Kasus Perselingkuhan Arawinda Kirana, Mengapa Selalu Perempuan yang Disalahkan?

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Jum'at, 08 Juli 2022 | 11:18 WIB
Kasus Perselingkuhan Arawinda Kirana, Mengapa Selalu Perempuan yang Disalahkan?
Arawinda Kirana [Instagram]

Suara.com - Nama Arawinda Kirana masih terus jadi perbincangan hangat di media sosial. Hal ini bermula dari kisah seorang warganet yang menceritakan kisah pilu yang dialami saudaranya, terkait suaminya yang diduga selingkuh dengan sang aktris.

Tak banyak yang menyangka jika bintang film Yuni tersebut mampu melakukan hal terlarang itu tanpa pikir panjang. Terlebih dalam beberapa wawancara, maupun di media sosialnya, Arawinda mengaku jika dirinya merupakan aktivis dan feminis yang membela hak korban kekerasan seksual dan mendukung pergerakan perempuan.

Hal tersebut seakan membuatnya jadi sasaran kemarahan banyak warganet. Selain mencapnya sebagai perusak rumah tangga, Arawinda juga kini memiliki predikat baru, yakni perebut suami orang alias pelakor.

Tentu saja, istilah ini seakan-akan membuat perempuan selalu berada di pihak yang salah dalam sebuah perselingkuhan. Menjadi orang yang paling berdosa karena telah menyakiti perempuan lain, hingga menyesatkan lelaki.

Memang, mungkin ada saat di mana seorang perempuan benar-benar berusaha keras untuk mengejar seorang lelaki, terlebih yang sudah beristri. Namun, apa yang tidak disadari oleh banyak orang dan diabaikan begitu saja, adalah bahwa lelaki juga berada dalam hubungan tersebut.

Lalu, mengapa perempuan selalu menjadi pihak yang disalahkan dan dipandang lebih buruk? Berikut adalah beberapa hal yang mungkin bisa menjawabnya, seperti dilansir Huffington Post.

1. Lebih Mudah Untuk Menyalahkan Perempuan
Jika kita tidak mengenalnya, lebih mudah untuk menghujatnya dan hal tersebut membuat kebanyakan kita tidak merasa bersalah. Namun jika kita mengenalnya, kita justru akan merasa lebih dibenarkan untuk melakukannya - seorang teman harus tahu lebih baik. Lebih mudah untuk menyalahkan seseorang yang memiliki keterikatan emosional yang lebih sedikit.

2. Kebayakan Perempuan yang Diselingkuhi Masih ingin Memercayai Pasangan Setelah Mereka Berkhianat
Sebagai perempuan yang diselingkuhi, pasti ada saat di mana kita mendengar kebohongan konyol yang dilontarkan lelaki atau suami dalam upaya putus asa untuk mempertahankan istri dan pernikahannya.

Tentu saja, kita akan mendengar bahwa suami kita tidak punya pilihan, dia tergoda hingga akhirnya malah bertindak sebagai korban. Seringkali perempuan selingkuhannya tidak diberi waktu untuk menjelaskan cerita dari sisinya.

baca juga

3. 'Kode Perempuan' Telah Dilanggar
Aturan tidak tertulis untuk tidak pernah mengejar seseorang yang telah memiliki pasangan pasti diketahui oleh banyak perempuan. Terlepas dari apakah kita mengenal perempuan selingkuhannya atau tidak, jika dia melanggar kode ini, dia jelas tidak dapat dipercaya dan oleh karena itu semua kesalahan dapat dibebankan padanya.

4. Alternatifnya Terlalu Menyakitkan dan Mungkin Memalukan
Perselingkuhan bisa terjadi kapan saja selama hubungan, ketika kita baru saja berkencan, telah pindah bersama, atau bahkan menikah. Memikirkan bahwa pasangan bisa berperilaku sedemikian tidak jujurnya kepada kita bisa jadi terlalu berat untuk ditanggung, sehingga lebih mudah untuk menyalahkan perempuan lain.

5. Terlalu Sering, Perempuan Saling Berebut Satu Sama Lain
Dengan melakukan itu, kita tidak hanya mendorong stereotip yang seharusnya kita, sebagai perempuan tantang - bahwa perempuan diobyektifkan karena menggunakan seksualitas mereka untuk memajukan diri mereka sendiri dalam kehidupan.

Dengan begitu, kita jadi mengizinkan para lelaki untuk lolos dari kesalahan, padahal kenyataannya, merekalah yang menjalin hubungan, yang seharusnya beberapa kesalahan ada pada mereka. Pada akhirnya, jika seorang lelaki benar-benar bahagia dan berkomitmen dalam suatu hubungan, tidak peduli apa yang dilakukan perempuan lain untuk mencoba dan merayunya, itu dia tidak akan berhasil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Model Majalah Dewasa, 5 Perempuan Cantik yang Pernah Digosipkan Dekat dengan Sule

Ada Model Majalah Dewasa, 5 Perempuan Cantik yang Pernah Digosipkan Dekat dengan Sule

Bogor | Jum'at, 08 Juli 2022 | 08:11 WIB

Sederet Rekomendasi Motor Paling Cocok untuk Perempuan, Serba User Friendly dan Terjangkau, Apa Saja?

Sederet Rekomendasi Motor Paling Cocok untuk Perempuan, Serba User Friendly dan Terjangkau, Apa Saja?

Otomotif | Kamis, 07 Juli 2022 | 21:00 WIB

Jadi Korban Perselingkuhan, Wanita Ini Dikabarkan Meninggal Dunia Setelah Viralkan Video Suaminya yang Selingkuh

Jadi Korban Perselingkuhan, Wanita Ini Dikabarkan Meninggal Dunia Setelah Viralkan Video Suaminya yang Selingkuh

News | Kamis, 07 Juli 2022 | 19:28 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×