Gaya Iriana Jokowi di Sumatera Barat Jadi Sorotan, Pakai Jaket Mewah Harga Puluhan Juta

Selasa, 21 Mei 2024 | 17:00 WIB
Gaya Iriana Jokowi di Sumatera Barat Jadi Sorotan, Pakai Jaket Mewah Harga Puluhan Juta
Iriana Jokowi Pakai Jaket Mewah (YouTube Sekretariat Presiden)

Suara.com - Iriana Jokowi baru-baru ini mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi lokasi bencana banjir bandang di Sumatera Barat. Penampilannya jadi sorotan lantaran memakai jaket mewah Louis Vuitton (LV) berharga fantastis.

Dalam video yang dibagikan kanal YouTube Sekretariat Presiden, tampak Presiden Jokowi mengunjungi lokasi bencana banjir bandang dan lahar dingin di Kabupaten Agam.

Jokowi tiba di daerah bencana paling parah yakni Nagari Bukik Batabuah sekitar pukul 10.00 WIB. Ia langsung berjalan mengelilingi lokasi yang nyaris rata dengan tanah akibat diterjang banjir lahar dingin Gunung Marapi.

Saat mengunjungi wilayah tersebut, tampak Iriana berdiri di samping kanan Presiden Jokowi. Ia mengenakan busana kasual, lengkap dengan hijab segi empat putihnya.

Outfit yang dipakai Iriana tampak berbeda dengan yang dipakai sang suami. Jika Jokowi memakai kemeja putih, Iriana lebih pilih mengenakan kaos yang dilapisi jaket parka warna biru dongker.

Tentu saja jaket yang dipakai ibu negara tersebut bukanlah sembarangan, melainkan keluaran brand LV. Menurut situs resminya, jaket tersebut termasuk Monogram Taffeta Hooded Parka yang dijual dengan harga Rp69,5 juta. Harga ini terbilang fantastis, karena kalau dihitung-hitung, setara dengan 24 kali UMR Padang yang bahkan tak mencapai Rp3 juta.

Outfit Iriana Jokowi itu langsung menjadi sorotan. Pasalnya, Presiden Jokowi sendiri kerap menggembar-gemborkan untuk bangga dan membeli produk lokal dibandingkan produk impor. Ini karena dampak produk impor seperti barang mewah bisa berimbas buruk untuk ekonomi negara, di antaranya sebagai berikut:

1. Menyaingi produk lokal

Barang impor seringkali dapat bersaing dengan produk lokal yang diproduksi di dalam negeri. Hal ini dapat menyebabkan penurunan penjualan dan profitabilitas (keuntungan) bagi produsen lokal, terutama jika produk impor lebih murah atau lebih berkualitas.

Baca Juga: Adab Selvi Ananda Jalan di Depan Mertua Jadi Omongan, Iriana Jokowi Cuma Tersenyum

2. Negara jadi tidak mandiri

Masuknya barang impor yang bersaing harga atau kualitas dengan produk lokal dapat menghambat perkembangan industri dalam negeri. Jika industri lokal tidak mampu bersaing, hal ini dapat menyebabkan penurunan kemandirian ekonomi suatu negara dan berpotensi merugikan sektor-sektor tertentu.

3. Lapangan kerja hilang

Jika industri lokal terpengaruh oleh persaingan dengan barang impor, hal ini dapat mengakibatkan penurunan produksi dan penyerapan tenaga kerja. Kehilangan lapangan kerja dalam industri-industri tertentu dapat memicu peningkatan tingkat pengangguran dan kesulitan ekonomi bagi masyarakat yang terkena dampak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI