Tutorial Bikin Kompor dari Barang Bekas Pakai Minyak Jelantah, Nggak Perlu Gas LPG!

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 13 Mei 2022 | 11:07 WIB
Tutorial Bikin Kompor dari Barang Bekas Pakai Minyak Jelantah, Nggak Perlu Gas LPG!
Tutorial Bikin Kompor dari Barang Bekas Pakai Minyak Jelantah. (YouTube)

Suara.com - Kenaikan gas LPG menginspirasi banyak orang mencari bahan bakar alternatif, salah satunya dengan membuat kompor dari barang bekas menggunakan minyak jelantah atau minyak goreng bekas.

Kiat ini dibagikan kanal YouTube KREATIF channel, yang videonya sudah ditonton lebih dari 4,5 juta kali.

Menariknya, bahan dan cara membuat kompor dari minyak jelantah juga sangat mudah ditemui dan sederhana, seperti sebagai berikut hasil rangkuman suara.com, Jumat (13/5/2022).

Bahan kompor dari minyak jelantah dan barang bekas:

  • Kaleng minuman bekas
  • Tisu atau kapas 2 hingga 3 buah
  • Obeng
  • Tang pemotongan atau paku
  • Cutter atau pisau
  • Dudukan kompor
  • 2 buah batu bata
  • Minyak jelantah atau minyak goreng bekas
  • Korek api

Tahap dan cara membuat kompor dari minyak jelantah dan barang bekas:

  1. Kaleng bekas minuman dilubangi di bagian atas sebanyak 8 lubang.
  2. Setiap lubang diperlebar menggunakan obeng.
  3. Siapkan cutter memotong bagian atas bawah dan bawah. Ambil bagian atas dan bawah kaleng.
  4. Siapkan tisu atau kapas, buat seperti sumbu yang digulung, jumlahnya 8 buah sesuai jumlah lubang yang dibuat.
  5. Masukan tisu atau kapas ke dalam lubang selaiknya kompor minyak tanah. Sumbu memutar di sekeliling kaleng.
  6. Satuan antara kaleng atas dan kaleng bawah. Bentuk seperti kaleng kembali, tapi dengan ukuran lebih pendek.
  7. Isi kompor buatan menggunakan bahan bakar, berupa minyak goreng bekas atau minyak jelantah, dimasukkan dalam lubang kaleng.
  8. Tunggu minyak sudah naik ke sumbu.
  9. Letakkan kompor buatan di antara 2 batu bata, dan pasang dudukan kompor.
  10. Nyalakan api, di setiap sumbu dengan korek, api menyala sendiri, tidak menimbulkan asap. Lalu kompor buatan siap pakai untuk menggiring.
Tutorial Bikin Kompor dari Barang Bekas Pakai Minyak Jelantah. (YouTube)
Tutorial Bikin Kompor dari Barang Bekas Pakai Minyak Jelantah. (YouTube)

"Kompor ini bisa untuk kemping ke gunung jalan-jalan, karena gunakan bahan bekas lebih murah, kompor juga jadi awet karena gunakan minyak goreng bekas, dan api tidak terganggu angin," jelas narator video tersebut.

Berbeda pada kompor buatan yang memanfaatkan pembakaran kayu, biasanya akan membuat alat masak menghitam dan menghasilkan asap mengganggu, tapi tidak dengan kompor buatan ini.

Tapi yang perlu menjadi catatan, api tidak berwarna biru, melainkan berwarna kuning sehingga dinilai akan membuat durasi waktu masak jadi lebih lama.

Kolom komentar video tutorial juga diisi berbagai respon, ada yang langsung tertarik membuatnya, bahkan hingga menjualnya jadi kompor alternatif.

baca juga

"Setelah nonton video ini, aku langsung bikin banyak-banyak dan aku jual, makasih mas, sekarang aku punya penghasilan baru," tulis @Ngetop TV.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ayahnya Lupa Matikan Kompor Saat Salat Id, Opor Warganet Ini Jadi Ayam Bakar

Ayahnya Lupa Matikan Kompor Saat Salat Id, Opor Warganet Ini Jadi Ayam Bakar

Jogja | Kamis, 05 Mei 2022 | 16:30 WIB

Punya Nilai Ekonomi, Zaki Iskandar Dorong Masyarakat Kelola Minyak Jelantah

Punya Nilai Ekonomi, Zaki Iskandar Dorong Masyarakat Kelola Minyak Jelantah

Bisnis | Kamis, 21 April 2022 | 09:47 WIB

Bukan Pakai Lilin, Kejutan Ulang Tahun Pria Ini Diminta Tiup Kompor Gas Dua Tungku, Warganet: Penting Bahagia

Bukan Pakai Lilin, Kejutan Ulang Tahun Pria Ini Diminta Tiup Kompor Gas Dua Tungku, Warganet: Penting Bahagia

News | Rabu, 20 April 2022 | 16:38 WIB

Terkini

UPH Festival 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Cara Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan

UPH Festival 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Cara Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:06 WIB

KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut

KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:04 WIB

Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan

Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi

Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing

Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja

Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:42 WIB

5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak

5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai

Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:27 WIB

×