Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Gunadarma Ditelanjangi dan Dicecoki Air Seni, Bagaimana Cara Tepat Hadapi Pelaku?

Dinda Rachmawati

Rabu, 14 Desember 2022 | 12:15 WIB
Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Gunadarma Ditelanjangi dan Dicecoki Air Seni, Bagaimana Cara Tepat Hadapi Pelaku?
Terduga pelaku pelecehan seksual yang dilecehkan dan dicekoki air kencing. (Twitter/ @abcdyougoblog)

Suara.com - Kasus pelecehan seksual yang dialami seorang mahasiswi di Universitas Gunadarma, Depok menjadi perhatian di media sosial. Pasalnya, terduga pelaku akhirnya dibully ramai-ramai oleh teman-temannya yang main hakim sendiri. 

Dalam video yang diunggah akun Twitter @tanyakanrl, terlihat seorang pemuda yang diduga pelaku pelecehan seksual diikat di sebuah pohon dengan kondisi basah kuyub dan lemas jadi tontonan seluruh mahasiswa.

Bahkan, saat itu, mahasiswa tersebut dicekoki dengan sebotol air minum yang diduga merupakan air seni.

Tak cukup sampai di situ, beberapa foto dan video lain yang beredar juga memperlihaykan terduga pelaku ditelanjangi tanpa pakaian sehelai pun di tubuhnya. Sebuah motor, yang diduga milik pemuda itu juga terlihat habis dicoret-coret menggunakan cat semprot berwarna silver. 

Dari keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, mahasiswa yang menjadi korban pelecehan seksual dan bullying ini juga tak mau melaporkan insiden tersebut ke kepolisian. 

"Tidak mau lapor dan seniornya sudah selesaikan secara kekeluargaan," ungkapnya.

Kasus bullying dan main hakim sendiri terhadap terduga pelaku pelecehan seksual di kampus ini pun menjadi perhatian bagi banyak warganet. Tak sedikit dari mereka yang menyayangkan langkah pembalasan tersebut terhadap pelaku, terlebih hingga mencecoki air seni dan menelanjanginya. 

Namun, adapula yang mengatakan jika hal tersebut pantas untuk dilakukan untuk menimbulkan efek jera. 

"Aku ya tidak membenarkan kejadian ini, tapi mau tanya pendapat kalian kalo lagi di posisi jadi keluarga korban apakah langsung dibawah ke kantor polisi atau malah memberi pelajaran yg lebih parah dari ini?," tanya @panggxxxxxxx.

baca juga

"Ini yang kasus pelecehan itu bukan sih? sumpah, kalo mau dihukum ya lo bawa ke pihak berwajib anjir. Lo giniin dia, malah bikin lo ngga beda jauh dari si pelaku. Gila bgt dah udah ditelanjangin, di suruh minum air pipis juga. Gila," tambah @kiwixxxxxx.

"Jangan salty ya, serius tanya. Kalo kaya gini bisa kah dari awalnya pelaku jadi korban? Soalnya kalo liat videonya ngeri juga sih.. ga membela pelaku pelecehan tapi pas liat videonya kok rada gimana gitu yaa," ujar @mghxxxxx.

"Ko mahasiswa ga mikir dampak dari perbuatan begini ya? Ini kalo si pelaku pelecehanya mau, bisa aja nuntut balik pelaku penganiayaan. Yah terlepas dari ini gara2 dia melakukan pelecehan, menurut saya ga pantes aja sampe kayak gini. Hukum sosial d arak mengelilingi kampus aja udh," tulis @agunxxxxxxxx.

Lantas, apa yang harus dilakukan saat mengetahui teman atau orang lain mengalami tindak pelecehan seksual? Sebenarnya, kamu bisa melakukan Metode 5D dari Hollaback! yang kumpulan alat yang diakui oleh para ahli yang dapat membantu kamu mengintervensi dengan aman ketika berhadapan dengan pelaku pelecehan. 

Berikut rinciannya dari metode 5D: 

1. Dialihkan

Cara pertama dari Metode 5D adalah kamu bisa berpura-pura menjadi teman, menanyakan waktu, dan alihkan perhatian. Lakukan sekreatif mungkin, agar korban terhindar dari para oknum pelecehan seksual.

2. Dilaporkan

Kemudian, cara berikutnya coba temukan seseorang yang berwenang dan minta mereka untuk membantu.

3. Dokumentasikan

Perhatikan dan saksikan, serta tuliskan atau rekam video pelecehan. Berikan rekaman kepada korban dan jangan pernah memposting rekaman daring atau menggunakannya tanpa izin dari korban.

4. Ditegur

Berbicaralah dan tegur pelaku pelecehan, lalu alihkan perhatian kamu kepada orang yang dilecehkan. Jika pelaku merespons, abaikan mereka dan jangan memperkeruh situasi. Hanya gunakan ‘Ditegur’ sebagai upaya terakhir untuk mencegah terjadinya kekerasan. Keamanan kamu dan korban pelecehan harus diutamakan.

5. Ditenangkan

Tenangkan korban pelecehan setelah pelecehan terjadi dan akui bahwa perilaku itu adalah salah. Posisikan diri anda sebagai seorang teman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

VIRAL! Kumpulan Foto Sanksi Sosial yang Diterima Pelaku Pelecehan Seksual di Universitas Gunadarma, Sampai Ditelanjangi!

VIRAL! Kumpulan Foto Sanksi Sosial yang Diterima Pelaku Pelecehan Seksual di Universitas Gunadarma, Sampai Ditelanjangi!

Tangsel | Rabu, 14 Desember 2022 | 08:48 WIB

Dear Mahasiswa, Begini 5 Cara Melaporkan Pelaku Pelecehan Seksual yang Benar, Bukan Ditelanjangi dan Dicekoki

Dear Mahasiswa, Begini 5 Cara Melaporkan Pelaku Pelecehan Seksual yang Benar, Bukan Ditelanjangi dan Dicekoki

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 08:13 WIB

Video Diduga Pelaku Pelecehan Seksual di Gunadarma Dipaksa Minum Air Kencing, Bahaya Nggak Sih?

Video Diduga Pelaku Pelecehan Seksual di Gunadarma Dipaksa Minum Air Kencing, Bahaya Nggak Sih?

Lifestyle | Rabu, 14 Desember 2022 | 08:12 WIB

Terkini

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:16 WIB

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:15 WIB

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Body Butter vs Body Lotion Mustika Ratu, Cek Manfaat dan Cara Pakai yang Benar

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 16:10 WIB

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

Mendagri Tito Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Transformasi Tata Kelola Pemda

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:07 WIB

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

Flyer Munaslub Golkar Usung Doli Beredar, Bahlil Murka: Kau Baru Mau Tulis, Kakak Sudah Baca!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:06 WIB

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Kementerian UMKM Dorong Waralaba Optimalkan Pembiayaan Lewat Pasar Modal

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:05 WIB

Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa

Anggota TNI AU Pekanbaru Tewas Diduga Dianiaya, Personel Lain Diperiksa

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 16:04 WIB

Fenomena Chat saat Butuh: Teman atau Sekadar Tempat Mencari Bantuan?

Fenomena Chat saat Butuh: Teman atau Sekadar Tempat Mencari Bantuan?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:00 WIB

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:51 WIB

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Bola | Sabtu, 07 November 2026 | 15:46 WIB

×