Cara Pilih Kursi Kereta Ekonomi Premium Biar Gak Duduk Mundur, Sudah Siap Buat Mudik?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 28 Maret 2023 | 14:35 WIB
Cara Pilih Kursi Kereta Ekonomi Premium Biar Gak Duduk Mundur, Sudah Siap Buat Mudik?
Pengunjung menaiki kereta api saat acara Open House Balai Yasa di Manggarai, Jakarta Selatan Senin (26/9/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Setelah Presiden Jokowi putuskan mengubah tanggal cuti bersama lebaran 2023 menjadi 19 hingga 25 April 2023, kini sudah banyak masyarakat yang berburu tiket kereta mudik lebaran 2023. Eits, tapi jangan lupa cara pilih kursi kereta agar tidak berjalan mundur dan bikin mual ya.

Bagi pemudik yang menggunakan moda transportasi kereta api jarak jauh khususnya kereta ekonomi premium, ada dua tipe tempat duduk yakni duduk sesuai laju kereta dan duduk melawan arah laju kereta alias seperti kereta berjalan mundur.

Umumnya bagi mereka yang tidak biasa, tempat duduk mundur lawan arah laju kereta akan merasa mual dan pusing sehingga tidak nyaman selama perjalanan.

Menariknya akun instagram @revandhikab yang dibagikan @seindonesiaku, dikutip suara.com, Rabu (28/3/2023) melalui video mengungkap cara pilih kursi kereta ekonomi premium agar tidak lawan arus yang bisa diterapkan saat membeli tiket, dengan langkah berikut:

1. Ambil Nomor Kursi 12 hingga Akhir

Saran ini dilakukan saat menggunakan kereta dengan rute dari Barat ke Timur. Misalnya contoh rute Jakarta menuju Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur dan seterusnya.

2. Ambil Nomor Kursi dari Nomor Terkecil hingga 12

Sebaiknya dilakukan jika melakukan rute kebalikan, yakni dari Timur ke Barat. Misalnya Jakarta ke Banten, Jawa Barat ke Jakarta, Jawa Tengah ke Bekasi, Jawa Timur ke Jakarta dan seterusnya.

"Rumus ini berdasarkan pengalaman pribadi," ungkap @revandhikab.

baca juga

Sementara itu mengutip Hello Sehat, mabuk perjalanan bisa dialami ketika salah satu bagian dari sistem keseimbangan yakni saraf sensorik, mata, dan telinga bagian dalam terasa bahwa tubuh kita bergerak, tetapi bagian lainnya tidak.

Contohnya saat melakukan perjalanan darat, mata memberitahu otak bahwa sedang bepergian dengan kecepatan tinggi, tetapi telinga justru merasa jika hanya duduk diam. Pertentangan antara indera inilah yang menyebabkan terjadinya mabuk perjalanan.

Selain itu, kurangnya kadar oksigen dan banyaknya kadar karbon dioksida di dalam kendaraan, serta sistem suspensi kendaraan yang tidak baik dan kondisi jalanan akan memperparah mabuk perjalanan yang alami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Dapat Tiket Kereta Mudik 2023 Murah dari KAI Access, Kuota 10.000 Tiket!

Cara Dapat Tiket Kereta Mudik 2023 Murah dari KAI Access, Kuota 10.000 Tiket!

News | Selasa, 28 Maret 2023 | 14:27 WIB

Bagi Pengguna Kendaraan Pribadi dari Ibu Kota Jakarta Menuju Daerah, Ini Skema Mudik Lebaran 2023

Bagi Pengguna Kendaraan Pribadi dari Ibu Kota Jakarta Menuju Daerah, Ini Skema Mudik Lebaran 2023

Metro | Selasa, 28 Maret 2023 | 14:15 WIB

Asyik..! Buruan Daftar Mudik Gratis Pemprov Jatim, Ini Rute-rutenya

Asyik..! Buruan Daftar Mudik Gratis Pemprov Jatim, Ini Rute-rutenya

Joglo | Selasa, 28 Maret 2023 | 14:08 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×