Heboh! Juru Bahasa Isyarat Diduga Palsu saat Konpers Pegi Perong di Polda Jabar

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 30 Mei 2024 | 08:45 WIB
Heboh! Juru Bahasa Isyarat Diduga Palsu saat Konpers Pegi Perong di Polda Jabar
Petugas Kepolisian menggiring tersangka kasus pembunuhan Pegi Setiawan untuk dihadirkan pada konferensi pers yang digelar di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/5/2024). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc]

Suara.com - Baru-baru ini ramai ada oknum diduga juru bahasa isyarat palsu saat konferensi pers tertangkapnya Pegi atau Perong sebagai tersangka kasus pembunuhan Vina Cirebon, di Polda Jawa Barat baru-baru ini.

Dugaan ini dibagikan akun Twitter @pikiping alias Juru Bahasa Isyarat, Azis pada Rabu, 29 Mei 2024. Azis mengatakan ada juru bahasa isyarat palsu tampil saat polisi Polda Jawa Barat menyampaikan laporan.

"Selain keraguan masyarakat atas tertangkapnya Pegi atau Perong. Juga ada keraguan di kemampuan Juru Bahasa Isyarat (JBI) yang sedang menjurubahasakan di laporan kepolisian, Polda Jawa Barat. Oknum Juru Bahasa Isyarat palsu tampil di sana," tulis @pikping.

Dugaan juru bahasa isyarat palsu ini menurut Azis, disampaikan langsung oleh komunitas tuli hingga disampaikan di akun Instagram Asosiasi Juru Bahasa Isyarat Indonesia (AJBII). Ini karena gerakan yang disampaikan dianggap aneh saat menginterpretasikan kalimat yang disampaikan pihak kepolisian.

"keluhan dari komunitas tuli dan Juru Bahasa Isyarat, yang melihat JBI tersebut tampil di laporan Polda Jawa Barat, dirasa aneh menginterpretasikan sebuah kalimat yang disampaikan," terang Azis.

Azis mengatkaan dugaan juru bahasa isyarat palsu ini disampaikan pihak AJBII, karena melihat ada yang tidak beres saat menjurubahasakan konferensi pers kepolisian, bahkan cenderung tertinggal dan tidak jelas.

"Seorang oknum JBI yang tampil menjurubahasakan di press realease kasus Vina, menuai kontroversi komunitas Tuli dan Juru Bahasa Isyarat. Dikarenakan JBI yang ditampilkan tidak sesuai menginterpretasikan sebuah kalimat yang dikatakan oleh kepolisian. Isyarat yang tertinggal, penyampaian isyarat yang tidak begitu jelas," tulis keterangan AJBII.

Menurut AJBII, harus semakin banyak orang awares terhadap keberdaan juru bahasa isyarat palsu, karena keberadaan mereka bisa menghambat akses informasi bagi komunitas tuli.

"Kita harus bersama-sama menyebarkan kesadaran dan kritik terhadap hal ini. Mari bantu mereka menemukan sumber informasi yang sah dengan menghubungi agensi resmi atau inividu yang terpercaya," tambah AJBII.

baca juga

Menanggapi ini sebagai Juru Bahasa Isyarat, Azis mengatakan peristiwa serupa pernah terjadi di Amerika Serikat 6 tahun lalu, dan berujung pelaku dipenjara. Ia berharap pihak kepolisian di Indonesia lebih aware dan berhati-hati, saat memilih juru bahasa isyarat agar tidak terjadi misinformasi.

"Yuk mari bantu pihak kepolisian agar aware terhadap isu ini. Jangan asal pilih juru bahasa isyarat karena JBI adalah akses penting untuk kita semua, jangan sampai JBI jadi membuat misinformasi," kata Azis.

Azis menilai berdasarkan berbagai pengalaman peristiwa yang pernah terjadi di Indonesia maupun luar negeri, umumnya karena terjadi asal pilih.

"Asal pilih yang penting bisa bahasa isyarat. Tapi dari kasus Polda Jabar kemarin masih belum tahu oknum tersebut siapa," jelas Azis.

Bahasa isyarat adalah bahasa yang mengutamakan komunikasi manual, bahasa tubuh, dan gerak bibir. Bahasa isyarat merupakan bahasa yang digunakan oleh komunitas tuli untuk berkomunikasi.

Tidak hanya itu, bahasa isyarat juga merupakan alat bagi penggunanya untuk mengidentifikasi diri dan memperoleh informasi. Perbedaan mendasar antara bahasa isyarat dan bahasa lisan terletak pada modalitas atau sarana produksi dan persepsinya.

Bahasa lisan diproduksi melalui alat ucap (oral) dan dipersepsi melalui alat pendengaran (auditoris), sementara bahasa isyarat diproduksi melalui gerakan tangan (gestur) dan dipersepsi melalui alat penglihatan (visual). Dengan demikian, bahasa lisan bahasa yang bersifat oral-auditoris, sementara bahasa isyarat bersifat visual-gestural.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbongkar! Ucil yang Dikenal Linda Tulis Tiga Kata Ini Saat Eky dan Vina Cirebon Tewas

Terbongkar! Ucil yang Dikenal Linda Tulis Tiga Kata Ini Saat Eky dan Vina Cirebon Tewas

News | Kamis, 30 Mei 2024 | 07:09 WIB

Linda Tegaskan Bukan Teman Dekat Vina, Tegur Keluarga Almarhumah Agar Jangan Berbohong

Linda Tegaskan Bukan Teman Dekat Vina, Tegur Keluarga Almarhumah Agar Jangan Berbohong

Entertainment | Rabu, 29 Mei 2024 | 21:17 WIB

Karakternya Dipakai di Film Vina Sebelum 7 Hari, Linda Tegaskan Sutradara Tak Minta Izin

Karakternya Dipakai di Film Vina Sebelum 7 Hari, Linda Tegaskan Sutradara Tak Minta Izin

Entertainment | Rabu, 29 Mei 2024 | 21:45 WIB

Terkini

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI

Bri | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:52 WIB

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×