Marak Kasus Kekerasan Seksual Anak, KPAI Tegaskan Tak Ada Lagi Toleransi Untuk Pelaku

Vania Rossa, Fajar Ramadhan

Selasa, 23 Januari 2024 | 23:49 WIB
Marak Kasus Kekerasan Seksual Anak, KPAI Tegaskan Tak Ada Lagi Toleransi Untuk Pelaku
Ilustrasi kekerasan seksual pada anak (pixabay)

Suara.com - Kasus kekerasan seksual yang terjadi pada anak-anak masih menjadi masalah hingga saat ini. Pasalnya, kasus kekerasan seksual anak ini tidak hanya terjadi satu kali saja, tetapi berulang kali.

Melihat banyaknya kasus kekerasan seksual kepada anak, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) secara tegas mengecam hal ini.

Komisioner KPAI, Dian Sasmita, MH, mengatakan bahwa terkait kekerasan seksual anak ini, tidak akan ada toleransi atau tawar menawar untuk pelaku.

Bahkan, pihak KPAI juga secara tegas meminta agar Polri tidak menerima kasus kekerasan yang diselesaikan secara jalur damai. Oleh sebab itu, kasus kekerasan seksual anak harus ditindak secara hukum

“Pada intinya kasus kekerasan seksual yang terjadi di Indonesia, terutama dengan korban anak, tidak ada toleransi atau tawar-menawar apapun. Kami juga baru bertemu Kabareskrim untuk menegaskan bahwa tidak ada lagi kasus kekerasan seksual dengan pelaku dewasa kemudian didamaikan seperti kasus yang lalu,” ucap Diah dalam konferensi pers bersama KPAI, Senin (22/1/2024).

Alasan mengapa kasus kekerasan seksual anak ini tidak lagi menerima jalur damai, karena dampak hal tersebut jangka panjang. Diah mengatakan, korban kekerasan seksual anak ini tidak hanya alami luka secara fisik, tetapi psikis yang memengaruhi masa depannya.

“Ini juga ditegaskan kepada polisi, karena bagaimanapun juga kekerasan seksual itu pidana murni yang mengakibatkan penderitaan terhadap anak. Tidak hanya luka fisik saja, tetapi psikis dan tumbuh kembang anak juga mempengaruhi masa depan anak ini,” sambungnya.

Kasus kekerasan seksual anak di Surabaya

Belum lama ini beredar kabar adanya beberapa kasus kekerasan seksual pada anak di Surabaya. Pertama menimpa anak SMP, di mana ia dicabuli oleh anggota keluarganya sendiri, yang terdiri dari ayah, kakak, dan dua pamannya.

baca juga

Kemudian, ada juga kuli bangunan di Surabaya berinisial RM (21) yang kedapatan melecehkan anak berumur empat tahun menggunakan sumpit dan kaki boneka.

Menanggapi hal tersebut, KPAI juga sudah meminta agar pemerintah setempat melakukan pendampingan kepada korban. Apalagi, proses hukum cukup panjang sehingga bisa saja memengaruhi psikis anak.

“Untuk kasus yang di Surabaya, kami mendorong kepada pemerintah daerah untuk melakukan pendampingan kepada anak dan mendukung pemulihan anak, pendampingannya tidak hanya pada khususnya tapi bantuan hukum kepada anak, karena proses hukumnya pasti akan panjang. Kehadiran psikolog juga sangat penting sekali untuk menemani anak untuk menjalani proses hukum karena anak akan diminta mereka ulang tragedi atau peristiwa buruk yang dialaminya, ” jelas Diah.

Masyarakat harus peka

Untuk kasus kekerasan seksual ini, Diah berpesan agar masyarakat juga ikut andil dalam proses menjaga anak-anak. Menurut Diah, masyarakat harus bisa diedukasi terkait perlindungan anak dari kekerasan untuk mencegah adanya kasus-kasus lainnya.

“Kita juga perlu edukasi tentang perlindungan anak dari kekerasan supaya masyarakat lebih peka. Jika ada yang dikasih-indikasi situasi yang membuat anak rentan terhadap kekerasan, masyarakat perlu ikut terlibat supaya bisa mencegah dan melindungi anak-anak di sekitarnya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinopsis dan Fakta Film 'Women from Rote Island', Sorot Isu Kekerasan Seksual

Sinopsis dan Fakta Film 'Women from Rote Island', Sorot Isu Kekerasan Seksual

Your Say | Selasa, 23 Januari 2024 | 13:30 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren: dari Legitimasi Kuasa dan Moral Budak Santri

Kekerasan Seksual di Pesantren: dari Legitimasi Kuasa dan Moral Budak Santri

Your Say | Selasa, 26 Desember 2023 | 18:24 WIB

Kronologi Ketua BEM UI Dituding Lakukan Kekerasan Seksual sampai Dinonaktifkan

Kronologi Ketua BEM UI Dituding Lakukan Kekerasan Seksual sampai Dinonaktifkan

Lifestyle | Rabu, 20 Desember 2023 | 09:57 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×