Hari Pencegahan Tenggelam Sedunia 2022, WHO Ajak Kampanye Melalui Media Sosial

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Senin, 25 Juli 2022 | 17:18 WIB
Hari Pencegahan Tenggelam Sedunia 2022, WHO Ajak Kampanye Melalui Media Sosial
Ilustrasi tenggelam (Unsplash/Ian Espinosa)

Suara.com - Tenggelam merupakan hal mengerikan, karena tak jarang hal ini dapat merenggut nyawa orang. Itu sebabnya, pencegahan sangat pentiing dilakukan agar seseorang tidak tenggelam. Dan inilah yang pada akhirnya membuat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memutuskan adanya Hari Pencegahan Tenggelam Dunia.

Melansir laman Firstpost, peringatan ini sediri dirayakan setiap tanggal 25 Juli setiap tahunnya. PBB mengakui hari ini untuk advokasi global pencegahan tenggelam dengan resolusi bergerak menuju dunia yang lebih berkembang secara berkelanjutan.

Awal mulai Hari Pencegahan Tenggelam Sedunia ini yaitu pada April 2021, guna menunjukkan dampak tragis masyarakat yang ditinggalkan keluarganya akibat tenggelam. Untuk menghindari hal-hal tersebut, dibuatlah peringatan ini untuk menawarkan solusi dan pencegahan.

Berdasarkan data PBB, diperkirakan 236.000 orang tenggelam setiap tahunnya. Hal ini merupakan kondisi yang memerlukan perhatian khusus. Pasalnya, tenggelam sendiri merupakan salah satu penyebab utama anak-anak dan remaja usia 1 hingga 24 tahun meninggal dunia.

Tenggelam juga menduduki peringkat tiga kematian cedera yang tidak disengaja. Diketahui, tenggelam menyumbang tujuh persen kematian terkait cedera.

Tidak hanya itu, menurut WHO, lebih dari 90 persen kematian akibat tenggelam terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, khususnya anak-anak balita berada pada risiko teringgi.

Orang tenggelam yang meninggal bisa dikarenakan berbagai hal, baik saat mengumpulkan air, mandi, berpergian dengan kapal, bahkan memancing. Perubahan cuaca ekstrem yang menyebabkan banjir juga menjadi penyebab tenggelam.

Untuk tahun ini, WHO sendiri menggalakkan kampanye masyarakat dunia untuk melakukan gerakan pencegahan tenggelam.

Peringatan Hari Pencegahan Tenggelam Sedunia ini juga dikampanyekan melalui media sosial dengan tagar #DrowningPrevention sehingga bisa saling berbagi informasi dan pengetahuan mengenai pencegahan tenggelam.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibunya Terpeleset dan Terbawa Arus, SA Meninggal Dunia Setelah Berusaha Menolong

Ibunya Terpeleset dan Terbawa Arus, SA Meninggal Dunia Setelah Berusaha Menolong

Kaltim | Senin, 25 Juli 2022 | 16:42 WIB

Kapal Tenggelam di Perairan Pulau Sawi Kendawangan,1 Kru Meninggal dan 5 Orang Hilang

Kapal Tenggelam di Perairan Pulau Sawi Kendawangan,1 Kru Meninggal dan 5 Orang Hilang

Kalbar | Sabtu, 23 Juli 2022 | 18:57 WIB

Nyemplung Langsung Hilang, Kesaksian Warga Soal Detik-detik Tenggelamnya Remaja Kebumen yang Ditemukan Tewas di Sungai

Nyemplung Langsung Hilang, Kesaksian Warga Soal Detik-detik Tenggelamnya Remaja Kebumen yang Ditemukan Tewas di Sungai

Purwokerto | Jum'at, 22 Juli 2022 | 21:31 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×