Denise Chariesta Nyaris Mewek karena Dikatain Rakus, Lagi Hamil Bikin Gampang Baper?

Kamis, 13 Juli 2023 | 11:14 WIB
Denise Chariesta Nyaris Mewek karena Dikatain Rakus, Lagi Hamil Bikin Gampang Baper?
Denise Chariesta ditemui di kediamannya di kawasan Rawa Barat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2023). Adiyoga Priyambodo/Suara.com]

Suara.com - Denise Chariesta ngaku mudah terbawa perasaan alias baper saat hamil, seperti nyaris menangis saat disebut rakus. Benarkah pengaruh hormon ibu hamil?

Pengakuan ini disampaikan Denise melalui akun Instagram pribadinya, dilihat suara.com, Kamis (13/7/2023) perasaan tersebut dialami 31 tahun setelah mengaku hamil tanpa suami.

"Ini hormon apa gimana ya? Kok gue dikatain rakus rasanya sedih banget, sampai mau nangis," tulis Denise dalam unggahannya.

Melansir Verywell Family, perubahan suasana hati sangat umum terjadi saat hamil. Emosi yang tidak stabil ini disebabkan beberapa faktor seperti kelelahan, stres, ketidaknhamanan fisik kehamilan, kekhawatiran dan perubahan hormon yang drastis seperti estrogen dan progesteron.

Denise Chariesta hampir nangis dikatain rakus. (Dok. Instagram)
Denise Chariesta hampir nangis dikatain rakus. (Dok. Instagram)

Hormon jadi salah satu biang kerok perubahan emosi ibu hamil yang drastis. Ini karena estrogen melonjak lebih dari 100 kali lipat selama 12 minggu pertama kehamilan.

Adapun estrogen adalah sejenis serotonin atau hormon kebahagiaan di otak. Tapi saat hormon ini tidak stabil maka bisa mempersulit otak untuk mencerna emosi dengan baik dan benar.

Bukan hanya itu, di 3 bulan pertama kehamilan hormon progesteron juga meningkat pesat. Hormon ini dikaitkan dengajn energi saraf sehingga lebih butuh relaksasi.

Dengan meningkatnya hormon progesteron ini, ibu hamil diminta untuk rileks karena otak berusaha mencegah kontraksi yang rentan terjadi di awal kehamilan. Tapi sayangnya banyak ibu hamil di awal kehamilan sulit rileks yang akhirnya emosi jadi tidak terkendali.

Tapi uniknya hormon progesteron yang kebanyakan ini membuat ibu hamil juga sangat rileks. Kondisi inilah yang akhirnya ditangkap otak sebagai kondisi kelelahan atau kesedihan. Ini karena ilmuwan menemukan hormon progesteron jadi salah satu penyebab seseorang menangis.

Baca Juga: Ke Random-an Netizen Berikan Donasi Persalinan untuk Denise Chariesta, Ada yang Nyumbang Satu Perak sampai Ratusan Ribu!

Hormon ini terjadi bersama-sama dengan kecemasan, sehingga ibu hamil mudah marah.

Selain itu, merasa tidak nyaman saatb hamil juga menyebabkan tekanan emosional ibu hamil. Misalnya ibu hamil yang alami morning sickness, yang menyerang 70 hingga 80 persen perempuan yang mengandung.

Rasa mual dan keinginan muntah ini bisa dipicu oleh rasa tidak lapar atau saat mencium bau masakan tetangga. Bagi ibu hamil yang mengalami morning sickness yang lebih parah, kecemasan bisa muncul bahkan sedang rapat kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI