Apa itu Bunga Rawa? Ini Karakteristik dan Habitatnya di Ranca Upas

Rifan Aditya

Kamis, 09 Maret 2023 | 08:30 WIB
Apa itu Bunga Rawa? Ini Karakteristik dan Habitatnya di Ranca Upas
Apa itu Bunga Rawa? - Bunga abadi lain selain edelweis, yakni Bunga Rawa yang tumbuh di rancaupas, Ciwidey, Kabupaten Bandung. [Ayobandung.com]

Suara.com - Pembahasan soal apa itu bunga rawa mulai ramai setelah viral aksi dari rombongan motor trail yang merusak pelestarian bunga edelweis di Ranca Upas Ciwidey, Bandung. Rombongan pengendara motor trail melindas hamparan bunga rawa atau bunga abadi hingga hancur.

Peristiwa ini bermula melalui aksi pengendara motor trail yang membakar kendaraan bermotor lainnya karena tidak puas dengan panitia lantaran dianggap tidak profesional. Event tersebut berujung merusak dan menghancurkan bunga edelweis di kawasan tersebut.

Petani edelweis marah besar atas kejadian tersebut karena membutuhkan waktu yang lama untuk membudidayakan edelweis. Padahal di kawasan tersebut ada peraturan untuk tidak memetik dan merusak bunga rawa. Lantas apa sebenarnya bunga rawa yang langka dan sulit untuk membudidayakannya? Simak ulasannya berikut ini.

Apa itu Bunga Rawa?

Bunga rawa atau yang dikenal sebagai bunga edelweis rawa merupakan tumbuhan yang dapat hidup di rawa-rawa. Karakteristik bunga edelweis rawa ini memiliki tangkai yang panjang dengan daun yang mirip dengan rumput. Saat mekar, bunga ini menampakkan mahkotanya yang berwarna putih dan sebelum mekar berwarna coklat.

Selain keindahannya yang menawan, bunga edelweis juga memiliki makna yang cukup mendalam. Bunga ini sering dianggap sebagai simbol keabadian, kemurnian, dan keberanian.

Bunga edelweis rawa merupakan tanaman langka yang hidup di area pegunungan dengan suhu dingin dan kondisi lingkungan ekstrem. Bahkan tanaman langka ini hanya tumbuh di dua negara yaitu di Indonesia dan Amerika Serikat.

Di Indonesia sendiri, bunga edelweis tumbuh di Danau Ciharus, Garut, Jawa Barat dan Ranca Upas, Bandung. Sementara itu, bunga edelweis juga tumbuh di California, Amerika Serikat.

Habitatnya yang terbatas dan kondisi lingkungan yang sulit membuat bunga edelweis ini termasuk ke dalam kategori tanaman yang terancam punah.

baca juga

Bunga edelweis juga dilindungi oleh undang-undang sehingga sulit untuk ditemukan di alam liar dan diperdagangkan secara ilegal. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kelestraian lingkungan dan habitat alami dari bunga edelweis.

Demikian ulasan singkat mengenai apa itu bunga rawa yang dirusak oleh segerombolan pengendara motor trail di Ranca Upas, Bandung ini. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk kamu!

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Dirusak, Masyarakat Tanami Kembali Bunga Rawa Edelweis di Kawasan Wisata Ranca Upas

Usai Dirusak, Masyarakat Tanami Kembali Bunga Rawa Edelweis di Kawasan Wisata Ranca Upas

Soreang | Rabu, 08 Maret 2023 | 21:22 WIB

Info Lengkap Ranca Upas: Lokasi, Tiket Masuk, dan Fasilitas

Info Lengkap Ranca Upas: Lokasi, Tiket Masuk, dan Fasilitas

Lifestyle | Rabu, 08 Maret 2023 | 21:00 WIB

Rusak Tumbuhan Langka, Event Motor Trail di Kawasan Ranca Upas dapat Kecaman!

Rusak Tumbuhan Langka, Event Motor Trail di Kawasan Ranca Upas dapat Kecaman!

Soreang | Rabu, 08 Maret 2023 | 20:28 WIB

Pengunjung Ngamuk! Kawasan Wisata Ranca Upas Dijadikan Tempat Event Motor Trail

Pengunjung Ngamuk! Kawasan Wisata Ranca Upas Dijadikan Tempat Event Motor Trail

Soreang | Rabu, 08 Maret 2023 | 20:09 WIB

Terkini

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Bikin Ruang Lebih Berkarakter, Ini Cara Memilih Warna Keramik Motif Mozaik

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 09:02 WIB

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 09:00 WIB

Bitcoin Dijual Massal Investor,  JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bitcoin Dijual Massal Investor, JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:50 WIB

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:35 WIB

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 08:34 WIB

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 08:25 WIB

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:21 WIB

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:16 WIB

×