Inara Rusli Sering Dimanipulasi hingga Sebut Virgoun Sosok Pria Narsistik, Apa Penyebabnya?

Kamis, 27 April 2023 | 13:04 WIB
Inara Rusli Sering Dimanipulasi hingga Sebut Virgoun Sosok Pria Narsistik, Apa Penyebabnya?
Virgoun dan sang Istri (Instagram/Virgoun_)

Suara.com - Melalui Instastory akun Instagram mommy_starla, perselingkuhan penyanyi Virgoun dibongkar ke publik oleh sang istri, Inara Rusli. Hal ini sontak mengejutkan publik lantaran vokalis Last Child itu dikenal romantis dengan sang istri.

Inara Rusli kemudian juga menyebutkan bahwa Virgoun adalah seorang NPD abuser. NPD merupakan gangguan kepribadian narsis atau narsistik.

Baru-baru ini, Inara Rusli juga membagikan sebuah kutipan Instagram tentang narsistik. "Narsistik menggunakan manipulasi untuk mengisolasi korban dari support system, membuat mereka bergantung pada narsistik untuk validasi dan penerimaan," tulis kutipan yang dibagikan Inara itu.

Gangguan kepribadian narsistik ini membuat seseorang merasa paling penting dan sangat membutuhkan perhatian serta kekaguman berlebihan. Hal ini kemudian berdampak pada kehidupan sosial sehari-hari lantaran ia tak bisa menerima kritik dari orang lain.

Inara Rusli soal narsistik (Instastory/mommy_starla)
Inara Rusli soal narsistik (Instastory/mommy_starla)

Lantas apa penyebab gangguan kepribadian narsistik? Mengutip dari Kemkes.go.id ada tiga faktor penyebab gangguan mental ini.

Pertama adalah faktor genetik. Saat ada salah satu anggota keluarga dengan riwayat narsistik, bukan tidak mungkin akan menurun ke anaknya.

Faktor kedua adalah lingkungan. Pola asuh orang tua yang terlalu memanjakan, menuntut atau tidak memedulikan anak bisa jadi penyebab gangguan kepribadian narsistik.

Selain itu, pengalaman masa kecil seperti penyiksaan atau trauma juga bisa menjadi penyebab. Faktor terakhir adalah neurobiologi yang merupakan hubungan antara otak dengan pola pikir dan pelaku.

Virgoun dan Inara Rusli (Instagram/mommy_starla)
Virgoun dan Inara Rusli (Instagram/mommy_starla)

Narsistik dapat diobati dengan metode terapi psikologis yang bertujuan agar pengidap mampu memahami diri sendiri hingga mengendalikan perilakunya.

Baca Juga: Arti dan Tafsir Surat An Nur Ayat 2, Perjanjian Virgoun dengan Istrinya Tentang Apa?

Terapi psikologis yang bisa dilakukan adalah psikoterapi atau terapi bicara. Terapi ini mampu membantu pasien menjalin hubungan yang lebih baik dengan orang lain dan memahami penyebab timbulnya gejala narsistik.

Kemudian terapi perilaku kognitif juga bisa dilakukan. Terapi ini akan membantu pengidap mengubah perilaku dan pemikiran merusak dan mendapatkan gambaran diri yang realistis.

Selain terapi, obat-obatan juga bisa digunakan untuk mengatasi gejala yang terjadi. Obat yang dapat dikonsumsi di antaranya adalah antidepresan, antimania, dan antipsikotik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI