Kenapa Orang Tua Bisa Jadi Strict Parents kepada Anaknya? Ini 5 Pemicunya

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 06 Juli 2022 | 15:06 WIB
Kenapa Orang Tua Bisa Jadi Strict Parents kepada Anaknya? Ini 5 Pemicunya
Ilustrasi alasan orang tua jadi strict parents (unsplash)

Suara.com - Pola asuh orang tua terhadap anak-anaknya sangat berpengaruh kepada tumbuh kembang sang anak. Namun, bagaimana jika orang tua menerapkan pola asuh strict parents yang tentu menganggu perkembangan anak?

Anak yang berprestasi, memiliki semangat tinggi, serta kepercayaan diri biasanya didasari oleh dukungan orang tua yang selalu mempercayai kemampuan sang anak.

Talenta anak yang berkembang juga seharusnya menjadi poin penting yang diperhatikan oleh setiap orang tua. Hal ini agar mereka mampu memahami kelebihan dan kekurangan sang anak.

Namun sebaliknya, apabila orang tua lebih sering melarang anaknya dalam mengembangkan talenta atau berkegiatan, itu bisa membuat sang anak merasa terkekang dan tidak percaya diri dalam melakukan banyak hal.

Pola asuh strict parents ini sangat lekat dengan budaya kita dan sering kita temui di lingkungan sekitar. Bahkan, banyak orang tua yang memilih mendidik dengan keras dan kasar sampai melukai fisik serta mental sang anak demi ego sendiri.

Lalu, apa sebenarnya yang mendasari orang tua menjadi strict parents? Simak selengkapnya.

1. Trauma masa lalu

Ada banyak alasan mengapa banyak orang tua yang memilih mengontrol anaknya secara berlebihan. Salah satunya adalah trauma di masa lalu.

Trauma ini biasanya berbentuk suatu kejadian buruk yang terjadi di masa lalu yang membuat orang tua tersebut tidak ingin mengalami kejadian yang sama. Seperti kehilangan anak, kesalahan pola asuh dari keluarga, hingga kebiasaan buruk mereka yang bisa terjadi di anak mereka.

baca juga

2. Ketakutan yang berlebihan

Trauma di masa lalu ini juga membuat ketakutan secara emosional yang berlebihan. Bahkan, menurut sebuah riset dari ahaparenting.com, banyak orang tua yang merasa takut ketika anaknya memiliki kegiatan di luar rumah karena merasa keselamatan anaknya terancam.

Perasaan ini biasanya muncul karena adanya rasa tidak percaya terhadap anak dan lingkungannya, sehingga berakhir melarang anak untuk berkegiatan, walaupun kegiatan tersebut positif.

3. Budaya lingkungan

Alasan lain orang tua menjadi strict parents adalah budaya yang sudah mendarah daging. Kita mungkin sering mendengar statemen bahwa anak perempuan tidak boleh terlalu banyak di luar rumah karena akan dianggap sebagai perempuan yang "nakal".

Namun nyatanya, hal tersebut malah membatasi sang anak untuk berkembang dan merasa tidak didukung menjadi pribadi yang mandiri.

Budaya ini sering membuat anak memilih untuk mencari "jalan" agar bisa keluar dari rumah, seperti memilih untuk melanjutkan pendidikan yang jauh dari rumah bahkan nekat untuk kabur dari rumah.

4. Berharap anak jadi penurut

Walaupun pada hakikatnya orang tua memang bertugas mendidik anaknya, namun melarang anak-anak untuk punya kegiatan dengan harapan mereka menjadi penurut adalah kesalahan besar.

Justru, kontrol sang anak terhadap diri sendiri yang diambil oleh orang tua membuat sang anak makin takut untuk memilih jalan hidup mereka nantinya, bahkan menjadi terlalu bergantung dengan orang tua.

5. Merasa harus bisa menguasai anak

Masih banyak mindset orang tua yang merasa bisa menguasai sepenuhnya sang anak. Padahal pada usia tertentu, anak sudah perlu untuk diajarkan memilih apa yang mereka sukai dan tidak mereka sukai.

Mindset orang tua yang terlalu berobsesi agar bisa menguasai anaknya secara tidak langsung akan membuat sang anak sulit menentukan pilihan dan merasa tidak bebas dalam menjalani hidup mereka.

Apapun alasannya, orang tua tetap harus bisa menyeimbangkan antara ego sendiri dengan tumbuh kembang sang anak, agar tidak ada pihak yang merasa terlalu terkekang.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunung Anak Krakatau Meletus Hingga Ketinggian 157 Meter, Status Siaga Level 3

Gunung Anak Krakatau Meletus Hingga Ketinggian 157 Meter, Status Siaga Level 3

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 15:03 WIB

Masih Hirup Udara Bebas, 4 Fakta Penangkapan Anak Kiai Jombang yang Cabuli Santriwati

Masih Hirup Udara Bebas, 4 Fakta Penangkapan Anak Kiai Jombang yang Cabuli Santriwati

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 14:02 WIB

Yuk Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut Balita saat Masa Pandemi Covid-19

Yuk Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut Balita saat Masa Pandemi Covid-19

Your Say | Rabu, 06 Juli 2022 | 13:40 WIB

Sikap Polisi Kepada Anak Kiai Jombang Tersangka Kekerasan Seksual Dituding Terlalu Lunak, Hukum Seolah Jadi Lelucon

Sikap Polisi Kepada Anak Kiai Jombang Tersangka Kekerasan Seksual Dituding Terlalu Lunak, Hukum Seolah Jadi Lelucon

Jatim | Rabu, 06 Juli 2022 | 13:15 WIB

Duduk di Pinggir Jalan, Ayah dan Putrinya Berbagi Makan Semangkuk Bakso, Publik Sibuk Debatkan Hal ini

Duduk di Pinggir Jalan, Ayah dan Putrinya Berbagi Makan Semangkuk Bakso, Publik Sibuk Debatkan Hal ini

Hits | Rabu, 06 Juli 2022 | 13:58 WIB

Curhat Dianggap Tak Becus Bekerja Oleh Orang Tuanya, Perempuan Ini Ungkap Rindu Masa Kuliahnya

Curhat Dianggap Tak Becus Bekerja Oleh Orang Tuanya, Perempuan Ini Ungkap Rindu Masa Kuliahnya

News | Rabu, 06 Juli 2022 | 14:06 WIB

Terkini

Lindungi Anak-Anak, Wali Kota Surabaya Stop Izin Diskotek Baru

Lindungi Anak-Anak, Wali Kota Surabaya Stop Izin Diskotek Baru

Jatim | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:53 WIB

Detik-detik Menegangkan Bhabinkamtibmas Lamteng Gagalkan Aksi Nekat Pria yang hendak Bunuh Diri

Detik-detik Menegangkan Bhabinkamtibmas Lamteng Gagalkan Aksi Nekat Pria yang hendak Bunuh Diri

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Berapa Ranking FIFA Timnas Indonesia Sekarang? Kalahkan Era Shin Tae-yong

Berapa Ranking FIFA Timnas Indonesia Sekarang? Kalahkan Era Shin Tae-yong

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:41 WIB

Rocky Gerung Jadi Anggota Wantimpres, Apa Saja Tugas dan Berapa Gajinya?

Rocky Gerung Jadi Anggota Wantimpres, Apa Saja Tugas dan Berapa Gajinya?

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Biaya Berobat Makin Mahal, 12,8 Juta Orang RI Terancam Jatuh Miskin

Biaya Berobat Makin Mahal, 12,8 Juta Orang RI Terancam Jatuh Miskin

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:34 WIB

Tak Perlu Jadi Manusia Super, Tanyakan 3 Hal Ini ke Dirimu Sendiri untuk Menjaga Kewarasan

Tak Perlu Jadi Manusia Super, Tanyakan 3 Hal Ini ke Dirimu Sendiri untuk Menjaga Kewarasan

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:20 WIB

Shopee Farma Distribusikan Obat ke 3 Wilayah NTT

Shopee Farma Distribusikan Obat ke 3 Wilayah NTT

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:17 WIB

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Seni Menghadapi Drama Teman Kantor yang Suka Ambil Hati Hal-Hal Sepele

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:35 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

4 Shio Paling Beruntung 3 Oktober 2026, Masa Sulit Berakhir dan Hoki Berdatangan

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:05 WIB

×