5 RS Pemerintah Ini Sediakan Perawatan Kecantikan dan Estetika: Lebih Murah?

Selasa, 20 Februari 2024 | 16:18 WIB
5 RS Pemerintah Ini Sediakan Perawatan Kecantikan dan Estetika: Lebih Murah?
Ilustrasi klinik kecantikan (freepik)

Suara.com - Bukan hanya rumah sakit swasta, kini RS pemerintah juga sudah membuka layanan perawatan kecantikan dan estetika mengingat tingginya minat masyarakat.

Menariknya, layanan estetika atau perawatan kecantikan ini sudah dibuka di RS daerah maupun RS rujukan nasional, lho. Pembukaan ini digadang-gadang bisa jadi sumber pemasukan baru bagi pemerintah, apalagi mayoritas layanan masuk kategori premium dan tidak bisa sembarang diakses BPJS Kesehatan.

Berikut ini beberapa layanan kecantikan dan estetika di RS pemerintah hasil rangkuman suara.com, Selasa (20/2/2024):

1. KSM Dermatologi dan Venereologi di RSCM

Layanan ini merupakan kepanjangan dari departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin di RSCM-FKUI, melayani kesehatan kulit kelamin oleh para dokter Kencana meliputi infeksi tropik, infeksi menular seksual, kosmetik, masalah kulit anak, lansia, hingga gangguan kulit karena autoimun.

2. Airlangga Esthetic Center di RS UNAIR

Layanan yang sudah dibuka sejak 2018 ini digadang-gadang sebagai RS pendidikan pertama yang melayani masalah estetik setelah sebelumnya hanya di RS swasta. Pelayanannya meliputi dental estetik (kecantikan gigi), varises clinic, hingga stem cell (masalah penuaan).

3. Gedung Aesthetic Center di RSUP Sanglah Denpasar

Berada di bawah naungan RSUP Sanglah Denpasar, Bali Aesthetic Center memberikan pelayanan anti aging (anti penuaan), aesthetic medicine, dan wellness management yang bakal jadi pusat penelitian dan pengembangan estetik Indonesia. Salah satu tujuannya adalah agar para wisatawan bisa berwisata sekaligus merawat penampilan.

Baca Juga: Kini di Ambang Perceraian, Ria Ricis Dulu Dapat Kado Rp10 Miliar saat Menikahi Teuku Ryan

4. Private & Laser Centre di RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibodo

Berlokasi di Balikpapan, tawaran pelayanannya meliputi perawatan kulit tubuh, kulit wajah maupun bentuk tubuh. Layanan melibatkan tindakan medis dengan menggunakan peralatan teknologi canggih yang ditangani secara langsung oleh dokter spesialis kulit dan kelamin.

5. Poli Kecantikan di RSUD Tulungagung

Poli estetik ini ditujukan untuk memudahkan masyarakat untuk menikmati layanan kecantikan tanpa harus pergi ke luar negeri. Dibuat untuk melengkapi layanan rumah sakit, dan digadang-gadang memberikan biaya lebih murah dibanding RS atau klinik lain. Dibuka jam 8 pagi hingga jam 4 sore.

Sayangnya, karena ada anggapan RS pemerintah tidak memiliki pengalaman setara rumah sakit atau klinik kecantikan swasta, hasilnya banyak yang meragukan. Apalagi jika tidak dibarengi mesin estetika terpercaya berbasis sains yang terbiasa digunakan dokter kecantikan Indonesia di kota besar.

President Direktur PT Regenesis Indonesia, Ir Emmy Noviawati menjelaskan pentingnya mesin estetika dikenal di kalangan dokter Indonesia, dengan teknologi terbaik, berbasis jurnal scientific, dan sudah direkomendasikan ahli luar negeri.

"Sehingga pilihan instansi pemerintah terhadap produk-produk (kecantikan) bisa memberikan value yang berbeda terhadap pengalaman pasien-pasiennya," ujar Emmy melalui keteranganya.

Emmy yang sudah memasukan Sofwave dalam E-Catalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP) RI ini menambahkan, penting untuk memastikan mesin estetika agar sesuai permintaan dan kebutuhan masyarakat.

Ia mencontohkan mesin ultrasound seperti Sofwave bisa menambah pengalaman pasien, perawatan dengan sedikit rasa sakit, waktu perawatan lebih cepat 30 hingga 45 menit, hasil lebih cepat terlihat setelah perawatan, nyaris tanpa efek samping dan perawatan cukup 1 hingga 2 kali setahun.

Tapi ada juga mesin estetika lain yang masuk dalam e-katalog Kementerian Kesehatan (Kemenkes), di antaranya Sofwave, Picoway, Lipolife dan Vbeam.

Perlu diketahui, beberapa waktu lalu E Catalog Nasional Kemenkes RI diluncurkan untuk menghindari kecurangan anggaran agar lebih transparan dan akuntabel.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan e-katalog sektoral Kemenkes ini dibuat berkaitan dengan reformasi Sistem SDM Kesehatan, termasuk SDM di Kemenkes dan reformasi Sistem Ketahanan Kesehatan.

"Oleh karena itu dengan adanya sistem e-katalog sektoral Kemenkes ini diharapkan bisa membantu agar untuk kegiatan atau aktivitas pengadaan itu bisa dilakukan dengan lebih transparan, lebih tertata kelola baik, dan lebih mendukung terciptanya sumber daya manusia di Kementerian Kesehatan yang berintegritas dan profesional,” ujar Menkes Budi, 11 Februari 2022 silam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI