Pelajaran Geografi, Mengenal 3 Jenis Siklus Hidrologi: Pendek, Sedang, dan Panjang

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 16 Juni 2022 | 09:38 WIB
Pelajaran Geografi, Mengenal 3 Jenis Siklus Hidrologi: Pendek, Sedang, dan Panjang
Ilustrasi hujan badai (pixabay.com)

Suara.com - Dalam pelajaran geografi salah satu materi yang dipelajari yaitu siklus air atau siklus hidrologi, dan menariknya siklus hidrologi terdiri dari berbagai macam jenis.

Siklus hidrologi adalah rangkaian atau tahapan yang dilalui oleh air dari bumi, ke atmosfer, dan kembali lagi ke bumi.

Mengutip Ruang Guru, Kamis (16/6/2022) siklus hidrologi terbagi dalam tiga jenis yang umumnya perlu diketahui, seperti sebagai berikut:

1. Siklus Air Pendek

Sumber foto: https://pixabay.com/photos/waves-sea-ocean-beach-blue-water-3473335/
Sumber foto: https://pixabay.com/photos/waves-sea-ocean-beach-blue-water-3473335/

Siklus air pendek berarti air di laut mengalami evaporasi atau penguapan. Evaporasi adalah proses menguapnya air dari laut, danau, sungai, atau permukaan air lain yang ada di bumi.

Uap air kemudian mengalami kondensasi, yaitu berubahnya wujud uap air menjadi titik-titik air, hingga akhirnya terbentuk menjadi awan.

Setelah menjadi awan kemudian mengalami presipitasi atau berubah jadi titik air hujan dan kembali ke laut.

2. Siklus Air Sedang

Pada siklus ini, hujan tidak terjadi di laut tapi terjadi di darat. Sama seperti siklus lain, air mengalami evaporasi terkondensasi menjadi awan, dan akhirnya turun hujan.

baca juga

Pada siklus ini, ketika sudah mengalami kondensasi, awan bisa juga mengalami adveksi, yakni bergeraknya awan menuju tempat lain karena bantuan angin.

Selanjutnya terjadi proses run off, yaitu bergeraknya air di darat dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Air yang bergerak ini nantinya akan mengalir kembali ke laut.

3. Siklus Air Panjang

Siklus ini prosesnya air mengalami evaporasi dan kondensasi. Tapi hujan yang turun bisa hujan es atau salju, setelah mencair karena musim semi baru kemudian air kembali ke laut dan mengulangi siklusnya.

Menariknya, dalam siklus ini bisa terjadi proses sublimasi, yaitu perubahan wujud padat menjadi gas, dalam hal ini adalah es yang menguap kembali menjadi uap air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Membangkitkan Kembali Industri Pengadaan Barang dan Jasa Lewat Ajang ISPE 2022

Membangkitkan Kembali Industri Pengadaan Barang dan Jasa Lewat Ajang ISPE 2022

Press Release | Kamis, 16 Juni 2022 | 02:40 WIB

Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, BPBD DKI Imbau Warga di Wilayah Sekitar Waspada Banjir

Pintu Air Pasar Ikan Siaga 1, BPBD DKI Imbau Warga di Wilayah Sekitar Waspada Banjir

Jakarta | Kamis, 16 Juni 2022 | 04:40 WIB

4 Parameter Kimia Kualitas Air dan Alat yang Digunakan Untuk Mengukurnya

4 Parameter Kimia Kualitas Air dan Alat yang Digunakan Untuk Mengukurnya

Your Say | Rabu, 15 Juni 2022 | 19:57 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×