Profil Dokter Hastry, Polwan Forensik Mengaku Tersiksa oleh Kasus Pembunuhan di Subang

Rifan Aditya

Sabtu, 21 Oktober 2023 | 10:46 WIB
Profil Dokter Hastry, Polwan Forensik Mengaku Tersiksa oleh Kasus Pembunuhan di Subang
Profil dr.Hastry (Instagram/hastry_forensik) - Profil Dokter Hastry, Polwan Forensik Mengaku Tersiksa oleh Kasus Pembunuhan di Subang

Suara.com - Sumy Hastry Purwanti, seorang ahli forensik Polri yang pernah ikut menangani kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang sempat kualahan dan tersiksa. Ia diserbu warganet karena pelaku yang tak kunjung tertangkap. Profil dokter Hastry pun menjadi sorotan.

Pembunuhan penuh misteri di tahun 2021 lalu kembali menyita perhatian usai Danu yang selama ini merupakan terduga pelaku dalam kasus tersebut, tiba-tiba menyerahkan diri ke Polda Jawa Barat pada Selasa (17/10/2023).

Diketahui korban dalam pembunuhan tersebut adalah Tuti Rahayu (55) dan anaknya, Amalia Mustika Ratu (23). Pengakuan Danu sangat memberikan titik terang terkait kasus pembunuhan itu. Pengakuannya berujung pada tertangkapnya sejumlah orang yang dinyatakan terlibat termasuk suami Tuti sendiri. 

Sebelumnya, seorang ahli forensik dr Sumy Hastry Purwanti sempat mengungkap terkait misteri pembunuhan ibu dan anak di Subang ini dalam perbincangannya di laman YouTube Deddy Corbuzier pada Rabu (10/5/2023).

Menurut dokter Hastry saat itu, dirinya sudah menyajikan data dan alat bukti. Namun sayangnya pihak kepolisian tidak segera menindak bukti dan data yang sudah dirangkum.

Profil dr. Sumy Hastry Purwanti

Dokter Hastry merupakan seorang polwan ahli Forensik pertama di Asia yang menyelesaikan pendidikan S3. Ia juga merupakan salah satu polwan pejuang perempuan dan anak.

Karena kepeduliannya terhadap korban kekerasan seksual, Dokter Hastry kini telah membuka layanan Forensik Klinik khusus. Beliau juga menyediakan tempat khusus untuk penyidikan dan pendampingan kesehatan bagi korban akibat kekerasan seksual.

Selain itu, Dokter Hastry juga sering menangani kasus-kasus besar di Indonesia bahkan Internasional. Salah satunya yaitu:

baca juga

Saat ini Dokter Hastry bekerja sebagai seorang perwira menengah Polri sejak tahun 2021 dengan mengemban tanggung jawab sebagai Kabid Dokkes Polda Jateng.

Kombes. Pol. Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, DFM, Sp.F, lahir pada tanggal 23 Agustus 1970 di Jakarta. dr. Hastry merupakan lulusan SEPA Polri pada tahun 1998 yang berpengalaman di bidang kedokteran.

Sebelumnya, ia juga pernah mengemban pendidikan kejuruannya di Post Graduate Training pada 2003 dan Disaster Victim Identification Singapore tahun 2006.

Dokter Hastry juga merupakan sebuah penulis, diantaranya buku berjudul Polwan Untuk Negeri besama Brigjen Pol. Dr. Juansih, Kombes Pol. Dr. Rinny S.T. Wowor, Kombes Pol. Dr. Rosmita Rustam, Kombes Pol. Dr. Sulastiana. 

Demikian profil Dokter Hastry, polwan yang juga merupakan ahli forensik yang mengaku tersiksa oleh kasus pembunuhan di Subang.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelagat Yosef Mencurigakan, Ayah Sendiri Bunuh Ibu dan Anak di Subang, Bercak Darah hingga Keterangannya Berbelit

Gelagat Yosef Mencurigakan, Ayah Sendiri Bunuh Ibu dan Anak di Subang, Bercak Darah hingga Keterangannya Berbelit

Hits | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 11:05 WIB

Cerita Dokter Forensik Hastry Tersiksa sampai Depresi Diteror Arwah Korban Kasus Pembunuhan Subang

Cerita Dokter Forensik Hastry Tersiksa sampai Depresi Diteror Arwah Korban Kasus Pembunuhan Subang

Lifestyle | Kamis, 19 Oktober 2023 | 17:52 WIB

Rintihan Korban Pembunuhan di Subang, Tuti dan Amel Dua Tahun Menanti Keadilan, 2 Orang Didatangi Lewat Mimpi

Rintihan Korban Pembunuhan di Subang, Tuti dan Amel Dua Tahun Menanti Keadilan, 2 Orang Didatangi Lewat Mimpi

Hits | Kamis, 19 Oktober 2023 | 11:54 WIB

Terkini

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

×