5 Alasan Mengapa Film Bokep Bisa Bikin Ketagihan, Nomor 2 Bikin Ngeri!

Dinda Rachmawati

Sabtu, 02 September 2023 | 11:55 WIB
5 Alasan Mengapa Film Bokep Bisa Bikin Ketagihan, Nomor 2 Bikin Ngeri!
Ilustrasi nonton film porno. (Shutterstock)

Suara.com - Kecanduan pornografi, secara teori, adalah ketika Anda tidak bisa berhenti menonton film bokep atau hal sejenis meskipun Anda menginginkannya. Dan obsesi tersebut sampai pada titik yang mengganggu pekerjaan, hubungan, dan bagian lain kehidupan sehari-hari.

Sangat mudah untuk memahami bagaimana hal ini bisa menjadi masalah dengan meluasnya ketersediaan film bokep di internet saat ini. Bahkan, pada tahun 2019, misalnya, situs populer PornHub mencatat 42 miliar kunjungan -- berarti ada 115 juta kunjungan per hari!

Apakah Film Bokep Membuat Ketagihan?

Para ilmuwan sedang memperdebatkan apakah penggunaan pornografi, termasuk film bokep secara berlebihan merupakan kecanduan dalam arti medis. 

Ilustrasi kecanduan nonton film porno. (Shutterstock)
Ilustrasi kecanduan nonton film porno. (Shutterstock)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menambahkan perilaku seksual kompulsif sebagai gangguan kesehatan mental pada tahun 2018. Meski tidak menyebut kecanduan pornografi (atau lainnya), hal ini mengacu pada aktivitas seksual berulang yang menjadi fokus utama kehidupan seseorang. 

Ini menunjukkan bahwa mereka mengabaikan “kesehatan dan perawatan pribadi atau kepentingan, aktivitas, dan tanggung jawab lainnya.”

Dan sebuah penelitian terhadap pria yang mencari pengobatan untuk penggunaan pornografi bermasalah menunjukkan bahwa otak mereka memang merespons gambar-gambar seksual.

Mengapa orang bisa kecanduan film bokep?

Karena kecanduan pornografi merupakan hal yang kontroversial dalam komunitas medis/kesehatan mental, tidak ada penyebab pasti yang diketahui. Namun mungkin ada beberapa petunjuk penyebab perilaku seksual kompulsif. Hal-hal yang menyebabkan kecanduan film bokep dapat mencakup:

baca juga

1. Ketidakseimbangan kimia otak

Bahan kimia seperti serotonin dan norepinefrin mengendalikan suasana hati Anda. Tingkat yang tinggi sering kali dikaitkan dengan perilaku seksual kompulsif, seperti penggunaan pornografi berat.

2. Perubahan jalur otak

Jika Anda kecanduan, hal ini dapat mengubah cara kerja sirkuit di otak Anda. Kecanduan berarti Anda harus menonton film bokep berulang kali untuk mendapatkan tingkat kenikmatan yang sama.

3. Penyakit otak

Kondisi seperti epilepsi dan demensia, serta pengobatan Parkinson dengan dopamin, dapat merusak bagian otak yang mengontrol perilaku seksual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perempuan Hobi Nonton Film Bokep, Bakal Jadi Susah Puas Saat Berhubungan Seks?

Perempuan Hobi Nonton Film Bokep, Bakal Jadi Susah Puas Saat Berhubungan Seks?

Lifestyle | Jum'at, 01 September 2023 | 05:56 WIB

Ngeri Banget! Kecanduan Nonton Bokep Bikin Otak Jadi Begini

Ngeri Banget! Kecanduan Nonton Bokep Bikin Otak Jadi Begini

Lifestyle | Kamis, 31 Agustus 2023 | 20:30 WIB

6 Cara Stop Kecanduan Nonton Bokep: Perbanyak Hobi

6 Cara Stop Kecanduan Nonton Bokep: Perbanyak Hobi

Lifestyle | Rabu, 30 Agustus 2023 | 21:25 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×