6 Fakta Terbaru Pesawat Latih yang Jatuh di BSD, Sempat Berputar di Udara hingga Tabrak Pohon

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 20 Mei 2024 | 14:59 WIB
6 Fakta Terbaru Pesawat Latih yang Jatuh di BSD, Sempat Berputar di Udara hingga Tabrak Pohon
6 Fakta Terbaru Pesawat Latih yang Jatuh di BSD, Sempat Berputar di Udara hingga Tabrak Pohon [ANTARA FOTO/Rais Fauzan Azhar/Bal/YU]

Suara.com - Kabar duka datang dari Bumi Serpong Damai, lokasi jatuhnya sebuah pesawat latih yang menimbulkan korban jiwa. Tidak sedikit yang terus menelusuri pencarian fakta terbaru pesawat latih jatuh di BSD beberapa waktu lalu, yang proses evakuasinya telah selesai pada Minggu sore, 19 Mei 2024 lalu.

Pesawat ini sendiri adalah jenis pesawat latih yang ditumpangi oleh tiga orang, yakni pilot, co-pilot, dan engineer. Nahas, ketiganya harus menjadi korban jiwa dari kecelakaan yang terjadi dan telah dikonfirmasi oleh pihak berwajib.

Beberapa fakta terbaru terkait pesawat latih yang jatuh tersebut adalah sebagai berikut.

1. Daftar Korban Jiwa

Ketiga korban yang terkonfirmasi adalah pilot atas nama Kapten Pulu Darmawan, kemudian Co-Pilot atas nama Kapten Suanda, dan Engineer atas nama Farid Ahmad. Ketiga korban jiwa telah berhasil dievakuasi, dan disemayamkan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Satu korban ditemukan di luar pesawat, sedangkan dua lainnya terjepit badan pasawat saat proses evakuasi dilakukan.

2. Dimiliki Indonesia Flying Club

Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa pesawat latih yang jatuh ini adalah milik Indonesia Flying Club. Dengan warna putih dan berjenis Tecnam P20006T, nomor registrasi yang dimiliki adalah PK-IFP dan dituliskan pada bagian ekor pesawat.

Belum diketahui secara pasti apa yang memicu kecelakaan ini. Pihak berwajib, yakni kepolisian dan KNKT, terus menyelidiki hal ini agar lekas ditemukan titik terang.

3. Pesawat Menabrak Pohon Sebelum Jatuh

Menurut saksi mata yang melihat kejadian tersebut, pesawat sempat menabrak pohon sebelum jatuh menghantam tanah. Berawal dari terbang rendah, pesawat kemudian menerjang pepohonan. Hal ini juga tampak pada badan pesawat yang tergores, dan dahan pohon yang tampak berserakan di sekitar lokasi kejadian.

4. Berputar di Udara

Sebelum kejadian kecelakaan terjadi, dikabarkan juga pesawat sempat berputar-putar di atas udara, di sekitar Hotel Pop. Pesawat juga terlihat mengeluarkan asap, sebelum kemudian mengalami crash dan membuat awaknya meninggal dunia.

baca juga

Suara ledakan juga terdengar dari pesawat ketika menghantam tanah.

5. Terjadi pada Pukul 14.00 WIB

Pesawat sendiri jatuh pada saat hujan turun dengan deras, pada pukul 14.00 WIB. Meski terdengar suara keras seperti ledakan, namun saksi mata menyatakan tidak ada api yang terlihat dari kecelakaan pesawat yang terjadi.

6. Sempat Hilang Kontak

Pada pukul 13.43 WIB, pesawat mengalami masalah pada komunikasi dengan menara penerbangan setempat dan mengalami hilang kontak. Sebelum hal ini terjadi, terdengar suara atau kode ‘Mayday’ beberapa kali.

Itu tadi sekilas tentang fakta terbaru pesawat latih jatuh di BSD yang menewaskan tiga awaknya. Semoga lekas ditemukan penyebab kecelakaan, dan tidak lagi terjadi di kemudian hari.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duka Menyelimuti, 3 Jenazah Korban Pesawat Latih Jatuh di BSD Diserahkan ke Keluarga

Duka Menyelimuti, 3 Jenazah Korban Pesawat Latih Jatuh di BSD Diserahkan ke Keluarga

News | Senin, 20 Mei 2024 | 12:09 WIB

Pesawat Latih Jatuh di BSD, KNKT Mulai Investigasi dan Analisa Percakapan Pilot

Pesawat Latih Jatuh di BSD, KNKT Mulai Investigasi dan Analisa Percakapan Pilot

News | Senin, 20 Mei 2024 | 06:20 WIB

Terkini

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik

Jawa Tengah | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:57 WIB

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53 WIB

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya

Bri | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:51 WIB

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh

Jogja | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:36 WIB

×