Kini Puji IKN, Ini Deretan Jejak Kritik AHY ke Jokowi Sebelum Jadi Menteri

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 29 Februari 2024 | 14:33 WIB
Kini Puji IKN, Ini Deretan Jejak Kritik AHY ke Jokowi Sebelum Jadi Menteri
Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) turut mendampingi Presiden Jokowi saat meresmikan Bendungan Lolak, Sulawesi Utara. (tangkapan layar/Instagram AHY)

Suara.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Negara (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ternyata punya rekam jejak sebagai sosok yang gemar mengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi), terutama soal kebijakan Ibu Kota Negara (IKN).

Namun usai menjadi menteri di bawah kabinet sang Presiden, AHY tak lagi menunjukkan sikap kontra. Bahkan, AHY sempat melakukan kunjungan kerja ke IKN di Kalimantan Timur, Rabu (28/2/2024). 

AHY dalam kesempatan tersebut bahkan menaruh pujian ke proyek IKN agar bisa menjadi pusat pemerintahan yang baru.

"Kunjungan perdana saya ke IKN ini begitu spesial. Hingga hari ini, @kem_atrbpn telah berupaya utk menyukseskan dgn mengerjakan pekerjaan rumah kami & terus berkoordinasi dgn berbagai stakeholders, utamanya OIKN. Mudah2an IKN bisa mnjd pusat pemerintahan yg tdk hanya maju namun jg berkembang," bunyi cuitan AHY, Kamis (29/2/2024).

Lantas, bagaimana sikap dan kritikan AHY ke Jokowi sebelum ia ditawari posisi menteri?

Sesalkan proyek IKN: Sebut ada upaya ingin nihilkan pemerintahan sebelumnya

Setahun lalu, AHY sempat melayangkan kritik terhadap percepatan proyek IKN yang baginya tak didasari oleh urgensi nyata.

Bahkan dalam keteragannya pada tahun 2023 kemarin, AHY menuding bahwa proyek IKN punya kecenderungan untuk menihilkan pemerintahan sebelum Jokowi.

"Kecuali, memang tabiatnya adalah menihilkan legacy pemimpin sebelumnya,” sindir AHY.

baca juga

AHY juga menilai percepatan proyek IKN didasari oleh ketakutan pemerintah yang khawatir bahwa proyek itu diselesaikan oleh pihak lain.

“Ada ketakutan, ada kekhawatiran nanti kalau bukan saya, bukan kita, nanti diklaim oleh yang lainnya,” lanjut AHY.

Bikin pidato kritik Jokowi: Sebut sang presiden grusa-grusu

AHY di kesempatan lain juga pernah melayangkan pidato politik yang berisi kritiknya terhadap pemerintahan Jokowi.

Putra Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut juga menilai pemerintahan kini terlalu gegabah alias grusa-grusu.

"Kami cermati tata pemerintahan saat ini tidak berjalan dengan baik, banyak program pemerintah yang dilakukan (dengan) grasa-grusu, terburu-buru dan kurang perhitungan," bunyi pidato AHY, Selasa (14/3/2023) di Senayan, Jakarta Pusat. 

Singgung soal utang pemerintah hingga Pemilu

AHY juga sempat menyinggung soal utang pemerintah yang membengkak.

"Defisit anggaran coba ditutupi dengan utang pemerintah. Dalam 8 tahun terakhir, kenaikan utang pemerintah mencapai 3 kali lipat," ucap AHY.

Tak lupa, AHY juga menuangkan kekhawatirannya bahwa Indonesia akan dipandang sebelah mata oleh dunia lantaran bakal menyelenggarakan Pemilu 2024 yang tak demokratis.

"Saya khawatir dunia akan melihat Indonesia sebagai Banana Republik karena semua pejabat negara menduduki kursi kekuasaan tanpa pemilu yang demokratis," sesal AHY.

Kritik pembangunan pemerintah tak berdampak bagi rakyat kecil

Suami Annisa Pohan tersebut juga memanfaatkan pidato politiknya untuk memberikan evaluasi terhadap pembangunan di era Jokowi.

Ia menilai pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah kini tak memberikan dampak positif bagi wong cilik atau rakyat kecil.

"Persoalan ekonomi kita makin rumit karena keuangan tidak dikelola dengan baik, anggaran terlalu banyak digunakan untuk membiayai proyek-proyek mercusuar yang tidak banyak berdampak pada kehidupan wong cilik," celetuk AHY dalam pidatonya.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menapik Beras Naik, Jokowi Suruh Cek Pasar Cipinang: Saya Selalu Dapat Angka-angkanya

Menapik Beras Naik, Jokowi Suruh Cek Pasar Cipinang: Saya Selalu Dapat Angka-angkanya

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 14:18 WIB

Girang Banget usai Diajak Makan Bakso, AHY Puji Selangit Jokowi Gegara Ini

Girang Banget usai Diajak Makan Bakso, AHY Puji Selangit Jokowi Gegara Ini

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 14:12 WIB

Jokowi Ingin Indonesia Mandiri Pangan di Tengah Sulitnya Impor Bahan Pokok

Jokowi Ingin Indonesia Mandiri Pangan di Tengah Sulitnya Impor Bahan Pokok

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 13:50 WIB

Bukan Pemilu Ulang, Target Utama Hak Angket Adalah Melengserkan Jokowi

Bukan Pemilu Ulang, Target Utama Hak Angket Adalah Melengserkan Jokowi

Kotak Suara | Kamis, 29 Februari 2024 | 12:45 WIB

Beda dengan AHY, SBY Justru Sedih saat Ditunjuk jadi Menteri oleh Gus Dur

Beda dengan AHY, SBY Justru Sedih saat Ditunjuk jadi Menteri oleh Gus Dur

News | Kamis, 29 Februari 2024 | 12:11 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×