Tertinggal dari Negara Tetangga, Begini Cara Agar Peneliti Muda Tertarik Berkarya di Tanah Air

Bimo Aria Fundrika

Senin, 28 Agustus 2023 | 11:18 WIB
Tertinggal dari Negara Tetangga, Begini Cara Agar Peneliti Muda Tertarik Berkarya di Tanah Air
Ilustrasi: Penelitian bakteri di laboratorium( ANTARA FOTO/Moch Asim/ama.

Suara.com - Beberapa waktu lalu sempat ramai pemberitaan bahwa sekitar 4.000 warga negara di Indonesia pindah kewarganegaraan menjadi warga negara Singapura. Pemerintah menyebut bahwa sebagian besar dari mereka ialah best talent yang dimiliki Indonesia, dan beberapa di antaranya ialah peneliti muda. 

Kepala Organisasi Riset Ilmu Hayati dan Lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Iman Hidayat mengakui bahwa selama ini ekosistem riset bagi peneliti, khususnya peneliti muda di Indonesia memang masih belum mendukung dan tertinggal dengan negara tetangga. 

"Bahwa kita cukup tertinggal gitu ya dibanding negara-negara tentangga, Singapura sudah jelas, Malaysia juga kita tertinggal. Tapi ini yang akan coba kita cari, karena hanya dengan meng-create ekosistem yang pas, maka best talent ini akan muncul," ujar Iman saat ditemui di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (24/8/2023).

Young Scientist Award. (Suara.com/Bimo Aria Fundrika)
Young Scientist Award. (Suara.com/Bimo Aria Fundrika)

Iman menjelaskan bahwa untuk membuat suatu ekosistem yang mendukung peneliti untuk bisa berkarya di dalam negeri memang cukup kompleks. Beberapa di antaranya mulai dari dukungan infrastruktur, jenjang karier sebagai peneliti, hingga persoalan upah.

"Ekosistem kan kompleks, mulai salari, pulang gaji Rp10 juta gak mau. Sekarang BRIN  gajinya tinggi, di Rp27-28 juta, baru masuk saja di 15 jutaan, itu sudah cukup memadai lah, bisa bersaing dengan malaysia. Dana risetnya juga ada, salary juga tinggi, jadi profesi ASN periset ini paling tinggi take home paynya, dan ada SDM juga ada didanai oleh BRIN, jadi eksositem ini yang dibangun agar tumbuh sebagai satu negara," ujar Iman. 

Hal ini juga sejalan dengan yang dilakukan oleh ”Merck Young Scientist Award 2023” untuk mendukung para peneliti muda di sejumlah negara, salah satunya Indoneisa. Presiden Direktur PT Merck Chemicals and Life Sciences Bruno Alexandre Mateus menjelaskan,bahwa dukungan untuk peneliti muda sangat penting. 

"Kenapa program ini fokus pada peneliti muda, karena saintis di hari ini adalah peneliti di masa depan. Kita tahu peneliti butuh dukungan berupa dana dan ini yang coba dilakukan berupa funding yang memungkinkan ide-ide mereka menjadi kenyataan," ujar Bruno.

Bruno juga memberikan gambaran, bahwa pandemi Covid-19 menjadi disrupsi di berbagai bidang, termasuk dalam hal riset. Pandei Covid-19 juga mengubah cara peneliti muda melakukan penelitian mereka.

“Tahun ini, kami berfokus pada pengembangan pengobatan inovatif berkelanjutan. Kami percaya bahwa para  ilmuan muda memainkan peran kunci dalam memajukan bidang kesehatan dan sains. Sebab, generasi muda adalah corong utama dalam keberlangsungan penelitian ilmiah, dan kami meyakini bahwa perspektif baru dan pengetahuan yang mereka miliki mampu membentuk masa depan yang lebih cerah untuk meningkatkan kualitas hidup manusia,” tutup Bruno A. Mateus.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gandeng BRIN, Perusahaan Ini Dukung Pengembangan Ekosistem Peneliti Muda

Gandeng BRIN, Perusahaan Ini Dukung Pengembangan Ekosistem Peneliti Muda

Health | Kamis, 24 Agustus 2023 | 19:45 WIB

Megawati Ingatkan Periset BRIN Tak Berpolitik Praktis: Hati-hati Loh Ya, Bisa Get Out!

Megawati Ingatkan Periset BRIN Tak Berpolitik Praktis: Hati-hati Loh Ya, Bisa Get Out!

News | Senin, 07 Agustus 2023 | 18:39 WIB

Konsisten Meneliti Pisang, Penerima Indofood Riset Nugraha Dikukuhkan Sebagai Guru Besar ITB

Konsisten Meneliti Pisang, Penerima Indofood Riset Nugraha Dikukuhkan Sebagai Guru Besar ITB

Press Release | Selasa, 25 Juli 2023 | 18:00 WIB

Terkini

Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?

Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:15 WIB

4 Sepatu Under Armour Terbaik untuk Lari hingga Ngegym, Mulai Rp500 Ribuan

4 Sepatu Under Armour Terbaik untuk Lari hingga Ngegym, Mulai Rp500 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Memahami Sesar Naik Flores, Busur Raksasa di Balik Gempa 7,7 Hari Ini

Memahami Sesar Naik Flores, Busur Raksasa di Balik Gempa 7,7 Hari Ini

Opini | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:08 WIB

UPH Festival 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Cara Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan

UPH Festival 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Cara Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:06 WIB

KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut

KPK Dalami Pemberian dan Pengembalian Uang Pemkab Kuansing untuk Kemenhut

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:04 WIB

Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan

Gempa NTT: Alat Berat, Helikopter hingga Logistik Cadangan Lewotobi Dikerahkan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:01 WIB

Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi

Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing

Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kenapa Pakai Cushion Malah Beruntusan dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja

Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:42 WIB

×