Alasan Gibran Rakabuming Pakai AI Buat Kampanye Pilpres 2024: Ternyata Anti Medsos

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 03 Mei 2024 | 18:49 WIB
Alasan Gibran Rakabuming Pakai AI Buat Kampanye Pilpres 2024: Ternyata Anti Medsos
Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka. [Suara.com/Faqih]

Suara.com - Gibran Rakabuming mengungkap alasan lebih pilih pakai teknologi kecerdasan buatan atau AI (artificial intelligence) daripada menggunakan baliho untuk kampanye Pilpres 2024 beberapa waktu lalu.

Wakil Presiden RI terpilih 2024-2029 itu bercerita awal mula pemakaian AI karena dirinya merupakan sosok yang anti media sosial (medsos), sehingga dirinya tidak suka saat ada wajahnya dipajang dalam baliho.

"Awal-awal pakai AI segala macam, karena saya nggak suka. Misalnya di baliho-baliho itu (ada muka Gibran), kan males kan," ujar Gibran saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube GK Hebat, dilihat suara.com, Kamis (2/5/2024)

Pengakuan Gibran tidak suka memajang wajahnya di baliho juga tertuang melalui kebijakan yang diterapkan untuk tim media sosialnya, karena anak sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu melarang timnya mempublikasi wajah Gibran, anak, dan istrinya di media sosial.

"Saya udah bilang nggak suka sosmed, saya juga melarang admin saya memposting foto saya. Karena saya nggak suka, dari awal nggak suka sosmed. Saya melarang foto saya diposting, foto anak istri juga nggak boleh," ujar Gibran.

Menurut Gibran, penggunaan AI dalam baliho atau berbagai kampanye pemerintah dinilai lebih efektif dan lebih mudah diserap masyarakat. Ini karena menurut Gibran, masyarakat masa kini khususnya anak muda tidak menyukai cara 'jadul' dengan memajang wajah berukuran besar di pinggir jalan.

"Cara ini efektif, misalnya pasang baliho dengan muka besar dengan gaya konvensional, itu orang 'wah udah jelang pemilu', kalau pasang yang begitu orang lebih aware," jelas Gibran.

Walikota Solo itu juga mengatakan fenomena promosi ini dinilai lebih efektif, seperti selaiknya lagu 'Oke Gas' yang sempat viral di berbagai lini media sosial. Ini karena metode pemasaran tidak dilakukan secara blak-blakan alias bukan hard selling.

"Kita nggak mau ingin time song coblos-coblos. Kita nggak suka hard selling begitu," pungkas Gibran.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawaban Gibran Saat Ditanya Kesiapan Jadi Wapres, Ramai Dinyinyiri: Tengil

Jawaban Gibran Saat Ditanya Kesiapan Jadi Wapres, Ramai Dinyinyiri: Tengil

Lifestyle | Jum'at, 03 Mei 2024 | 17:57 WIB

Bakal Dilantik Jadi Wapres, Gibran Ngaku Siap Wajahnya Dipajang di Setiap Kelas Sekolah

Bakal Dilantik Jadi Wapres, Gibran Ngaku Siap Wajahnya Dipajang di Setiap Kelas Sekolah

News | Jum'at, 03 Mei 2024 | 16:30 WIB

REFO Sukses Selenggarakan GSIS 2024 Bertemakan Tren AI dalam Pembelajaran Berbasis Google

REFO Sukses Selenggarakan GSIS 2024 Bertemakan Tren AI dalam Pembelajaran Berbasis Google

Tekno | Jum'at, 03 Mei 2024 | 16:09 WIB

Terkini

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

×