis Termasuk?

Your Say | Rabu, 12 Januari 2022 | 17:27 WIB

Sebelum Kasus Narkoba, Ardhito Pramono Bikin Heboh Ngaku Alami Pelecehan Seksual

Sebelum Kasus Narkoba, Ardhito Pramono Bikin Heboh Ngaku Alami Pelecehan Seksual

Entertainment | Rabu, 12 Januari 2022 | 15:27 WIB

5 Fakta Film Penyalin Cahaya: Sukses Borong Piala Citra, Dicoreng Kru yang Terlibat Pelecehan Seksual

5 Fakta Film Penyalin Cahaya: Sukses Borong Piala Citra, Dicoreng Kru yang Terlibat Pelecehan Seksual

News | Rabu, 12 Januari 2022 | 14:27 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×