6 Makanan Tradisional Paling Populer di Indonesia, Semuanya Bikin Ketagihan

Arendya Nariswari

Jum'at, 02 September 2022 | 19:04 WIB
6 Makanan Tradisional Paling Populer di Indonesia, Semuanya Bikin Ketagihan
Ilustrasi Rendang - 5 Resep Menu Idul Adha Khas (Pixabay) 

Suara.com - Indonesia memang kaya dengan keragaman budayanya yang memikat dunia, tak terkecuali halnya jika bicara soal makanan tradisional.

Sebagai negara kepulauan yang terdiri dari banyak provinsi, Indonesia juga dikenal dengan ragam makanan nan menggugah seleranya.

Bahkan, beberapa makanan tradisional asli Indonesia ini kenikmatannya telah dikenal hingga ke mancanegara.

Sebut saja salah satu yang pernah diklaim menjadi makanan paling enak di dunia yakni rendang.

Ternyata selain rendang, banyak makanan tradisional yang sukses menggoyang lidah berbagai kalangan.

Ada apa saja, yuk intip daftar makanan tradisional paling populer yang telah dirangkum dari laman Hops.id---Jaringan Suara.com berikut ini.

1. Gudeg khas Yogyakarta

Sajian gudeg khas Jogja (Envato Elements)
Sajian gudeg khas Jogja (Envato Elements)

Gudeg juga terbilang makanan khas yang populer banget di tengah masyarakat. Aslinya, dari Yogyakarta dengan cita rasa yang manis dan gurih.

Enggak aneh kan karena makanan khas ini kemudian Yogyakarta dijuluki Kota Gudeg.

baca juga

Soal bahannya, semua pasti tahu, kalau gudeg itu terbuat dari buah nangka yang direbus.

Rebusnya tentu bersama sejumlah bumbu: ada gula aren, santan, daun salam, serai dan lengkuas.

Direbus sampai benar-benar empuk dan bumbunya bisa tercampur dengan sempurna.

Penyajiannya selain dengan nasi, juga dicampur telur rebus, potongan ayam, serta sambal goreng krecek, berisi kulit sapi kenyal.

2. Pempek khas Palembang

Ilustrasi pempek. (Pexels.com/ Jamaludin Muh)
Ilustrasi pempek. (Pexels.com/ Jamaludin Muh)

Pempek, siapa sih yang enggak kenal makanan khas Palembang ini, semua pasti tahulah dan bisa jadi pernah pula mencicipinya.

Makanan khas ini terbuat dari adonan ikan yang digiling halus dicampur tepung tapioka. Tujuannya, tentu biar tekstur makanan tersebut bisa tambah kenyal.

Ada macam-macam pempek yang biasa dibuat, selain jenis kapal selam, lenjer dan keriting, ada pula jenis kulit dan lenggang.

3. Rawon khas Jawa Timur

Sajian rawon daging sapi. (YouTube/Resep Bunda Tika)
Sajian rawon daging sapi. (YouTube/Resep Bunda Tika)

Makanan khas Jawa Timur ini sensasi rasanya enggak diraguin lagi. Warnanya hitam agak kecokelatan hasil racikan dari buah pohon kepayang, keluak namanya.

Yang mesti diketahui, sebelum dimasak, keluak tersebut biasanya direbus dulu, lalu diperam dalam abu kira-kira sebulan lamanya. Tujuannya, biar racun keluak yang baru keluar bisa difermentasi.

Bukan cuma keluak aja yang digunakan, tapi juga ditambah yang lain, seperti: jahe, kemiri, kunyit, cabai merah dan garam.

Pengolahannya simpel, daging direbus bersama bumbu sampai matang dan terasa sedap.

Baru setelah itu, rawon bisa disajikan tentunya bersama sepiring nasi hangat. Pokoknya, perpaduan bumbu dengan daging masakan khas ini bakal bikin ketagihan deh.

4. Soto Banjar khas Kalimantan Selatan

Soto banjar (YouTuber/Dapur Ajiib Samarinda)
Soto banjar (YouTuber/Dapur Ajiib Samarinda)

Dari namanya pasti sudah bisa ditebak, kalau soto ini berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Bumbu soto Banjar banyak menggunakan rempah-rempah: kayu manis, biji pala, dan cengkih, plus sedikit susu.

Logis, kalau makanan khas satu ini jadi punya cita rasa yang menggoda, sekaligus bikin nagih.

5. Rendang khas Sumatera Barat

Ilustrasi Rendang.
Ilustrasi Rendang.

Harus diakui, rendang adalah salah satu makanan khas paling fenomenal. Yang ngefans makanan satu ini bukan cuma dari negeri sendiri lho, tapi juga mancanegara.

Makanan khas Sumatera Barat ini terbuat dari irisan daging sapi dimasak dengan rempah khas Padang yang gurih banget rasanya.

Proses memasak daging sapi yang sarat akan rempah ini ada dua cara. Ada yang dimasak sampai minimal 4 jam lamanya.

Tujuannya, biar daging rendang berwarna hitam pekat dan bumbunya pun jadi mengering.

Ada pula yang dimasak dalam waktu singkat, hasilnya santan masih mengental, sering disebut kalio. Tekstur kuah masih kental dan dagingnya enggak kering.

Bahan-bahannya, daging sapi, santan, cabai, lada, lengkuas, kunyit, jahe, bawang merah, bawang putih, dan bumbu lainnya.

Dan, rendang adalah jenis makanan yang bisa bertahan berhari-hari, karena proses masaknya pun cukup lama, plus menggunakan rempah alami.

Soal sensasi rasanya enggak ada duanya, dan rendang asyik banget disantap dengan nasi hangat.

6. Mie Aceh

Mie Aceh
Mie Aceh

Rasa makanan khas Aceh ini cukup pedas, dengan bahan utama tentunya mie, tapi yang jenis tradisional, mie kuning atau mie telur.

Lalu, penyajiannya bisa dengan daging kambing atau sapi yang diiris-iris. Tapi, bukan cuma itu, mie Aceh bagus juga dikombinasi dengan makanan laut.

Sebut aja contohnya, kepiting, udang atau cumi. Lalu, ditambahkan pula sup kari yang cita rasanya gurih dan pedas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Ton Bumbu Rendang Diekspor ke Norwegia

Satu Ton Bumbu Rendang Diekspor ke Norwegia

Sumbar | Senin, 29 Agustus 2022 | 17:15 WIB

Beli Nasi Padang, Topping di Atas Lauk Sukses Bikin Publik Merinding

Beli Nasi Padang, Topping di Atas Lauk Sukses Bikin Publik Merinding

Lifestyle | Minggu, 21 Agustus 2022 | 19:25 WIB

Tren Makanan Tradisional di Kalangan Anak Muda, Bikin Tiwul Buatan Sari Diserbu Pembeli

Tren Makanan Tradisional di Kalangan Anak Muda, Bikin Tiwul Buatan Sari Diserbu Pembeli

Jawa Tengah | Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:58 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×