Apa Itu Embun Upas yang Terjadi di Dieng Jawa Tengah?

Farah Nabilla

Kamis, 30 Juni 2022 | 14:27 WIB
Apa Itu Embun Upas yang Terjadi di Dieng Jawa Tengah?
Dataran Tinggi Dieng mulai diselimuti embun es. Hal itu disebut sebagai fenomena embun upas. (Antara)

Fenomena embun upas kerap terjadi di Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah. Terbaru, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengunggah sebuah foto di akun Instagram pribadinya. Apa itu embun upas di Dieng?

Dalam unggahan tersebut, Ganjar memperlihatkan wilayah pegunungan Dieng yang mengalami suhu di bawah 1 derajat celcius. 

Dalam postingan Gubernur Jateng tersebut, terlihat suhu di Dieng Kulon mencapai -1.64 derajat celcius dengan latar belakang rumput yang terdapat butiran-butiran es. Unggahan tersebut mendapatkan berbagai respons dari warganet. 

Rumput yang tertutup dengan es tersebut memang kerap terjadi di wilayah Dieng, Jawa Tengah. Fenomena tersebut disebut dengan embun es atau embun upas. Fenomena embun upas diketahui cukup normal terjadi setiap tahunnya di daratan-daratan tinggi yang ada di Indonesia, tidak terkecuali Dieng, Jawa Tengah.

Lantas, apa itu embun upas yang baru saja terjadi di Dieng tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Dilansir dari laman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), embun upas atau bun upas menurut penduduk Dieng merupakan Embun Racun. Fenomena tersebut terjadi saat suhu menjadi sejuk, lantas turunlah embun-embun yang dingin dan membeku.

Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin menjelaskan bahwa peristiwa alam tersebut terjadi karena suhu yang cukup dingin untuk membentuk kristal es.

Fenomena embun upas tersebut juga terjadi karena kondisi meteorologis dan musim kemarau yang tengah berlangsung. Kondisi tersebut bisa menjadi faktor di beberapa daerah pegunungan atau dataran tinggi berpeluang mengalami kondisi udara kurang dari titik beku, dikarenakan molekul udara di daerah pegunungan lebih renggang dibandingkan dataran rendah.

Hal tersebutlah yang kemudian menyebabkan terjadinya pendinginan dengan sangat cepat, terlebih saat cuaca cerah tidak tertutup awan atau hujan. Sehingga menyebabkan uap air yang ada di udara pada malam hari mengalami kondensasi yang akan mengembun, menempel jatuh di tanah, daun, maupun rumput.

baca juga

Air embun yang jatuh tersebut akan membeku dikarenakan suhu udara sangat dingin. Suhu udara kali ini cukup ekstrim hingga mencapai minus 1 derajat celcius.

Fenomena embun es atau embun upas yang diketahui terjadi di area Wisata Komplek Candi Arjuna pada Kamis, 30 Juni 2022 pagi di dataran tinggi Dieng tersebut kembali muncul dengan ketebalan mencapai setengah centimeter. Embun es tersebut muncul di rerumputan dan dedaunan di Komplek Candi Arjuna serta sejumlah fasilitas umum obyek wisata Dieng.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Seperti Tahun Sebelumnya, Dieng Culture Festival 2022 Bakal Digelar Bulan September, Ini Alasannya

Tak Seperti Tahun Sebelumnya, Dieng Culture Festival 2022 Bakal Digelar Bulan September, Ini Alasannya

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juni 2022 | 14:24 WIB

Embun Es di Dataran Tinggi Dieng Diperkirakan Muncul Selama 10 Hari

Embun Es di Dataran Tinggi Dieng Diperkirakan Muncul Selama 10 Hari

News | Kamis, 30 Juni 2022 | 12:59 WIB

Dataran Tinggi Dieng Diselimuti Embun Es

Dataran Tinggi Dieng Diselimuti Embun Es

News | Kamis, 30 Juni 2022 | 12:48 WIB

Dieng Membeku! Embun Es Selimuti Candi Arjuna

Dieng Membeku! Embun Es Selimuti Candi Arjuna

Purwokerto | Kamis, 30 Juni 2022 | 12:41 WIB

Suhu Minus 2 Derajat Celcius, Embun Es Dieng Muncul Cukup Tebal, Wisatawan Luar Kota Datangi Candi Arjuna

Suhu Minus 2 Derajat Celcius, Embun Es Dieng Muncul Cukup Tebal, Wisatawan Luar Kota Datangi Candi Arjuna

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juni 2022 | 08:14 WIB

5 Fakta Menarik Emmeril Khan Mumtadz, Putra Sulung Ridwan Kamil

5 Fakta Menarik Emmeril Khan Mumtadz, Putra Sulung Ridwan Kamil

Purwokerto | Senin, 13 Juni 2022 | 11:27 WIB

Tiket Masuk Candi Arjuna Dieng Dianggap Masih Terlalu Murah

Tiket Masuk Candi Arjuna Dieng Dianggap Masih Terlalu Murah

Jawa Tengah | Selasa, 07 Juni 2022 | 18:53 WIB

Bukan Hanya Borobudur, 4 Candi di Indonesia Ini Juga Punya Keindahan yang Diakui Dunia

Bukan Hanya Borobudur, 4 Candi di Indonesia Ini Juga Punya Keindahan yang Diakui Dunia

Lifestyle | Selasa, 07 Juni 2022 | 10:56 WIB

Terkini

Big, Buku Anak yang Mengingatkan Bahaya Body Shaming Sejak Dini

Big, Buku Anak yang Mengingatkan Bahaya Body Shaming Sejak Dini

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Bukan Pajeon Biasa! Ini 5 Fakta Menarik Padakjeon, Pancake Korea Tinggi Protein yang Lagi Viral

Bukan Pajeon Biasa! Ini 5 Fakta Menarik Padakjeon, Pancake Korea Tinggi Protein yang Lagi Viral

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:29 WIB

Ogah Tebak Skor Jelang 'El Clasico', Pramono: Saya Berdoa dalam Hati Persija Menang Melawan Persib

Ogah Tebak Skor Jelang 'El Clasico', Pramono: Saya Berdoa dalam Hati Persija Menang Melawan Persib

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:25 WIB

Mal Berpagar Tinggi Simbol Krisis Kepercayaan, Negara Dinilai Gagal Lindungi Rakyat dan Pengusaha

Mal Berpagar Tinggi Simbol Krisis Kepercayaan, Negara Dinilai Gagal Lindungi Rakyat dan Pengusaha

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:22 WIB

Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang

Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:22 WIB

5 Bupati Jawa Tengah Terjaring OTT KPK, Ada yang Niat Nyogok tapi Malah Kena Peras

5 Bupati Jawa Tengah Terjaring OTT KPK, Ada yang Niat Nyogok tapi Malah Kena Peras

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:17 WIB

Sunscreen Apa yang Bisa Menghilangkan Jerawat? Ini 6 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Sunscreen Apa yang Bisa Menghilangkan Jerawat? Ini 6 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Ze Gomes Ubah DNA Madura United, Intensitas Tinggi Jadi Kunci Musim Baru

Ze Gomes Ubah DNA Madura United, Intensitas Tinggi Jadi Kunci Musim Baru

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:15 WIB

iPhone 18 Pro Max Terancam Langka, Harga Bisa Naik Rp5 Juta Akibat Krisis Memori Global

iPhone 18 Pro Max Terancam Langka, Harga Bisa Naik Rp5 Juta Akibat Krisis Memori Global

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:12 WIB

Pertama di Indonesia, Trading Saham dan Aset Kripto Kini Bisa Pakai AI

Pertama di Indonesia, Trading Saham dan Aset Kripto Kini Bisa Pakai AI

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:11 WIB

×