Financial Planner Ungkap 5 Alasan Orang Sulit Menabung

Vania Rossa

Rabu, 06 Juli 2022 | 19:44 WIB
Financial Planner Ungkap 5 Alasan Orang Sulit Menabung
Ilustrasi menabung. (Pixabay.com)

Suara.com - Kita semua tahu betapa pentingnya menabung. Tapi nyatanya, bagi sebagian besar orang, tak mudah menyisihkan pendapatan untuk ditabung. Rasanya, pendapatan selalu saja kurang sehingga tak ada lagi uang sisa untuk ditabung.

Menanggapi fenomena susahnya menabung, finansial planner Annisa Steviani, dalam acara daring Media Session - #FlipWujudkanHematmu, mengungkap lima alasan mengapa orang sulit menabung. Apa saja?

1. Tidak punya self control yang baik
Adakah di antara kamu yang kerap kalap saat melihat diskon? Rasanya, sayang jika momen diskon itu dilewatkan. Padahal, barang yang didiskon pun sebenarnya tidak penting-penting amat, atau tidak terlalu dibutuhkan.

Mereka yang tidak punya self control yang baik, kerap tergoda dengan diskon dan tawaran menarik lainnya, tak heran jika pada akhirnya menjadi sulit menabung karena uangnya selalu habis untuk mengikuti keinginan.

2. Tidak takut berutang
Saat ini, semakin mudah bagi kita untuk berutang. Dan sayangnya, kita kerap berutang untuk keperluan konsumtif. Misal, membeli gadget, barang branded, dan lainnya. Tuntutan gaya hidup yang semakin tinggi menjadi salah satu pemicu orang saat ini tak takut berutang.

3. Tidak punya catatan keuangan
"Saya dulu suka bingung, kemana uang gaji saya dalam sebulan padahal saya tidak pernah membeli barang-barang yang mahal. Saya tidak bisa menelusuri kemana saja uang saya habis, karena tidak punya catatan keuangan," kata Annisa.

Setelah memiliki catatan pengeluaran, Annisa jadi tahu kemana saja uangnya 'lari' selama ini, di antaranya untuk membeli kopi, jajan roti di mal, dan hal-hal kecil lainnya yang kadang suka tidak kita perhitungkan. Akibatnya, uang gaji pun habis begitu saja.

4. investasi tanpa tujuan
Banyak orang salah kaprah menganggap bahwa investasi bisa membuat kita kaya. Menurut Annisa, yang bisa membuat kita kaya adalah bekerja. Investasi hanyalah salah satu cara untuk mengamankan hasil kerja kita, dan syukur-syukur bisa menggandakannya.

Banyak orang berinvestasi dengan mind set ingin menjadi kaya, sehingga cenderung ikut-ikutan apa yang sedang jadi tren. Padahal yang benar, kata Annisa, bekerja dulu, mengumpulkan uang, baru setelah itu berinvestasi.

baca juga

5. Faktor budaya yang jadi batasan dan menolak pemahaman baru
Banyak orang menolak berinvestasi atau memiliki asuransi jiwa karena merasa tak perlu, atau karena orang tua mereka pun tidak melakukannya. Padahal, orang tua kita dulu tidak memiliki asuransi, tidak berinvestasi, mungkin karena informasinya yang memang terbatas.

Pemahaman-pemahaman seperti itulah yang pada akhirnya membuat orang semakin enggan menabung untuk hari depannya, karena berpikir lihat saja nanti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Manfaat Mengatur Pengeluaran Bulanan bagi Pelajar, Menabung Lebih Banyak!

4 Manfaat Mengatur Pengeluaran Bulanan bagi Pelajar, Menabung Lebih Banyak!

Your Say | Rabu, 06 Juli 2022 | 11:22 WIB

5 Cara Mengatur Keuangan untuk Anak Kos agar Bisa Hemat dan Ditabung

5 Cara Mengatur Keuangan untuk Anak Kos agar Bisa Hemat dan Ditabung

Your Say | Senin, 04 Juli 2022 | 14:44 WIB

7 Tips Menabung Untuk Rumah Tangga Bunda

7 Tips Menabung Untuk Rumah Tangga Bunda

Mamagini | Kamis, 30 Juni 2022 | 15:10 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×