Harga Sembako Naik Gara-gara Dolar Tinggi dan Perang, Gimana Cara Antisipasinya?

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Sabtu, 20 April 2024 | 11:13 WIB
Harga Sembako Naik Gara-gara Dolar Tinggi dan Perang, Gimana Cara Antisipasinya?
Pedagang sembako di Pasar Patra, Tanjung Duren, Jakarta, Selasa (19/12).

Suara.com - Kenaikan dolar disertai kondisi perang global akhir-akhir ini dikhawatirkan memengaruhi naiknya berbagai harga pasar termasuk sembako. Kondisi ini juga membuat masyarakat khawatir dalam mengelola keuangannya dalam membeli barang jika harga sembako meningkat.

Meski demikian, untuk menghadapi situasi ini terdapat berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga. Financial Planner sekaligus Founder Cerdas Keuangan, Erlina Juwita menjelaskan, hal utama yang dapat dilakukan yakni mempersiapkan belanjaan sesuai anggaran.

Dalam hal ini, Erlina menyarankan agar masyarakat tidak belanja hal-hal di luar anggaran. Menurutnya, masyarakat harus bisa memprioritaskan kebutuhan utama di tengah harga yang tidak pasti.

Pedagang sembako di Pasar Patra, Tanjung Duren, Jakarta, Selasa (19/12).
Pedagang sembako di Pasar Patra, Tanjung Duren, Jakarta, Selasa (19/12).

“Gunakan anggaran yang sudah tertulis dan belanjakan uang sesuai dengan anggaran tersebut.. Jangan pernah belanja melebihi anggaran yang sudah disusun. Prioritaskan selalu pada kebutuhan utama, bukan pada keinginan, karena hal ini dapat meminimalisir resiko pasangan untuk kehabisan uang untuk membeli sesuatu yang tidak perlu,” jelas Erlina kepada Suara.com, Kamis (18/4/2024).

Untuk itu, masyarakat perlu membagi pengeluaran sesuai porsinya masing-masing. Dalam hal ini, masyarakat bisa membaginya mulai dari pengeluaran kewajiban seperti tagihan, cicilan, serta berbagai biaya yang memang harus dibayarkan setiap bulannya.

“Membagi pengeluaran sesuai dengan posnya masing-masing. Anggaran berdasarkan pada kewajiban, antara lain adalah cicilan utang, tagihan listrik, biaya telpon, biaya air, uang sewa rumah, membayar uang sekolah anak, gaji asisten rumah tangga, biaya pulsa dan internet handphone, saldo e-money untuk bekerja, dan lain-lain sesuai kebutuhan masing-masing,” kata Erlina.

Setelah kewajiban tersebut, bisa juga dibagi pengeluaran sesuai kebutuhan. Dalam hal ini, kebutuhan yang bisa disiapkan seperti makan, minum, bensin, asuransi, dan lainnya.

“Sedangkan anggaran berdasarkan pada kebutuhan, antara lain belanja bulanan di supermarket, makan dan minum, bensin untuk kendaraan, investasi rutin, asuransi yang dibayar tiap awal bulan, dan sebagainya,” sambungnya.

Sementara anggaran terakhir bisa digunakan untuk memenuhi keinginan. Dalam hal ini, artinya anggaran disiapkan untuk hal-hal seperti traveling, arisan, belanja, dan berbagai lainnya. Hal tersebut dapat menjadi cara untuk menjaga keuangan di tengah harga pasar yang tidak menentu. Dengan mematuhi pengeluaran itu, Erlina mengatakan, akan sangat membantu menjaga keuangan.

baca juga

“Terakhir, anggaran yang sesuai dengan keinginan, seperti nonton bioskop, shopping, hangout dengan teman, travelling, arisan, dan masih banyak lagi. Biasakanlah membuat anggaran rencana belanja bulanan dan biasakan juga untuk mematuhi anggaran keuangan yang sudah dibuat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serangan ke Iran Cuma Gertakan, Pengamat HI Unsoed: Sebenarnya untuk Selamatkan Pemerintahan Israel

Serangan ke Iran Cuma Gertakan, Pengamat HI Unsoed: Sebenarnya untuk Selamatkan Pemerintahan Israel

News | Sabtu, 20 April 2024 | 01:00 WIB

Ngeri! Bos Bursa Ketar-ketir Perang Iran Vs Israel Berkepanjangan

Ngeri! Bos Bursa Ketar-ketir Perang Iran Vs Israel Berkepanjangan

Bisnis | Jum'at, 19 April 2024 | 16:24 WIB

Bukan Borong, Erick Thohir Hanya Minta BUMN Optimalkan Pembelian Dolar AS

Bukan Borong, Erick Thohir Hanya Minta BUMN Optimalkan Pembelian Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 19 April 2024 | 15:50 WIB

Terkini

Agensi Hong Min Gi Bantah Tuduhan Aborsi Paksa, Nona A Ungkap Bukti Terbaru

Agensi Hong Min Gi Bantah Tuduhan Aborsi Paksa, Nona A Ungkap Bukti Terbaru

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:42 WIB

Pangeran Harry Boyong Keluarga Kembali Tinggal Permanen di Inggris

Pangeran Harry Boyong Keluarga Kembali Tinggal Permanen di Inggris

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:41 WIB

Potongan Kaki Diduga Korban Mutilasi Kunaefi Ditemukan di Kali Grogol Depok

Potongan Kaki Diduga Korban Mutilasi Kunaefi Ditemukan di Kali Grogol Depok

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:40 WIB

4 Pelembap Gel Panthenol Rawat Skin Barrier Kulit Berminyak, Cuma Rp40 Ribu

4 Pelembap Gel Panthenol Rawat Skin Barrier Kulit Berminyak, Cuma Rp40 Ribu

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:40 WIB

Terbuka Bagi Penyandang Disabilitas, 4.817 Lowongan Pekerjaan Tersedia di Job Fair Hari Jadi Jateng

Terbuka Bagi Penyandang Disabilitas, 4.817 Lowongan Pekerjaan Tersedia di Job Fair Hari Jadi Jateng

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Lawan Sindikat Perdagangan Orang, DPR Buka Peluang Bentuk Badan Khusus TPPO

Lawan Sindikat Perdagangan Orang, DPR Buka Peluang Bentuk Badan Khusus TPPO

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:38 WIB

Le Petit Prince, Buku Anak yang Diam-Diam 'Menampar' Orang Dewasa

Le Petit Prince, Buku Anak yang Diam-Diam 'Menampar' Orang Dewasa

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Investasi Data Center Naik 5 Kali Lipat, RI Masuk Fase Baru Ekonomi Digital

Investasi Data Center Naik 5 Kali Lipat, RI Masuk Fase Baru Ekonomi Digital

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:32 WIB

Sinergi Strategis Kilang Plaju dan BRIN Selamatkan Ikan Belida sebagai Warisan Hayati Nusantara

Sinergi Strategis Kilang Plaju dan BRIN Selamatkan Ikan Belida sebagai Warisan Hayati Nusantara

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Membaca Citizen 4.0: Manusia yang Menyetir atau Kita yang Diatur Teknologi?

Membaca Citizen 4.0: Manusia yang Menyetir atau Kita yang Diatur Teknologi?

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:30 WIB

×