Sejarah Kereta Api Turangga: Hari Ini Tabrakan Dengan Commuter Line Bandung Raya

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 05 Januari 2024 | 08:19 WIB
Sejarah Kereta Api Turangga: Hari Ini Tabrakan Dengan Commuter Line Bandung Raya
Kecelakaan Maut Kereta Bandung Raya Tabrakan dengan KA Turangga: 3 Orang Tewas, Termasuk Masinis [Istimewa]

Suara.com - Tabrakan antara dua kereta api terjadi di Petak Jalan Haurpugur - Cicalengka, Jawa Barat, pagi ini pada Jumat (5/1) sekitar pukul 06:30 WIB. Dua kereta yang terlibat adalah Commuter Line Bandung Raya dan Kereta Api Turangga.

Berdasarkan pernyataan Kapolrestabes Bandung AKBP Kusworo Wibowo, terdapat tiga orang yang meninggal dunia dalam kecelakaan ini. Ketiga korban yang disebutkan oleh Kusworo meliputi masinis, asisten masinis, dan pegawai PT KAI. Namun, belum ada informasi jelas mengenai masinis dari kereta mana yang menjadi korban.

Video yang beredar menunjukkan kondisi parah pada bagian depan kedua kereta akibat kecelakaan tersebut. Di platform media sosial seperti X dan Instagram, terlihat gambar-gambar yang menunjukkan kerusakan berat pada kedua kereta api tersebut.

Hingga kini kabar mengenai kecelakaan tersebut masih berkembang. Banyak juga yang mencari tahu lebih lanjut tentang Kereta Api Turangga.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini sejarah dan juga profil Kereta Api Turangga. 

Kereta Api Turangga pertama kali beroperasi pada 1 September 1995. Awalnya, Kereta Api dengan layanan kelas bisnis plus dan eksekutif, menghubungkan Bandung-Surabaya.

Namun, perubahan signifikan terjadi sejak 11 Oktober 1999 ketika layanan kelas bisnis dipindahkan ke rute Malang untuk kereta api Gajayana, sementara Turangga fokus pada kelas eksekutif dengan menggunakan rangkaian kereta baru dari INKA.

Pada 19 Januari 2009, kereta ini mulai menggunakan rangkaian kereta hasil penyehatan yang sebagian besar berwarna hijau, kereta buatan tahun 1960. Sejak pertengahan tahun 2018, Turangga beralih menggunakan rangkaian kereta berbahan baja nirkarat dari INKA, menandai perubahan teknologi yang signifikan.

Kemudian, terjadi perpanjangan rute hingga Stasiun Gambir pada 1 Desember 2019, namun dikembalikan ke rute awalnya pada 1 September 2020 karena menurunnya tingkat keterisian penumpang akibat pandemi Covid-19.

baca juga

Pada tanggal 28 September 2022, dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-77 PT Kereta Api Indonesia, Kereta Api Turangga meningkatkan kecepatannya dari 105 km/jam menjadi 120 km/jam, menandai peningkatan kecepatan yang signifikan.

Kemudian, pada 1 Juni 2023, dalam pemberlakuan grafik perjalanan kereta api (Gapeka) 2023, Turangga mulai bertukar rangkaian dengan Kereta Api Argo Wilis. Dua trainset Kereta Api Turangga dipindahkan ke Depo Kereta Jakarta Kota (JAKK) dan Depo Kereta Bandung (BD) untuk operasional Kereta Api Manahan. Operasional Turangga juga berpindah dari Daerah Operasi VIII Surabaya ke Daerah Operasi II Bandung.

Terakhir, setelah Gapeka 2023 diberlakukan, layanan lintas barat seperti Argo Parahyangan mulai beroperasi pada akhir pekan dan hari libur nasional dengan nomor KA 65 dan 66 untuk Kereta Api Turangga.

Tentu saja, kereta ini juga mengalami insiden, seperti pada perlintasan antara Stasiun Jombang dan Stasiun Sembung pada 30 Maret, di mana lokomotif mengalami kerusakan akibat insiden dengan truk gandeng yang juga menyebabkan kerusakan pada jalur rel.

Sebagai salah satu layanan kereta api yang telah mengalami sejumlah perubahan teknologi, rute, dan layanan, Kereta Api Turangga terus beradaptasi dengan perubahan dan berusaha memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi penumpangnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiket Kereta Api Buat Liburan Nataru Masih Ada, Cek Daftarnya

Tiket Kereta Api Buat Liburan Nataru Masih Ada, Cek Daftarnya

Bisnis | Selasa, 26 Desember 2023 | 08:33 WIB

Kasus Covid-19 Melonjak, KAI Imbau Hal Ini Untuk Cegah Antisipasi Lonjakan Pengunjung di Stasiun

Kasus Covid-19 Melonjak, KAI Imbau Hal Ini Untuk Cegah Antisipasi Lonjakan Pengunjung di Stasiun

Lifestyle | Kamis, 21 Desember 2023 | 17:10 WIB

Baru Terjual 44%, Tiket Kereta Api untuk Liburan Nataru Masih Tersedia Banyak

Baru Terjual 44%, Tiket Kereta Api untuk Liburan Nataru Masih Tersedia Banyak

Bisnis | Senin, 18 Desember 2023 | 10:05 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×