Sampai Kiamat Palestina dan Israel Tak Akan Damai, Begini Penjelasan Gus Baha

Farah Nabilla

Senin, 16 Oktober 2023 | 14:01 WIB
Sampai Kiamat Palestina dan Israel Tak Akan Damai, Begini Penjelasan Gus Baha
Roket yang ditembakkan militan Palestina dicegat oleh sistem rudal pertahanan Iron Dome Israel di Kota Gaza, Palestina, Sabtu (7/10/2023). [Mohammed ABED / AFP]

Suara.com - Konflik antara Palestina dan Israel yang kembali memanas membuat isu mengenai tanda-tanda hari kiamat banyak diperbincangkan.

Banyak yang mengatakan bahwa jika Palestina merdeka maka akan menjadi salah satu pertanda munculnya hari kiamat.

Sementara itu Kiai Bahaudin Nursalim atau Gus Baha punya pendapat sendiri mengenai peperangan Palestina dan Israel dan hubungannya dengan hari kiamat.

Menurut Gus Baha, Palestina dan Israel sangat sulit untuk berdamai. Keduanya memiliki keyakinannya masing-masing bahwa Yerussalem adalah miliknya. Hal ini lantaran keyakinan dalam kitab suci baik di Islam maupun Yahudi.

Menyadur Terkini.id --jaringan Suara.com, Gus Baha menjelaskan rentetan konflik Palestina dan Israel yang hingga kini belum mendekati perdamaian.

"Pada zaman Nabi Muhammad, di Kota Madinah yang dahulu bernama Yasrib, ada komunitas Yahudi dari Bani 'Aus dan Khazraj," kata Gus Baha mengawali penjelasannya.

Gus Baha menjelaskan bahwa kaum Yahudi memiliki kitab suci. Dalam kitab suci setiap agama biasanya menceritakan mengenai sosok yang akan datang di masa depan, termasuk calon nabi akhir zaman dari dinasti Ismaily yakni generasi Nabi Ismail yang harus ke Mekkah.

Kota ini menjadi tujuan karena di sanalah bangsa Arab dari generasi Ismail mayoritas tinggal. Ayah Ismail yakni Nabi Ibrahim dan Siti Hajar pun hidup di Mekkah.

"Kalau yang di Palestina, yaitu Yahuda cs, yang akhirnya sekarang jadi kelompok Yahudi Zionis, itu juga keturunan Nabi Ibrahim, tapi garis keturunan Nabi Ya'qub," kata Gus Baha.

baca juga

Garis keturunan dari Nabi Ya'qub ini pun dijelaskan Gus Baha secara rinci.

"Mulane nasab Nabi Yusuf bin Ya’qub bin Ishaq bin Ibrahim. Yusuf terkenalnya dengan Al-Karim ibnu Karim Ibnu Karim ibnu Karim. Yusuf ini yang saudara seayah dengan Yahuda Cs yang melahirkan Ariel Sharon Cs itu adalah dinasti Yahudi. Hanya Yusuf dan Bunyamin yang jadi Muslim. Hanya Yahuda Cs yang sekarang menjadi bangsa Yahudi," jelas Gus Baha.

Dari sinilah munculnya dualisme dan menimbulkan konflik berkelanjutan hingga saat ini.

"Maka dari itu, berdasarkan sejarah Palestina dan Yerussalem, bagi orang Yahudi secara legitimasi agama memang bumi Yahudi, makanya orang-orang Arab kalau disuruh mengusir orang Yahudi dari Palestina itu tidak begitu mau,” ungkap Gus Baha lagi.

Permasalahan yang berawal dari kelompok keturunan ini kemudian berkembang lebih luas seiring berkembangnya zaman, termasuk dari sisi agama, geografis dan politik.

“Dalam sejarah Islam, Palestina memiliki Nabi Ibrahim melalui anaknya bernama Nabi Ishaq, lalu melahirkan Nabi Ya’qub, lalu melahirkan Yahuda Cs. Akhirnya sampai sekarang menjadi masalah agama, selain juga menjadi masalah politik zaman perpecahan pada tahun 1964-1966. Sebetulnya sejak dulu sudah masalah agama. Keyakinan orang Yahudi, Palestina itu bumi yang dijanjikan Allah milik mereka. Atas nama kitab suci, mereka mati-matian mempertahankan Israel yang sekarang ini,” ulas Gus Baha.

Ulama Nahdlatul Ulama ini juga menjelaskan bahwa masyarakat Palestina lebih dikenal dengan kelompok Kana'an yang sudah lebih dahulu menduduki Palestina.

“Masalahnya, apakah bangsa Kana’an sudah ada sebelum bangsa Yahudi, atau bangsa Yahudi datang terlebih dahulu sebelum kelompok Kana’an?

Makanya, sampai kiamat PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) tidak bisa mendamaikan yang di Palestina dan Isreal, karena itu sudah sama-sama keyakinan kitab suci.

Orang Yahudi yang hidup di Irlandia, Inggris dan Amerika itu orang kaya-kaya, tapi lebih senang hidup di bumi suci karena itu keyakinan agama, padahal tidak pernah damai,” ungkapnya.

Gus Baha pun mengungkapkan bahwa PBB pernah menawarakan agar Palestina menjadi kota bersama, kota Internasional. Namun tidak ada artinya, jika masing masing tidak memiliki Yerussalem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Subahanallah Karim Benzema Kirim Doa untuk Penduduk Gaza dari Serangan Israel

Subahanallah Karim Benzema Kirim Doa untuk Penduduk Gaza dari Serangan Israel

Bola | Senin, 16 Oktober 2023 | 13:50 WIB

Di Mana Lokasi Jalur Gaza? Sasaran Target Israel Blokade dan Serang Warga Palestina

Di Mana Lokasi Jalur Gaza? Sasaran Target Israel Blokade dan Serang Warga Palestina

Lifestyle | Senin, 16 Oktober 2023 | 13:11 WIB

McDonald's Diboikot Usai Sumbang Makanan untuk Tentara Israel

McDonald's Diboikot Usai Sumbang Makanan untuk Tentara Israel

Your Say | Senin, 16 Oktober 2023 | 11:20 WIB

Perang Israel Vs Hamas Bikin Pasar Khawatir, Rupiah Kian Terkapar

Perang Israel Vs Hamas Bikin Pasar Khawatir, Rupiah Kian Terkapar

Bisnis | Senin, 16 Oktober 2023 | 11:14 WIB

19 Warga Prancis Tewas Dalam Serangan Hamas, 13 Lainnya Hilang Diduga Disandera

19 Warga Prancis Tewas Dalam Serangan Hamas, 13 Lainnya Hilang Diduga Disandera

News | Senin, 16 Oktober 2023 | 10:57 WIB

Di Sela P20 Summit, Puan Bahas Isu Kemerdekaan Palestina dengan Ketua Majelis Agung Nasional Turki

Di Sela P20 Summit, Puan Bahas Isu Kemerdekaan Palestina dengan Ketua Majelis Agung Nasional Turki

DPR | Senin, 16 Oktober 2023 | 10:26 WIB

DPR RI Sampaikan Keberatan Tak Ada Isu Perdamaian Palestina di Sidang ke-9 P20 India

DPR RI Sampaikan Keberatan Tak Ada Isu Perdamaian Palestina di Sidang ke-9 P20 India

DPR | Senin, 16 Oktober 2023 | 10:22 WIB

Situasi Terkini Kota Gaza: Makanan, Air Dan BBM Habis, Palestina Diambang Bencana Kemanusiaan

Situasi Terkini Kota Gaza: Makanan, Air Dan BBM Habis, Palestina Diambang Bencana Kemanusiaan

News | Senin, 16 Oktober 2023 | 09:55 WIB

Terkini

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

Penyerangan di Masjid Duren Sawit Saat Salat Subuh, Pelaku Bawa Kapak dan Dua Tabung Gas

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:48 WIB

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Pakai Sistem Ranjau dan Dompet Digital, Bisnis Sabu di Surabaya Terbongkar

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:41 WIB

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

DPR Desak Kejagung Bongkar Aktor Besar di Balik Dugaan Korupsi Tambang Nikel Sultra

News | Minggu, 08 November 2026 | 19:40 WIB

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Fakta Unik Daun Salam: Bumbu Masakan Rumahan yang Jadi Simbol Berbagi di Pedesaan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:34 WIB

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

489 Hektare Hutan Malang Selatan Hilang, Kini 63 Hektare Kembali Terancam

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 19:10 WIB

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Gubernur Khofifah Raih Anugerah Adhiwidya PNFI Indonesia 2026: Pelopor Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 19:04 WIB

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

×