Jarang Disadari, Waspadai 6 Pola Umum Pelecehan Verbal dalam Hubungan Asmara

Rima Sekarani Imamun Nissa, Dyah Ayu Nur Wulan

Kamis, 25 Agustus 2022 | 14:56 WIB
Jarang Disadari, Waspadai 6 Pola Umum Pelecehan Verbal dalam Hubungan Asmara
Ilustrasi pasangan merasa insecure (Freepik/Freepik)

Suara.com - Pelecehan verbal dalam sebuah hubungan asmara kadang memang tidak mudah untuk diidentifikasi. Namun, hal itu biasanya terselip ketika pasangan tengah bertengkar, beradu argumen, sampai menghadapi masalah yang besar.

Pola komunikasi yang tidak sehat ini biasanya berupa ucapan yang meledak-ledak. Waspadai juga sifat manipulatif yang sering kali terasa membingungkan.

Dilansir dari laman Times of India, berikut 6 pola umum pelecehan verbal dalam hubungan asmara.

Ilustrasi pasangan. (pexels/Vera Arsic)
Ilustrasi pasangan. (pexels/Vera Arsic)

1. Menghina dengan Julukan

Pelaku kekerasan verbal biasanya menjulukimu dengan sebutan khusus melalui kesalahan yang pernah kamu perbuat. Hal itu membuat kamu merasa tidak enak karena pernah melakukan sesuatu. Mereka juga akan melakukan hal itu secara terus-menerus.

2. Terus Mengkritik

Kritik secara terus-menerus adalah tanda utama pelecehan verbal. Belajar menerima kritik memang bisa membantumu tumbuh, namun jika kelewat batas, itu akan merusak kepercayaan diri dan harga dirimu.

3. Manipulasi yang Terselubung

Seorang pelaku kekerasan verbal tidak akan memanipulasi korban secara terang-terangan. Mereka akan menyelipkan dan memeras korbannya secara emosional. Hal itu mereka lakukan untuk memenuhi kebutuhan ego mereka sendiri.

baca juga

4. Sering Menyalahkan

Pasanganmu akan sering menyalahkan hal-hal yang sebenarnya kamu tak perlu meminta maaf. Mereka akan membuat keributan besar, menuduhmu, dan menyamar sebagai korban.

5. Silent Treatment

Pelaku kekerasan verbal tidak memahami konsep komunikasi yang sehat dalam suatu hubungan. Alih-alih menyelesaikan masalah dengan cara berkomunikasi, mereka malah diam dan menyuruh pasangannya menebak-nebak tanpa diberi tahu letak salahnya.

6. Komentar Toksik

Mereka biasanya akan melontarkan komentar toxic untuk atau tentang teman-teman hingga keluargamu. Komentar ini biasanya isinya hanya merendahkan dan menghina. Hal itu tentu akan membuatmu merasa tidak nyaman dan terhina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tanda Kamu Hanya Dijadikan Selingan oleh Gebetan

5 Tanda Kamu Hanya Dijadikan Selingan oleh Gebetan

Your Say | Kamis, 25 Agustus 2022 | 13:04 WIB

4 Tips Membuat Pasangan Semakin Sayang, Wajib Coba!

4 Tips Membuat Pasangan Semakin Sayang, Wajib Coba!

Your Say | Kamis, 25 Agustus 2022 | 12:57 WIB

Pasangan 'Haram' Loncat dari Lantai 2 Hotel Saat Digerebek Satpol PP Agam, Apesnya Tertangkap Juga

Pasangan 'Haram' Loncat dari Lantai 2 Hotel Saat Digerebek Satpol PP Agam, Apesnya Tertangkap Juga

Sumbar | Kamis, 25 Agustus 2022 | 12:03 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×