Hari Perempuan Internasional Fokus Bahas Kesetaraan Gender, Ternyata Ini Lho Pentingnya Untuk Dunia

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Rabu, 08 Maret 2023 | 16:50 WIB
Hari Perempuan Internasional Fokus Bahas Kesetaraan Gender, Ternyata Ini Lho Pentingnya Untuk Dunia
Para peserta melakukan aksi di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Rabu (8/3/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com -  Hari Perempuan Internasional diperingati pada 8 Maret setiap tahunnya. Hari Perempuan Internasional ini ditujukan sebagai apresiasi terhadap prestasi para perempuan, tidak hanya di Indonesia, tetapi dunia.

Pada Hari Perempuan Internasional 2023 ini mengambil tema #EmbraceEquiti. Tema ini diambil dalam rangka memberitahu masyarakat mengenai pentingnya kesetaraan dan tidak adil yang dialami perempuan.

Dengan perayaan hari ini, wanita didorong untuk memiliki kesempatan yang sama seperti laki-laki tanpa adanya diskriminasi. Oleh sebab itu, kesetaraan gender ini digalakan sebagai informasi kalau perempuan juga memiliki kesempatan yang sama.

Para peserta melakukan aksi di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Rabu (8/3/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Para peserta melakukan aksi di sekitar Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Rabu (8/3/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Kesetaraan gender yang menjadi tujuan di Hari Perempuan Internasional ini memang hal penting. Pasalnya, dengan adanya kesetaraan gender, ini tidak hanya berdampak pada para perempuan, tetapi seluruh dunia.

Melansir Human Rights Careers, berikut beberapa alasan mengapa kesetaraan gender penting dan berdampak bagi kehidupan masyarakat.

1. Menyelamatkan banyak nyawa

Kesetaraan gender nyatanya berguna untuk menyelamatkan banyak nyawa. Hal ini karena banyak perempuan dan anak perempuan yang terlantar di berbagai belahan dunia. Padahal seharusnya mereka memiliki kesempatan yang sama dalam berbagai hal. Oleh karena itu, dengan kesetaraan gender, ini akan mendukung kualitas hidup perempuan dan menyelamatkan nyawanya.

2. Menghasilkan perawatan kesehatan yang lebih baik

Penyakit rupanya lebih banyak menyerang perempuan. Hal itu tersebut terjadi karena kurangnya pendidikan dan pengetahuan para perempuan terkait kondisi berbagai penyakit. Namun, dengan kesetaraan gender, ini akan mendorong pengetahuan perempuan sehingga membuat kesehatan yang lebih baik.

baca juga

3. Membantu bisnis

Jika perempuan memiliki kesempatan yang sama, mereka bisa menjadi pendorong bisnis. Bahkan, dikatakan kalau perempuan mendorong produktivitas dan inovasi dalam bisnis. Hal ini memberikan dampak baik bagi finansialnya.

4. Mendukung perekonomian

Perempuan juga memiliki peran penting dalam perekonomian. Dengan memiliki kesempatan yang sama, ini akan mendorong ekonomi yang jauh lebih baik.

5. Anak-anak yang lebih sehat

Ketika perempuan memiliki kesempatan yang sama akan berbagai hal, ini memberikan berbagai manfaat positif, termasuk kepada anak-anak. Pengetahuan serta finansial yang baik karena perempuan akan mendorong kualitas hidup anak jauh lebih baik.

6. Perlindungan hukum yang baik

Perempuan kerap mengalami pelecehan atau kekerasan seksual akibat hukum yang miring. Namun, dengan adanya kesetaraan gender, ini akan mendorong adanya hukum yang lebih baik dan adil.

7. Kesetaraan ras

Kesetaraan gender ini juga tidak hanya pada perempuan, tetapi ras. Hal tersebut karena kesetaraan gender akan membuka mata kalau ras bukanlah hal yang patut dibedakan. Dengan begitu, ras yang sering dianggap remeh juga akan memiliki kesempatan serupa.

8. Mengurangi kemiskinan

Kesetaraan gender akan membuka peluang perempuan untuk memiliki kesempatan yang sama. Dengan adanya hal tersebut, perempuan dapat menempuh pendidikan serta meningkatkan peluang memiliki kehidupan yang lebih baik. Hal tersebut juga yang membantu untuk menurunkan angka kemiskinan.

9. Mengurangi perdagangan manusia

Perempuan sering menjadi korban perdagangan manusia. Hal ini karena perempuan selalu dipandang sebagai makhluk lemah. Namun, dengan adanya kesetaraan gender, ini akan membantu mengurangi perdagangan manusia di dunia.

10. Memberikan perdamaian dunia

Kesetaraan gender menjadi isu yang menarik perhatian negara-negara di dunia. Bahkan, beberapa negara kompak mengampanyekan gerakan kesetaraan gender ini. Hal itu juga yang mendorong perdamaian masyarakat dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menilik Sejarah Hari Perempuan Internasional 8 Maret

Menilik Sejarah Hari Perempuan Internasional 8 Maret

News | Rabu, 08 Maret 2023 | 16:07 WIB

Hari Perempuan Internasional: Ini 10 Daftar Perempuan Terkaya di Dunia

Hari Perempuan Internasional: Ini 10 Daftar Perempuan Terkaya di Dunia

Lifestyle | Rabu, 08 Maret 2023 | 15:28 WIB

Diguyur Hujan Deras, KASBI Gelar Aksi Hari Perempuan Internasional Dekat Istana Negara

Diguyur Hujan Deras, KASBI Gelar Aksi Hari Perempuan Internasional Dekat Istana Negara

News | Rabu, 08 Maret 2023 | 14:19 WIB

Terkini

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

Perempuan UMKM Harus Berani Naik Kelas, Belajar Branding hingga Strategi Bisnis

Perempuan UMKM Harus Berani Naik Kelas, Belajar Branding hingga Strategi Bisnis

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:47 WIB

×