Kisah Agung Banting Stir Usai Kena PHK Saat Pandemi, Kini Jadi Entrepreneur Usai Ikut Pelatihan Prakerja

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Jum'at, 21 Juni 2024 | 17:13 WIB
Kisah Agung Banting Stir Usai Kena PHK Saat Pandemi, Kini Jadi Entrepreneur Usai Ikut Pelatihan Prakerja
Ilustrasi UMKM. [Ivan Samkov/Pexels]

Suara.com - Agung adalah stu dari sekian contoh nyata dari keberhasilan Program Kartu Prakerja. Setelah mendengar informasi mengenai program ini dari saudaranya, Agung langsung tertarik. Namun, perjalanannya tidak mudah.

Pada tahun 2020, ia berulang kali gagal mengakses program tersebut. Tiga tahun kemudian, pada Juli 2023, Agung mencoba lagi ketika gelombang ke-55 dibuka, dan kali ini ia berhasil lolos.

Sebelumnya, Agung sempat menjadi pekerja kantoran. Namun, saat pandemi COVID-19 melanda, ia terkena badai PHK. Alih-alih menyerah, Agung melihat ini sebagai peluang untuk mencoba peruntungan baru sebagai entrepreneur dengan menjual kopi.

Untuk mendukung usahanya, Agung mengambil pelatihan mengedit video dasar bagi pemula. Ia ingin belajar bagaimana membuat konten yang menarik untuk mempromosikan produknya.

"Saya coba banting stir bagaimana caranya bisa terus ada pemasukan. Jadi, saya mencoba buat video, supaya jualan saya bisa jadi menarik," ujarnya.

Membuat konten promosi tidaklah mudah. Banyak hal yang harus dipertimbangkan, mulai dari tren, jalan cerita, pengeditan, durasi, hingga musik latar yang sesuai agar tidak melanggar hak cipta.

Tidak jarang, konten yang dibuat tidak sesuai dengan audiens, melanggar copyright, atau bahkan terkena somasi. Program Kartu Prakerja, khususnya pelatihan yang disediakan oleh PT Global Edukasi Talenta Inkubator atau LPK GeTI Incubator, memberikan pelatihan yang berdampak.

Rangkaian pelatihan disusun berdasarkan kurikulum, Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), dan diajarkan oleh instruktur berpengalaman. Sertifikat yang diterbitkan menjadi bukti konkret kemampuan peserta.

Agung sangat terkesan dengan Program Kartu Prakerja. Selain pelatihan ekstensif yang dapat diikuti secara daring dan mandiri, program ini juga menawarkan insentif, lowongan pekerjaan, dan berbagai manfaat lainnya.

Baca Juga: Perang Dingin Kabinet? Menperin Sebut Sri Mulyani Inkonsisten Soal PHK Industri Tekstil

Tidak dapat dipungkiri bahwa angka pencari kerja masih tinggi di Indonesia. Badai PHK tidak hanya terjadi selama pandemi, tetapi juga akibat winter tech dan masalah lainnya yang mempengaruhi bursa kerja.

Para entrepreneur skala kecil dan menengah juga masih membutuhkan lebih banyak sorotan dan bantuan untuk mengembangkan usaha mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI