Sandiaga Uno Pede Bebas Visa Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia, Berapa Potensi Keuntungannya?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 20 Juni 2024 | 16:44 WIB
Sandiaga Uno Pede Bebas Visa Bisa Dongkrak Pariwisata Indonesia, Berapa Potensi Keuntungannya?
Ilustrasi Bebas Visa Kunjungan (BVK). (Freepik)

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno percaya diri jika ada kebijakan bebas visa di saat mata uang rupiah sedang melemah, pemasukan negara dari sektor pariwisata bakal meningkat. Memang berapa potensi keuntungannya?

Sandiaga mengatakan bebas visa bisa menyumbang 40 miliar dolar atau setara Rp 655 miliar dari sektor pariwisata Indonesia. Keuntungan ini didasarkan pada target perolehan pemasukan 20 miliar dolar atau Rp 327 miliar dari sektor pariwisata Indonesia. Target ini bisa bertambah jadi 2 kali lipat jika ada kebijakan yang mempermudah turis mancanegara datang ke Indonesia.

"Apalagi dengan sekarang ya rupiah tertekan, pariwisata ini bisa menghasilkan. Saya membayangkan targetnya 20 miliar dolar, kalau kita misalnya melakukan beberapa adjustment dari segi policy (kebijakan bebas visa) kita bisa menyumbang 40 billion dollar," ujar Sandiaga di gedung Kemenparekraf, Jakarta Pusat baru-baru ini.

Ilustrasi turis asing berkunjung ke Indonesia. (ANTARA/ KEMENPAREKRAF)
Ilustrasi turis asing berkunjung ke Indonesia. (ANTARA/ KEMENPAREKRAF)

Sandiaga berharap kebijakan bebas visa di Indonesia perlu segera dilakukan untuk menarik turis mancanegara dan lebih mudah berwisata di Indonesia. Cara ini juga bisa membuat pariwisata sebagai sumber ekonomi utama Indonesia.

“Pemerintah harus memprioritaskan, kalau betul-betul menjadikan pariwisata sebagai inti ekonomi kita, maka beberapa perubahan kebijakan (bebas visa) harus dilakukan,” papar Sandiaga,

Ia menambahkan, bila nanti bebas visa diberlakukan nantinya akan tetap ada pemantauan dan pengawasan, memastikan hanya wisatawan wisatawan dengan kunjungan berkualitas yang berhak mendapatkan bebas visa.

Salah satu solusinya, yaitu membatasi bebas visa hanya untuk beberapa negara yang berdasarkan data, penyumbang turis asing dengan riwayat perjalanan berkualitas saat liburan ke Indonesia.

"Pertama kita mengusulkannya 10 sampai 20 negara dengan kunjungan berkualitas," kata Sandiaga.

Langkah ini juga penting dilakukan untuk mengatasi banyaknya turis asing yang membuat pelanggaran atau kegaduhan. Nantinya kata Sandiaga, pemerintah juga bisa bertindak tegas hingga membatasi turis tersebut tidak bisa lagi mengunjungi Indonesia.

baca juga

"Penegakan hukum jadi pelanggaran-pelanggaran itu kan bisa dilakukan siapapun, tapi dengan penegakan hukum maka kita bisa memberikan efek jera, dan juga deportasi sampai bagaimana kita bisa menangkal, mereka nggak bisa datang lagi ke kita kalau berulang berulah," pungkas Sandiaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pariwisata Indonesia Terbaik ke-2 ASEAN, Salip Malaysia dan Thailand

Pariwisata Indonesia Terbaik ke-2 ASEAN, Salip Malaysia dan Thailand

Lifestyle | Kamis, 20 Juni 2024 | 14:52 WIB

Menparekraf Sandiaga Uno Tolak Judi Online Jadi Rekreasi Indonesia: Harus Brantas

Menparekraf Sandiaga Uno Tolak Judi Online Jadi Rekreasi Indonesia: Harus Brantas

Lifestyle | Rabu, 19 Juni 2024 | 15:20 WIB

Isu CLBK dengan Sandiaga Uno di Pilgub Jakarta, Anies: Beliau Masih Jadi Menteri

Isu CLBK dengan Sandiaga Uno di Pilgub Jakarta, Anies: Beliau Masih Jadi Menteri

Video | Senin, 17 Juni 2024 | 21:15 WIB

Terkini

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

×