Keunggulan Oyster Sumatera Diakui Oleh Chef Renatta Moeloek: Nggak Kalah dari Oyster Impor

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 28 Juni 2022 | 20:28 WIB
Keunggulan Oyster Sumatera Diakui Oleh Chef Renatta Moeloek: Nggak Kalah dari Oyster Impor
Oyster Sumatera (Dealer Oyster)

Suara.com - Kebanyakan oyster atau tiram laut premium berasal dari Eropa dan Australia. Tapi menariknya, sebagai negara maritim, Indonesia ternyata juga menghasilkan oyster dengan kualitas baik. Dan hal ini diakui oleh Chef Renatta Moeloek.

Oyster terbaik Indonesia adalah Pacific Oyster atau Crassostrea Gigas yang juga sering disebut sebagai oyster Sumatera.

Selain dari Sumatera, oyster lokal ini juga kerap ditemukan di perairan Lombok, Bali, dan Lampung, yang dinilai kualitasnya tidak kalah dengan oyster impor.

Meski punya harga premium, tapi bagi pecinta seafood, oyster Sumatera ini punya tempatnya tersendiri karena berhasil menciptakan sensasi rasa dan tekstur yang tak biasa, yaitu tebal sekaligus lembut.

Perlu diketahui, umumnya oyster dinikmati dalam keadaan mentah, karena dianggap memiliki rasa yang menyegarkan, dan tidak perlu dimasak.

Oyster lokal ini bisa dinikmati dan jadi menu andalan di Dealer Oyster sebagai signature utama para penggemar seafood.

“Pacific Oyster Sumatera menjadi menu andalan dari Oyster Dealer karena tekstur dagingnya yang agak tebal dan relatif manis. Untuk mendapatkan Oyster lokal yang berkualitas tentunya kami bekerja sama dengan para nelayan lokal.” kata Owner sekaligus Chef Oyster Dealer, Andika Biantara, melalui keterangan yang diterima suara.com, Selasa (28/6/2022).

Oyster Sumatera (Dealer Oyster)
Oyster Sumatera (Dealer Oyster)

Adapun oyster lokal ini kerap disajikan bersama dengan Classic & Signature Cocktails dan Mocktails.

Biasanya, saat di restoran, tiram lokal ini juga disandingkan dengan Namjim dan Ponzu sauce, sehingga rasanya semakin kaya akan rasa gurih dan manis, yang meleleh bersama lembutnya daging oyster.

baca juga

Chef Renatta Moeloek mengatakan oyster lokal yang dijadikan andalan sangat baik jika disajikan dengan inovasi rasa, tanpa dihilangkan unsur kesegaran kerang laut ini. Hasilnya adalah rasa unik yang khas dinilai akan sulit dilupakan penikmatnya.

Adapun oyster lokal ini diambil langsung melalui penangkaran yang bekerjasama dengan nelayan, dan sudah berlangsung lebih dari dua tahun, sekaligus menjaga habitat oyster lokal agar kualitas tetap terjadi hingga ke lidah penikmatnya.

Saat oyster diambil dari para nelayan, oyster akan lebih dulu dirawat di penangkaran Aquafarm Oyster Dealer, dimana standarnya dijaga dari mulai suhu air, jenis dan kandungan partikel airnya hingga makanan bagi oyster.

“Di Aquafarm Oyster Dealer yang berlokasi di Jakarta Selatan, kami benar-benar menjaga penangkaran kami sesuai dengan habitat aslinya dari oyster itu,” pungkas Andika.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri Ngidam Makan Tiram yang Diambil Pasangan dari Laut, Aksi Pengorbanan Suami Tuai Pujian Publik

Istri Ngidam Makan Tiram yang Diambil Pasangan dari Laut, Aksi Pengorbanan Suami Tuai Pujian Publik

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 20:53 WIB

Debat Air Bekas Rebusan Mi Instan Dibuang atau Tidak? Ini Kata Chef Renatta Moeloek

Debat Air Bekas Rebusan Mi Instan Dibuang atau Tidak? Ini Kata Chef Renatta Moeloek

Lifestyle | Rabu, 13 April 2022 | 14:44 WIB

Viral Chef Renatta Cek Puding di Acara Kondangan: Orang Katering Tertekan Berasa Ikut MasterChef

Viral Chef Renatta Cek Puding di Acara Kondangan: Orang Katering Tertekan Berasa Ikut MasterChef

Entertainment | Rabu, 13 April 2022 | 08:44 WIB

Terkini

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:13 WIB

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

×