Jangan Masukkan 7 Barang Ini ke Mesin Pengering, Bikin Rusak hingga Bisa Picu Kebakaran

Rima Sekarani Imamun Nissa

Kamis, 08 Juni 2023 | 15:00 WIB
Jangan Masukkan 7 Barang Ini ke Mesin Pengering, Bikin Rusak hingga Bisa Picu Kebakaran
Mesin pengering cucian. (Pexels/Tima Miroshnichenko)

Suara.com - Mesin pengering adalah alat yang sangat berguna dalam membantu mengeringkan pakaian dengan cepat dan efisien. Namun, tidak semua barang dapat dimasukkan ke dalam mesin pengering.

Beberapa barang dapat rusak atau bahkan menyebabkan kebakaran jika dimasukkan ke dalam mesin pengering. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui barang-barang apa saja yang tidak boleh dimasukkan ke mesin pengering.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa barang yang perlu dihindari:

Ilustrasi mesin cuci (Pixabay/Steve Buissinne)
Ilustrasi mesin cuci (Pixabay/Steve Buissinne)

1. Bahan yang mudah terbakar

Barang-barang yang terbuat dari bahan yang mudah terbakar seperti kertas, plastik, dan bahan yang dilapisi minyak tidak boleh dimasukkan ke mesin pengering.

Suhu panas yang dihasilkan oleh mesin pengering dapat menyebabkan bahan-bahan ini terbakar, bahkan mungkin memicu kebakaran.

2. Barang-barang elektronik

Mesin pengering menghasilkan panas yang tinggi sehingga tidak dianjurkan untuk memasukkan barang-barang elektronik seperti laptop, tablet, atau ponsel ke dalam mesin pengering. Suhu yang tinggi dapat merusak komponen elektronik dan menyebabkan kerusakan permanen.

3. Barang berbahan karet

baca juga

Barang-barang berbahan karet seperti sandal, sepatu karet, atau perlengkapan olahraga yang terbuat dari karet tidak boleh dimasukkan ke dalam mesin pengering. Panas yang dihasilkan oleh mesin dapat menyebabkan karet menjadi kaku, pecah, atau mengalami deformasi.

4. Barang berbahan bulu

Barang-barang dengan bahan bulu seperti jaket bulu atau selimut bulu tidak boleh dimasukkan ke mesin pengering. Panas yang tinggi dapat merusak serat bulu, membuatnya kusut atau bahkan mencair.

5. Barang berbahan kulit

Barang-barang berbahan kulit seperti jaket kulit atau tas kulit juga tidak dianjurkan untuk dimasukkan ke dalam mesin pengering. Panas yang tinggi dapat membuat kulit kering, pecah, atau mengalami kerusakan lainnya.

6. Barang berbahan kaca atau porselen

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Momen Ayu Ting Ting Jual Baju Bekas, Bukan Untuk Foya-foya Keuntungannya Digunakan Untuk Hal Ini

8 Momen Ayu Ting Ting Jual Baju Bekas, Bukan Untuk Foya-foya Keuntungannya Digunakan Untuk Hal Ini

Entertainment | Kamis, 01 Juni 2023 | 19:09 WIB

Ayu Ting Ting Panen Cibiran Gara-Gara Buka Bazar Jual Barang-Barang Bekas, Kenapa Pada Julid?

Ayu Ting Ting Panen Cibiran Gara-Gara Buka Bazar Jual Barang-Barang Bekas, Kenapa Pada Julid?

Lifestyle | Senin, 29 Mei 2023 | 18:50 WIB

Jangan Kelewat, Ini Daftar Barang yang Wajib Dibawa Mahasiswa saat KKN

Jangan Kelewat, Ini Daftar Barang yang Wajib Dibawa Mahasiswa saat KKN

Your Say | Senin, 29 Mei 2023 | 12:38 WIB

Terkini

Pasar Saham Pekan Ini Variatif, Kapitalisasi BEI Naik tapi Transaksi dan Volume Melemah

Pasar Saham Pekan Ini Variatif, Kapitalisasi BEI Naik tapi Transaksi dan Volume Melemah

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:19 WIB

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:14 WIB

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:13 WIB

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:02 WIB

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

×