Ternyata Ini 4 Sebab Masyarakat Mudah Terpapar Hoaks

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 16 Agustus 2022 | 10:44 WIB
Ternyata Ini 4 Sebab Masyarakat Mudah Terpapar Hoaks
ilustrasi hoaks, ilustrasi hoax, UU ITE. [Envato Elements]

Suara.com - Media sosial menjadi salah satu sumber utama dalam mendapatkan informasi. Tapi di tengah informasi yang membanjir juga rawan akan hoaks sebagai usaha untuk menipu pembaca atau pendengarnya untuk mempercayai sesuatu.

Padahal pembuat berita tersebut tahu berita yang ia berikan adalah palsu. 

"Hoaks dibuat oleh orang jahat, disebarkan oleh orang bodoh dan dipercaya oleh orang idiot," ujar Perawat Home Care dan Aktivis Pramuka Herpritha Febria Putri saat webinar Makin Cakap Digital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dalam keterangannya, Selasa, (16/8/2022) 

Herpritha mengatakan, media sosial menempati urutan pertama sebagai sumber informasi yakni 76 persen, diikuti televisi sebesar 59,5 persen, berita online 25,2 persen, situs pemerintah 14 persen, dan media cetak 9 persen. Sementara itu menurut survei, sumber informasi yang paling dipercaya adalah televisi sebesar 49,5 persen, media sosial 20,3 persen, disusul sumber lainnya. 

Ilustrasi berita palsu (Pexels.com/ Markus Winkler)
Ilustrasi berita palsu (Pexels.com/ Markus Winkler)

Namun Whats'App menempati urutan pertama dalam penyebaran informasi palsu, yakni 55,2 persen. Kemudian ada media sosial Facebook 27 persen, Instagram 11,9 persen, dan YouTube 4,7 persen. Melihat angka tersebut masyarakat pun harus lebih kritis saat mendapatkan informasi.

Merespons perkembangan Teknologi Informasi Komputer (TIK) tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Lebih jauh Herpritha mengatakan ada 4 penyebab masyarakat mudah terpapar hoaks. Rendahnya literasi, fear of missing out (FOMO) yang membuat seseorang takut ketinggalan informasi, serta puber teknologi dan subjektivitas. Kebanyakan juga penyebar informasi palsu hanya meneruskan berita tanpa berpikir hoaks. Bahkan ada yang tidak menyadari bahwa informasi tersebut hoaks, tidak paham sumber berita, hanya sekadar iseng, atau untuk memengaruhi orang. 

Sementara dampak dari hoaks akan sangat memicu keresahan dan kepanikan, menimbulkan rasa benci dan curiga, serta memecah belah persatuan. Hoaks juga bisa mengancam keselamatan keluarga setta lingkungan. Bisa berpengaruh pada stabilitas sosial, ekonomi, politik dan keutuhan negara. Sehingga masyarakat haruslah memfilter informasi, mengenali ciri-ciri hoaks dan membaca informasi hingga selesai sebelum membagikannya atau jika tidak begitu yakin sebaiknya informasi berhenti hanya di Anda. 

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok komunitas dan masyarakat di wilayah Kediri, Jawa Timur, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Top 5 Sport: Lama Tak Turun ke Lintasan, Andrea Iannone Ingin Kembali ke Balapan MotoGP atau WSBK

Top 5 Sport: Lama Tak Turun ke Lintasan, Andrea Iannone Ingin Kembali ke Balapan MotoGP atau WSBK

Sport | Selasa, 16 Agustus 2022 | 10:01 WIB

5 Hits Bola: Jadwal Timnas Indonesia U-16 di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023

5 Hits Bola: Jadwal Timnas Indonesia U-16 di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023

Bola | Selasa, 16 Agustus 2022 | 09:51 WIB

Terpopuler Lifestyle: Kylie Jenner Dapat Tas Hermes Harganya Miliaran, Bule Rusia Culture Shock Saat Kondangan

Terpopuler Lifestyle: Kylie Jenner Dapat Tas Hermes Harganya Miliaran, Bule Rusia Culture Shock Saat Kondangan

Lifestyle | Senin, 15 Agustus 2022 | 21:28 WIB

Terkini

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

×