Emak-emak Mengemis dan Marah-marah Diamankan Satpol PP, Ingat Lagi Pesan Buya Yahya Soal Sedekah ke Pengemis Palsu

M. Reza Sulaiman

Senin, 29 April 2024 | 11:24 WIB
Emak-emak Mengemis dan Marah-marah Diamankan Satpol PP, Ingat Lagi Pesan Buya Yahya Soal Sedekah ke Pengemis Palsu
Ibu-ibu pengemis pemarah (kanan) yang tengah viral di media sosial. [Tangkap Layar]

Suara.com - Viral di media sosial sosok emak-emak yang mengemis dan mengamuk jika tidak diberi, akhirnya diamankan oleh Satpol PP Kota Bogor. Emak-emak pengemis tersebut membuat resah karena kerap mengamuk dan marah-marah di perkampungan warga.

"Seorang ibu yang sempat viral karena berkeliaran meminta minta dengan marah2 dan sempat berseliweran di beberapa kota di jawa barat, di amankan oleh petugas Satpol PP Kota Bogor, saat ini yang bersangkutan, di amankan di Dinas Sosial, sedang proses Assessment. Rencana selanjutnya akan di bawa ke Rumah Sakit Ketergantungan Jiwa Marzuki Mahdi Kota Bogor," tulis keterangan dari Instagram Satpol PP Kota Bogor, dikutip Senin (29/4/2024).

Sosok emak-emak viral beberapa pekan ke belakang, karena berpindah-pindah tempat dari Ciledug, Tangeral, Tangerang Selatan, hingga Sukabumi dan Cianjur.

Ditangkapnya emak-emak ini memancing diskusi tentang pengemis palsu. Jika bertemu, sebaiknya diberikan sedekah atau tidak ya? Topik ini rupanya pernah menjadi bagian dari ceramah ulama Buya Yahya, yang mengatakan jika bertemu pengemis palsu, boleh tidak memberikannya sedekah.

"Jika Anda bertemu pememinta-minta, kemudian dalam hati Anda terlintas nih kayaknya bukan peminta sesungguhnya, atau mungkin digunakan untuk yang tidak baik, atau Anda sudah tahu ini kemarin minta bukan dipakai yang bener, apa yang Anda lakukan? Anda boleh tidak ngasih dia tapi wajib memberi kepada yang lain yang membutuhkan," urai Buya Yahya, dikutip dari Youtube Al Bahjah TV.

Buya Yahya menjelaskan ketika bertemu dengan pengemis palsu, Anda perlu bertanya kepada diri sendiri, berapa sedekah yang akan Anda berikan. Setelahnya jumlah uang sedekah sebesar itu sebaiknya diberikan kepada fakir miskin lain yang membutuhkan.

"Jadi berapa yang ingin Anda kasih, misalnya Rp 10.000, maka jangan dikasih ke dia (pengemis palsu). Kasihkan kepada fakir miskin lainnya yang Anda tahu bahwa dia benar dan membutuhkan," paparnya lagi.

Jangan sampai adanya pengemis palsu membuat Anda menjadi orang yang pelit dan kikir serta anti bersedekah. Sebab menurut Buya Yahya, bisikan setan akan membuat seseorang enggan mengeluarkan rezekinya di jalan Allah.

"Anda jangan sampai masuk wilayah kebakhilan, kekikiran, kadang alasannya ini paling bohong, wah ini bisikan setan. Akhirnya Anda jadi orang pelit. Makanya jangan dikasihkan kepada orang yang Anda duga tidak benar, tapi jangan Anda tidak memberi, tetap keluarkan kepada fakir miskin lainnya," tutupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emak-emak Viral Yang Kerap Ngamuk Menangis, Warganet Malah Jadi Kasihan

Emak-emak Viral Yang Kerap Ngamuk Menangis, Warganet Malah Jadi Kasihan

News | Senin, 29 April 2024 | 09:46 WIB

Pengemis Yang Doyan Marah-marah Hingga Bikin Resah Akhirnya Diciduk Satpol PP Kota Bogor

Pengemis Yang Doyan Marah-marah Hingga Bikin Resah Akhirnya Diciduk Satpol PP Kota Bogor

News | Senin, 29 April 2024 | 09:17 WIB

Nursyah Disamakan dengan Pengemis Viral Sering Mengamuk, Netizen: Coba Lihat Secara Detail Deh

Nursyah Disamakan dengan Pengemis Viral Sering Mengamuk, Netizen: Coba Lihat Secara Detail Deh

Lifestyle | Senin, 29 April 2024 | 08:39 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×