Alami Stres Hingga Penurunan Produktivitas, Mendaki di Alam Terbuka Dianjurkan Lho

Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 13 Oktober 2023 | 11:51 WIB
Alami Stres Hingga Penurunan Produktivitas, Mendaki di Alam Terbuka Dianjurkan Lho
ilustrasi mendaki gunung (pixabay.com/mohamed_hassan)

Suara.com - Aktivitas harian dengan pekerjaan yang menumpuk jelang akhir tahun, media sosial, email, dan kebisingan umum sepanjang waktu dalam kehidupan dapat membuat kita lebih stres dan menyebabkan penurunan produktivitas

Ada banyak faktor yang menyebabkan produktivitas seseorang turun, beberapa diantaranya adalah stres, sulit tidur, dan tubuh lesu. Untuk mengatasinya, mendaki gunung bisa jadi cara yang baik untuk mengatasi hal tersebut. 

Chairman, Herbalife Nutrition Institute, David Heber mengatakan memutuskan hubungan dengan teknologi dan terhubung kembali dengan alam memberikan otak kita waktu istirahat yang sangat dibutuhkan. 

Terlebih gunung memiliki udara yang lebih segar, yang baik untuk Anda jika tinggal di daerah perkotaan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada manfaat nyata dari beraktivitas di luar ruangan dalam mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Berikut adalah 4 manfaat mengapa mendaki di alam terbuka baik untuk kesehatan Anda:

Ilustrasi mendaki gunung (Pixabay.com/Hermann)
Ilustrasi mendaki gunung (Pixabay.com/Hermann)

1. Meningkatkan Kepadatan Tulang

Mendaki adalah jenis latihan yang membebani berat badan, yang berarti tulang dan otot Anda bekerja lebih keras melawan gravitasi. 

Ini membantu tubuh Anda membangun atau mempertahankan kepadatan tulang, yang sangat penting saat kita menua.

Studi menunjukkan bahwa kepadatan tulang menurun sekitar satu persen setiap tahun setelah usia 40 tahun. 

Beraktivitas di luar ruangan untuk mendaki dapat berdampak positif dalam membantu memperlambat penurunan ini. CDC juga merekomendasikan 30 menit latihan fisik seperti berjalan cepat, 5 hari seminggu.

Sebagai bonus tambahan, mendaki di alam terbuka memberi Anda dosis Vitamin D dari paparan sinar matahari. Vitamin D penting untuk penyerapan kalsium, yang kita butuhkan untuk kesehatan tulang.

2. Meningkatkan Kualitas Tidur

Mendaki jarak jauh di alam tidak hanya dapat menginspirasi tidur pemulihan setelah mendaki, tetapi penelitian terbaru menyarankan bahwa ini juga dapat meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan.

Dalam sebuah studi tahun 2017 yang dipublikasikan dalam Current Biology, peneliti Kenneth Wright dari University of Colorado Boulder mengukur siklus tidur subjek sebelum dan selama perjalanan berkemah akhir pekan. 

Selama perjalanan, ketika subjek hanya terpapar cahaya alami (tanpa elektronik), kadar melatonin mereka meningkat, dan jam biologis internal mereka bergeser lebih awal. Studi ini menunjukkan bahwa berada di alam membantu kita beralih ke siklus tidur alami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulat Sagu Viral jadi Bekal Anak Sekolah, Adakah Gizi dan Manfaatnya?

Ulat Sagu Viral jadi Bekal Anak Sekolah, Adakah Gizi dan Manfaatnya?

Your Say | Kamis, 12 Oktober 2023 | 16:49 WIB

6 Manfaat Playdate bagi Anak, Orang Tua Harus Tahu!

6 Manfaat Playdate bagi Anak, Orang Tua Harus Tahu!

Your Say | Kamis, 12 Oktober 2023 | 16:26 WIB

6 Manfaat Konsumsi Bayam Brazil untuk Kesehatan Tubuh, Bantu Cegah Anemia

6 Manfaat Konsumsi Bayam Brazil untuk Kesehatan Tubuh, Bantu Cegah Anemia

Your Say | Kamis, 12 Oktober 2023 | 14:00 WIB

Terkini

Kenapa Paskah Identik dengan Telur dan Kelinci? Begini Asal-Usulnya

Kenapa Paskah Identik dengan Telur dan Kelinci? Begini Asal-Usulnya

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:27 WIB

Cara Exfoliating Toner agar Kulit Tak Iritasi, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula

Cara Exfoliating Toner agar Kulit Tak Iritasi, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:05 WIB

Urutan Skincare Wardah Acnederm Pagi dan Malam untuk Atasi Jerawat dan Bekasnya

Urutan Skincare Wardah Acnederm Pagi dan Malam untuk Atasi Jerawat dan Bekasnya

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:35 WIB

APPMI DKI: Isu BBM Naik Bikin Warga Menahan Belanja Baju Lebaran 2026 Lalu

APPMI DKI: Isu BBM Naik Bikin Warga Menahan Belanja Baju Lebaran 2026 Lalu

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:05 WIB

5 Sunscreen Stick untuk Re-Apply saat Pakai Makeup, Cocok untuk Pekerja Kantoran

5 Sunscreen Stick untuk Re-Apply saat Pakai Makeup, Cocok untuk Pekerja Kantoran

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:35 WIB

Kenalan sama Godzilla El Nino, Fenomena Iklim Dampaknya Sampai Indonesia?

Kenalan sama Godzilla El Nino, Fenomena Iklim Dampaknya Sampai Indonesia?

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:10 WIB

7 Skincare Bengkoang untuk Mencerahkan Wajah, Kulit Glowing Mulai Rp6 Ribuan

7 Skincare Bengkoang untuk Mencerahkan Wajah, Kulit Glowing Mulai Rp6 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:05 WIB

Bolehkah Retinol dan Niacinamide Dipakai Bersamaan? Ini Panduannya

Bolehkah Retinol dan Niacinamide Dipakai Bersamaan? Ini Panduannya

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:58 WIB

Bikin SKCK Bayar Berapa? Cek Biaya Resmi Terbaru dan Syarat Lengkapnya di Sini!

Bikin SKCK Bayar Berapa? Cek Biaya Resmi Terbaru dan Syarat Lengkapnya di Sini!

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:16 WIB

5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental

5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental

Lifestyle | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:01 WIB