Kirim Ungkapan Duka Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Raja Charles: Saya Sangat Sedih

Kamis, 06 Oktober 2022 | 10:00 WIB
Kirim Ungkapan Duka Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Raja Charles: Saya Sangat Sedih
Raja Inggris, Raja Charles III (Twitter/@ClarenceHouse)

Suara.com - Tragedi Kanjuruhan usai pertandingan sepak bola antara Arema dan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022) meninggalkan luka mendalam bagi para keluarga korban.

Tragedi Kanjuruhan sendiri menarik perhatian masyarakat luas, tidak hanya di Indonesia, tetapi mancanegara. Bahkan, informasi mengenai Tragedi Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa ini juga dilihat oleh Keluarga Kerajaan Inggris.

Melalui akun Twitter resmi Keluarga Kerajaan Inggris, Raja Charles III memberikan pesan turut berduka cita dalam atas kejadian kelam dalam pertandingan sepak bola Arema vs Persebaya tersebut.

“Pesan dari Raja untuk Presiden Indonesia terkait bencana stadion sepak bola di Malang” tulis akun resmi Kerajaan Inggris di Twitter pada (5/10/2022).

Sementara itu, dalam pesan yang disampaikan, Raja Charles III dan sang istri, Camilla mengucapkan belasungkawa terhadap peristiwa dalam pertandingan sepak bola 1 Oktober lalu.

"Saya dan istri saya sangat sedih mendengar hilangnya nyawa dan banyaknya cedera pada pertandingan sepak bola di Malang pada 1 Oktober,” ungkap Raja Charles III.

Lebih lanjut ia menambahkan, turut berbela sungkawa terhadap para keluarga korban serta masyarakat Indonesia atas peristiwa duka tersebut.

"Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Anda, keluarga yang terkena dampak dan rakyat Republik Indonesia di masa sulit ini,” sambung Raja Charles III.

Seperti yang diketahui, kasus kericuhan ini sendiri bermula saat ribuan suporter Arema FC, Aremania, merangsek masuk ke area lapangan setelah tim kesayangannya kalah 2-3 dari Persebaya pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2022-2023.

Baca Juga: Terpopuler: Kuwat Maruf yang Loyo Diteriaki, 6 Artis Ini Ternyata Alami KDRT Padahal Selalu Tampil Mesra

Petugas pengamanan, kemudian melakukan upaya pencegahan dengan melakukan pengalihan agar para suporter tersebut tidak masuk ke dalam lapangan dan mengejar pemain. Dalam prosesnya, akhirnya petugas melakukan tembakan gas air mata.

Ditembakkannya gas air mata tersebut dikarenakan para pendukung tidak puas dan turun ke lapangan itu telah melakukan tindakan anarkis dan membahayakan keselamatan para pemain dan ofisial. Namun, gas air mata tersebut juga yang dinilai membuat para penonton mengalami sakit mata serta sesak napas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI