Kenali 16 Gejala Paru-Paru Basah pada Anak yang Sering Muncul

Rima Sekarani Imamun Nissa

Rabu, 11 Januari 2023 | 13:20 WIB
Kenali 16 Gejala Paru-Paru Basah pada Anak yang Sering Muncul
Ilustrasi anak sakit (Elements Envato)

Suara.com - Kesehatan anak wajib menjadi perhatian setiap orang tua. Inilah mengapa pemahaman terhadap berbagai gejala penyakit sangat sehingga deteksi dini bisa dilakukan. Kali ini, mari bahas gejala paru-paru basah pada anak yang dapat diamati.

Paru-paru basah pada anak-anak sendiri dapat menjadi penyakit yang cukup mematikan jika terlambat dideteksi. Maka dari itu, deteksi awal pada gejalanya sangat direkomendasikan untuk dilakukan. Dengan demikian, penanganan cepat bisa diberikan pada penderita penyakit ini.

Mengenali Gejala Paru-Paru Basah pada Anak

Ilustrasi kanker paru-paru (Freepik/freepik)
Ilustrasi masalah paru-paru (Freepik/freepik)

Berikut beberapa gejala yang bisa dikenali pada anak penderita paru-paru basah yang paling sering muncul.

  1. Muncul demam tinggi, menggigil, tidak nyaman secara umum
  2. Berkeringat atau kulit memerah
  3. Mengalami batuk
  4. Kesulitan bernapas atau justru mengalami napas cepat
  5. Kehilangan selera makan
  6. Muntah-muntah
  7. Kekurangan energi
  8. Merasa gelisah dan menjadi rewel
  9. Suara mendengus dengan pernapasan
  10. Jumlah buang air kecil yang berkurang
  11. Popok yang kurang basah dari biasanya
  12. Kulit menjadi pucat
  13. Limbung atau kehilangan keseimbangan
  14. Tampak pincang
  15. Lebih sering menangis dari biasanya
  16. Kesulitan untuk makan, memicu kurang nutrisi

Gejala lain mungkin saja muncul sesuai dengan kondisi si anak. Namun ketika beberapa gejala di atas muncul tanpa penyebab yang jelas, sangat dianjurkan segera menemui dokter untuk melakukan konfirmasi pada kondisi kesehatan anak.

Paru-paru basah sendiri dipicu oleh beberapa hal, mulai dari infeksi bakteri, infeksi virus, hingga infeksi jamur.

Infeksi bakteri

Infeksi dari bakteri Streptococcus pneumoniae. Hal ini disebabkan dari penularan orang ke orang, hingga penggunaan alat ventilator jangka panjang pada seseorang.

Infeksi virus

baca juga

Viirus yang memicunya adalah virus penyebab penyakit flu, bronkitis, dan bronkiolitis. Paru-paru basah yang disebabkan oleh virus sendiri masuk dalam kategori ringan, dan dapat sembuh dengan sendirinya antara 1 hingga 3 minggu tanpa pengobatan. Namun, tetap disarankan untuk berkonsultasi ke dokter anak kepercayaan Anda.

Infeksi jamur

Terjadi pada orang yang memiliki riwayat kesehatan kronis atau masalah pada sistem kekebalan tubuh yang lemah. Infeksi ini bisa berasal dari jamur di tanah, atau kotoran burung yang terhirup.

Itulah beberapa penyebab paru-paru basah dan gejala paru-paru basah pada anak yang bisa diamati. Jangan sampai lengah dan selalu utamakan kesehatan anak Anda!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyakit Paru Ini Tak Bisa Disembuhkan, Dokter Wanti-wanti Pentingnya Deteksi Dini untuk Pencegahan

Penyakit Paru Ini Tak Bisa Disembuhkan, Dokter Wanti-wanti Pentingnya Deteksi Dini untuk Pencegahan

Health | Kamis, 17 November 2022 | 07:50 WIB

Jangan Dianggap Remeh, Begini Penanganan Pertama Pasien Kanker Paru-paru

Jangan Dianggap Remeh, Begini Penanganan Pertama Pasien Kanker Paru-paru

Health | Jum'at, 11 November 2022 | 10:30 WIB

Tanya Dokter: Bisakah Manusia Hidup dengan Satu Paru?

Tanya Dokter: Bisakah Manusia Hidup dengan Satu Paru?

Health | Minggu, 06 November 2022 | 06:10 WIB

Terkini

Pilot Malaysia Penyelundup Ekstasi Diduga Beraksi di Banyak Negara Sejak 2024

Pilot Malaysia Penyelundup Ekstasi Diduga Beraksi di Banyak Negara Sejak 2024

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:32 WIB

Ulasan Metamorfosis Franz Kafka: Ketika Manusia Dinilai dari Kegunaannya

Ulasan Metamorfosis Franz Kafka: Ketika Manusia Dinilai dari Kegunaannya

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:30 WIB

81 Tahun Indonesia Merdeka, Kilang Plaju Konsisten Jaga Jejak Panjang Energi Negeri

81 Tahun Indonesia Merdeka, Kilang Plaju Konsisten Jaga Jejak Panjang Energi Negeri

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Mantan Istri Soekarno Hadir Upacara HUT ke-81 RI, Kaget Kondisi Istana Sudah Berganti

Mantan Istri Soekarno Hadir Upacara HUT ke-81 RI, Kaget Kondisi Istana Sudah Berganti

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?

Megawati Sentil Kemenkes Soal BPJS: Saya yang Bikin, Kenapa Sekarang Dikutik-kutik?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Loud Budgeting: Dompet Selamat, tapi Pertemanan Lenyap?

Loud Budgeting: Dompet Selamat, tapi Pertemanan Lenyap?

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:25 WIB

81 Tahun Indonesia Merdeka, Tapi Kemerdekaan Belum Utuh bagi Penyandang Disabilitas Mental

81 Tahun Indonesia Merdeka, Tapi Kemerdekaan Belum Utuh bagi Penyandang Disabilitas Mental

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:24 WIB

Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia

Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia

Bekaci | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:22 WIB

Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah

Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:21 WIB

7 Tanaman Penyerap Energi Negatif Menurut Feng Shui, Bisa Bawa Hoki

7 Tanaman Penyerap Energi Negatif Menurut Feng Shui, Bisa Bawa Hoki

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:20 WIB

×