Beda Rekam Jejak Prabowo vs SBY vs Luhut: Sama-sama dapat Gelar Jenderal Kehormatan

Ruth Meliana | Suara.com

Rabu, 28 Februari 2024 | 13:41 WIB
Beda Rekam Jejak Prabowo vs SBY vs Luhut: Sama-sama dapat Gelar Jenderal Kehormatan
Kolase Prabowo Subianto, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Luhut Binsar Pandjaitan. (Istimewa)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan gelar Jenderal Kehormatan pada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto pada Rabu (28/2/2024). Dengan pemberian gelar itu, Prabowo kini menyandang pangkat bintang empat. Pangkat terakhir Prabowo adalah Letnan Jenderal (Purn) alias bintang tiga. 

Prabowo nyatanya bukan yang pertama mendapat gelar Jenderal Kehormatan. Ada sejumlah purnawirawan TNI yang telah mendapatkannya seperti Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono hingga Menko Marves Luhut Pandjaitan.

Simak adu rekam jejak Prabowo vs SBY vs Luhut yang dapat gelar Jenderal Kehormatan berikut ini.

1. Rekam Jejak Prabowo

Prabowo Subianto (Instagram/@prabowo)
Prabowo Subianto (Instagram/@prabowo)

Prabowo Subianto adalah mantan prajurit TNI. Dia pernah menduduki sejumlah jabatan tinggi, termasuk komandan jenderal Kopassus dan Pangkostrad. 

Prabowo mengakhiri karier militer dengan pangkat jenderal bintang tiga atau letnan jenderal (letjen). Ketika itu Prabowo diberhentikan dari militer berdasarkan keputusan Dewan Kehormatan Perwira (DKP) tanggal 21 Agustus 1998 karena diduga melanggar HAM.

Prabowo merupakan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) di Magelang. Dia meniti karier di militer selama 24 tahun. 

Prabowo bertugas sebagai Komandan Pleton Para Komando Grup I Komando Pasukan Sandhi Yudha pada tahun 1976. Dia ditugaskan jadi bagian dari operasi Tim Nanggala di Timor Timur.

Kemudian tahun 1978, Prabowo memimpin pasukan Den 28 Kopassus yang ditugaskan menyerang pendiri dan Wakil Ketua Fretilin, Nicolau dos Reis Lobato. Setelah itu pada tahun 1983, Prabowo dipercaya jadi Wakil Komandan Detasemen 81 Penanggulangan Teroris Komando Pasukan Khusus TNI AD (Kopassus). 

Selanjutnya pada tahun 1995, Prabowo jadi Komandan Komando Pasukan Khusus dan pada 1996 menduduki jabatan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus.

Pada tahun 1998, Prabowo jadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat. Saat itu Prabowo menjadi perwira termuda yang meraih pangkat jenderal. 

Di usia 47 tahun, Prabowo sudah mengantongi pangkat bintang tiga alias Letnan Jenderal (Letjen). Namun ketika itu Prabowo terlibat kasus penculikan beberapa aktivis. 

Kekinian pemberian pangkat jenderal bintang empat Prabowo telah dikritik oleh keluarga korban pelanggaran HAM dan para aktivis. Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) menyatakan pihaknya mengecam pemberian kenaikan pangkat kehormatan Jenderal bintang empat untuk Prabowo bahkan disebut "langkah keliru".

2. Rekam Jejak SBY

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]

Jauh sebelum Prabowo, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah mendapat gelar Jenderal Kehormatan bintang empat. Ketika itu SBY menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Indonesia di era kepemimpinan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri. 

SBY diangkat sebagai Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI dengan pangkat Letjen TNI. SBY pensiun dari kemiliteran pada 1 April 2001 seiring pengangkatannya sebagai Menko Polhukam di kabinet Megawati.

Karier militer SBY dimulai pada 1974 saat menjabat sebagai Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad (Komandan Peleton III di Kompi Senapan A, Batalyon Infanteri Lintas Udara 330/Tri Dharma, Kostrad) . Setelah itu SBY didapuk sebagai Komandan Peleton II Kompi A Batalyon Linud 305/Tengkorak (Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad) pada tahun 1976-1977. 

Karier militer SBY makin menanjak setelah ditunjuk menjadi Komandan Peleton Mortir 81 Yonif Linud 330 Kostrad pada 1977. Setelah itu, dia ditempatkan sebagai Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977-1978), Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979-1981), dan Paban Muda Sops SUAD (1981-1982).

Pada tahun 1986-1988, SBY menjabat Dan Yonif 744 Dam IX/Udayana dan Paban Madyalat Sops Dam IX/Udayana. Tak lama setelah itu, SBY ditunjuk jadi Komandan Brigade Infanteri Lintas Udara (Dan Brigif Linud) 17 Kujang I/Kostrad pada 1993-1994. Kemudian dia juga menjabat Asops Kodam Jaya (1994-1995) dan Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro (1995). 

Bukan hanya bertugas di satuan tempur, SBY pernah ditempatkan di Dinas Penerangan TNI AD (Dispenad). Di sana SBY ditugaskan membuat naskah pidato KSAD Jenderal Edi Sudradjat, sekaligus jadi Koordinator Staf Pribadi (Korspri) Pangab Jenderal Edi Sudradjat. 

Selain itu SBY juga diamahkan ke Bosnia Herzegovina untuk jadi perwira PBB pada 1995. Oleh karena itu SBY dilantik menjadi Kepala Pengamat Militer PBB (Chief Military Observer United Nation Protection Force). Dia mempunyai tugas untuk mengawasi genjatan senjata di bekas negara Yugoslavia.

Pada tahun 1996 - 1997, SBY menjabat sebagai Pangdam II/Sriwijaya sekaligus Ketua Bakorstanasda dan Ketua Fraksi ABRI MPR (Sidang Istimewa MPR 1998). Setelahnya SBY menjabat sebagai Kepala Staf Teritorial (Kaster) ABRI tahun 1998 - 1999. 

3. Rekam Jejak Luhut

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Instagram/@luhut.pandjaitan)
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Instagram/@luhut.pandjaitan)

Luhut Binsar Pandjaitan menjadi sosok panutan bagi prajurit di lingkungan TNI, khususnya Angkatan Darat (AD). Apalagi Luhut adalah penggagas sekaligus komandan pertama Detasemen 81 pada tahun 1981. 

Sebagai informasi, Detasemen 81 adalah kesatuan di bawah Kopassus. Kesatuan itu kini bernama Sat-81/Gultor yang mempunyai kemampuan penanggulangan terorisme. Karier militer Luhut berakhir dengan jabatan sebagai Kodiklatad pada 1997-1998. 

Diketahui Luhut memulai karier dunia militer pada tahun 1967. Dia mengasah terlebih dahulu kemampuan kemiliterannya dengan masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) bagian Darat. Dia bahkan meraih predikat sebagai Lulusan Terbaik pada 1970 sehingga meraih penghargaan Adhi Makayasa.

Luhut banyak menghabiskan karier militer di Kopassandha TNI AD. Di sana dia dikenal sebagai Komandan pertama Detasemen 81.

Luhut bahkan pernah menghadapi berbagai medan tempur dan menduduki jabatan penting, seperti Komandan Grup 3 Kopassandha, Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), dan Komandan Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI Angkatan Darat. 

Pangkat terakhir Luhut adalah letnan jenderal atau jenderal bintang tiga. Setelah pensiun, dia mendapat penghargaan Jenderal kehormatan dari Presiden RI ke-4 Gus Dur.

Ketika itu Luhut masih aktif sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan Indonesia periode 2000–2001. Saat ini Luhut menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves).

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Candaan Menohok Publik Soal Prabowo dapat Bintang 4: Buset Kalah Juventus

Candaan Menohok Publik Soal Prabowo dapat Bintang 4: Buset Kalah Juventus

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 13:32 WIB

Daftar Tokoh Penerima Gelar Jenderal Kehormatan Seperti Prabowo Subianto

Daftar Tokoh Penerima Gelar Jenderal Kehormatan Seperti Prabowo Subianto

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 13:20 WIB

Cerita Mantan Mertua Prabowo: 7 Bulan Setelah Dapat Bintang Lima, Soeharto Dilengserkan

Cerita Mantan Mertua Prabowo: 7 Bulan Setelah Dapat Bintang Lima, Soeharto Dilengserkan

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 12:56 WIB

Intip Gaji Prabowo Sebagai Jenderal Kehormatan Bintang 4, Dapat Uang Pensiun?

Intip Gaji Prabowo Sebagai Jenderal Kehormatan Bintang 4, Dapat Uang Pensiun?

Lifestyle | Rabu, 28 Februari 2024 | 12:27 WIB

Momen Jokowi Beri Pangkat Istimewa Jenderal Kehormatan untuk Prabowo

Momen Jokowi Beri Pangkat Istimewa Jenderal Kehormatan untuk Prabowo

Foto | Rabu, 28 Februari 2024 | 12:25 WIB

Zainal Arifin Mochtar Diduga Sindir Jokowi Soal Pemberian Bintang 4 Untuk Prabowo

Zainal Arifin Mochtar Diduga Sindir Jokowi Soal Pemberian Bintang 4 Untuk Prabowo

Your Say | Rabu, 28 Februari 2024 | 12:23 WIB

Terkini

4 Zodiak Paling Mengerikan dan Horor Ketika Marah, Ada yang Tak Segan Balas Dendam

4 Zodiak Paling Mengerikan dan Horor Ketika Marah, Ada yang Tak Segan Balas Dendam

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:19 WIB

4 Shio yang Beruntung Selama 25-31 Mei 2026, Banyak Hal Baik Terjadi

4 Shio yang Beruntung Selama 25-31 Mei 2026, Banyak Hal Baik Terjadi

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:05 WIB

Momen Makan Daging Saat Idul Adha Bikin Khawatir Kolesterol? Begini Cara Menyiasatinya

Momen Makan Daging Saat Idul Adha Bikin Khawatir Kolesterol? Begini Cara Menyiasatinya

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:57 WIB

Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Kapan? Ini Jadwal, Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Kapan? Ini Jadwal, Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:40 WIB

5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya

5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:10 WIB

4 Zodiak yang Mudah Meraih Kesuksesan Dalam Karier dan Punya Jiwa Pemimpin Kuat

4 Zodiak yang Mudah Meraih Kesuksesan Dalam Karier dan Punya Jiwa Pemimpin Kuat

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:53 WIB

Profil Gus Hilman: Anggota DPR RI Usia 25 Tahun yang Lolos dari Maut di Tol Paspro saat Naik Innova

Profil Gus Hilman: Anggota DPR RI Usia 25 Tahun yang Lolos dari Maut di Tol Paspro saat Naik Innova

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:31 WIB

3 Zodiak yang Diprediksi Kehidupannya Lebih Baik dan Sukses Mulai Hari Ini 24 Mei 2026

3 Zodiak yang Diprediksi Kehidupannya Lebih Baik dan Sukses Mulai Hari Ini 24 Mei 2026

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:23 WIB

Moisturizer Apa yang Bagus untuk Wajah Kusam? Ini 5 Rekomendasi Produk di Indomaret

Moisturizer Apa yang Bagus untuk Wajah Kusam? Ini 5 Rekomendasi Produk di Indomaret

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:20 WIB

5 Parfum HMNS Terlaris di Shopee yang Wangi Tahan Lama dan Harganya

5 Parfum HMNS Terlaris di Shopee yang Wangi Tahan Lama dan Harganya

Lifestyle | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:15 WIB