Bangga! Brand Pariwisata Indonesia Naik Kelas Salip Malaysia dan Thailand

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 15 Desember 2022 | 14:25 WIB
Bangga! Brand Pariwisata Indonesia Naik Kelas Salip Malaysia dan Thailand
Baju adat Bali. (Pariwisata Indonesia)

Suara.com - Wonderful Indonesia berhasil menaungi 75 brand ternama yang bernaung langsung di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Bahkan berhasil membawa produk lokal semakin melejit di kancah dunia.

Tak main-main Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan bisnis pariwisata Indonesia di urutan ke-32 dunia, di atas Thailand ke-36 dan Malaysia ke-38.

"Dimana dalam salah satu indicator individual yaitu Country Brand Strategy Rating Indonesia menduduki peringkat ke-25. Hal ini menunjukan Indonesia memiliki inovasi yang baik dan ini harus terus ditingkatkan," ujar Menparekraf Sandiaga Uno di acara Wonderful Indonesia Co-Branding Awards, di Gedung Kemenparekraf, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2022).

Menparekraf Sandiaga Uno saat hadir di acara tasyakuran pernikahan Kaesang-Erina. (Suara.com/Ari Welianto)
Menparekraf Sandiaga Uno saat hadir di acara tasyakuran pernikahan Kaesang-Erina. (Suara.com/Ari Welianto)

Menurut Sandiaga, produk Wonderful Indonesia ini ada dan digunakan dalam kesehariannya beraktivitas dari mulai travel agent, kuliner, fashion, camilan kemasan, makanan minuman, herbal, aroma terapi, teknologi, hingga fasilitas traveling seperti kereta api.

"Setiap harinya saya berkegiatan selalu menggunakan produk Wonderful Indonesia, dari mulai fashion, makanan sampai camilan," tuturnya.

Ia menambahkan ada berbagai keuntungan yang didapatkan brand saat bernaung di bawah Wonderful Indonesia, selain membuat keuntungan lebih banyak dan jangkauan pasar lebih luas, tapi juga punya kesempatan ekspor yang lebih besar.

"Ini karena yang masuk ke sini tidak bisa sembarangan, tapi hanya brand matang dengan kualitas terbaik membawa unsur Indonesia dan sudah melewati serangkaian kurasi yang ditetapkan," jelasnya.

Adapun tujuan Wonderful Indonesia milik Kemenparekraf menggandeng perusahaan, terdiri darin peningkatan brand equity sebagai identitas pariwisata Indonesia, memperluas penetrasi pasar dan jangkauan, serta adanya pemanfaatan sumber daya dari setiap pihak yang terlibat.

Dalam ajang tahunan sejak 2018, Kemenparekraf juga memberikan penghadgaan kepada para brand untuk memicu dan menambah semangat mitra Wonderful Indonesia, mengembangkan kegiatan pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif.

baca juga

Beberapa brand yang meraih penghargaan seperti tiket.com, KitKat, Hydrococo, Aice, PT. KAI dan sebagainya.

Sedangkan di tahun 2023, ada 4 fokus brand yang dijalankan di Wonderful Indonesia yakni Cokelat Indonesia, Perhiasan Indonesia, Herbal Indonesia dan Aroma Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! Siapapun Capresnya, Jokowi Pilih Dua Sosok Ini yang Jadi Cawapres 2024

Terungkap! Siapapun Capresnya, Jokowi Pilih Dua Sosok Ini yang Jadi Cawapres 2024

News | Kamis, 15 Desember 2022 | 11:43 WIB

Potensi Besar Bagi Sumedang, Sahabat Sandiaga Uno Latih Masyarakat Budidaya Ikan Air Tawar dan Pakan Mandiri Magot

Potensi Besar Bagi Sumedang, Sahabat Sandiaga Uno Latih Masyarakat Budidaya Ikan Air Tawar dan Pakan Mandiri Magot

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2022 | 08:49 WIB

Yok Yok Ayok Daur Ulang: Kelola Sampah Laut untuk Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

Yok Yok Ayok Daur Ulang: Kelola Sampah Laut untuk Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 15 Desember 2022 | 06:02 WIB

Terkini

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

×