facebook

Luncurkan Buku Anak Pertama, Happy Salma Ungkap Proses Penulisan yang Sangat Personal

M. Reza Sulaiman | Aflaha Rizal Bahtiar
Luncurkan Buku Anak Pertama, Happy Salma Ungkap Proses Penulisan yang Sangat Personal
Happy Salma meluncurkan buku anak pertamanya berjudul Cerita Kina.

Aktris lintas profesi yang memulai kariernya di dunia seni peran, film, dan teater Happy Salma, meluncurkan buku anak pertamanya berjudul Cerita Kina.

Suara.com - Aktris lintas profesi yang memulai kariernya di dunia seni peran, film, dan teater Happy Salma, meluncurkan buku anak pertamanya berjudul ‘Cerita Kina’.

Buku menyuguhkan ilustrasi karya oleh Heavenly Poetrysanny ini diterbitkan oleh Pocer For Kids yang merupakan anak dari penerbit independen Jogja, Pojok Cerpen Group.

Pada volume pertama serial serial dari Cerita Kina ini adalah Berkunjung Ke Rumah Teman Mama, yang berkisah Kina dan Rayi yang mengunjungi butik Tante Sanny. Di sana, selain melihat baju cantik, Kina juga bermain bersama Big Sis, sebuah kuda peliharaan keluarga Tante Sanny, Blanco, Soso, dan Jojo. Tak hanya itu, ada karakter kambing rakut, yang bernama Leah.

Pada peluncuran buku Cerita Kina, Happy Salma selaku penulisnya menceritakan bagaimana prosesnya. Ia mengatakan, buku ini lahir dari kesenangannya akan penulisan kreatif.

Baca Juga: Film Before, Now & Then Masuk Berlin International Festival, Ternyata Angkat Isu Perjuangan Perempuan Melawan Penindasan

Tak hanya itu saja, ia juga senang merekam aktivitas keseharian anak-anaknya, Kina dan Rayi dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.

Happy Salma menambahkan, menulis Cerita Kina adalah salah satu caranya untuk mengenang pertumbuhan anak. Tentunya, ia menulis serial ini berdasarkan apa yang dialami Kina.

“Sebetulnya memang personal sekali dan dekat dengan diri saya. Dan akhirnya saya spontan menulis, lalu saya tawarkan ke Heavenly untuk dibuat ilustrasinya,” ungkapnya dalam acara Launching Buku Cerita Kina secara daring, Selasa (25/1/2022).

“Saya juga sempat belum bertemu penerbit yang cocok. Sampai akhirnya, tulisan itu berkembang menjadi banyak. Mulai dari berlibur bersama sepupunya, bermain sama kawan-kawannya, jadi ada banyak cerita yang sudah saya kumpulkan. Meski saya pernah punya kesulitan untuk mencari ilustrator,” lanjut Happy Salma.

Ia berharap buku ini dapat menjadi teman untuk mengenalkan literasi pada anak. Baginya, penting untuk membiasakan literasi pada anak sejak dini, dengan menghindari penggunaan gadget pada anak-anak.

Baca Juga: Ingin Menidurkan Si Kecil? Ini 5 Daftar Buku Cerita Anak yang Wajib Kamu Coba

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar