Viral Makanan Mirip 'Rambut Kemaluan' Diolah Jadi Bakso Jembita untuk Anak, Aman Nggak Ya?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 17 Juni 2023 | 12:35 WIB
Viral Makanan Mirip 'Rambut Kemaluan' Diolah Jadi Bakso Jembita untuk Anak, Aman Nggak Ya?
Viral influencer TikTok mengolah makanan mirip rambut kemaluan jadi masakan untuk anaknya. (Tiktok/Nanakoot)

Suara.com - Viral influencer TikTok mengolah makanan mirip rambut kemaluan jadi masakan untuk anaknya. Aman atau tidak ya? Aksi ini dilakukan pemilik akun TikTok @nanakoot, saat membagikan resep Bakso Jembita yang sekilas seperti rambut kemaluan menempel di masakan.

"Ingat nggak sama bulu jembi 100 tahunku? Daripada mubazir, yuk kita bikin makanan enak," ujar Nanakoot mengawali videonya dilihat suara.com, Sabtu (17/6/2023).

Namun jangan ambil kesimpulan, jika jembita yang dimaksud adalah rambut kemaluan sungguhan. Ini karena bahan yang dimaksud jembita tersebut adalah Fat Choy, yaitu sejenis ganggang terestrial dan cyanobacteria.

Ini juga jadi alasan di akhir video Nanakoot menyebutnya sebagai bakso fat choy, bukan dari rambut kemaluan sungguhan loh ya. Meskipun teksturnya cenderung unik karena menyerupai rambut. Adapun fat choy sendiri merupakan makanan berasal dari Tionghoa, dan kerap disajikan saat tahun baru imlek tiba.

Menurut Centers for Disease Control (CDC), cyanobacteria adalah sejenis fitoplankton yang ditemukan di air dan tanah lembab. Makhluk ini bukanlah ganggang sungguhan, namun lebih dikenal sebagai ganggang biru hijau.

Cyanobacteria lebih sering terlihat di air tawar, tapi beberapa kali kerap tumbuh di air asin atau air payau.

Namun perlu diwaspadai, karena cyanobacteria yang merupakan sejenis organisme sel tunggal yang disebut fitoplankton ini bisa menyebabkan racun yang bisa membuat manusia dan hewan sakit.

Cyanobacteria bisa menghasilkan racun yang disebut cyanotoxins. Tapi untuk bisa menyebabkan sakit pada manusia, tergantu bagaimana caranya terpapar, berapa lama dan jenis racun yang dihadapi.

Orang yang terpapar cyanotoksin dengan mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi, bisa mengalami gejala sakit perut, sakit kepala, kelemahan otot, muntah, diare hingga kerusakan hati.

baca juga

Tidak hanya manusia, hewan juga bisa sakit jika terpapar racun yang dikeluarkan cyanobacteria dengan cara berenang, minum atau makan yang mengandung cyanotoxins.

Hewan anjing sangat beresiko, seperti mengonsumsi hewan mati, menjilati ganggang atau bulunya yang terpapar air yang terkontaminasi.

Bahkan mamalia laut seperti berang-berang laut selatan juga dapat diracuni dengan cyanobacteria. Bahkan burung yang terkena racun cyanotoxins ini juga bisa dengan cepat lumpuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara dan Resep Memasak Opor Ayam, Menu Kesukaan Keluarga

Cara dan Resep Memasak Opor Ayam, Menu Kesukaan Keluarga

Pekanbaru | Sabtu, 17 Juni 2023 | 11:56 WIB

Menu Idul Adha: Tengkleng Kambing Enak Empuk dan Tidak Bau Prengus, Pasti Bikin Ngiler

Menu Idul Adha: Tengkleng Kambing Enak Empuk dan Tidak Bau Prengus, Pasti Bikin Ngiler

Pekanbaru | Sabtu, 17 Juni 2023 | 11:32 WIB

Referensi Masakan Khas Idul Adha: Resep Dendeng Batokok Sambal Balado, Dibikin Kering atau Basah Sama Enaknya

Referensi Masakan Khas Idul Adha: Resep Dendeng Batokok Sambal Balado, Dibikin Kering atau Basah Sama Enaknya

Pekanbaru | Sabtu, 17 Juni 2023 | 11:26 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×