Agar Pelaku Judi Online Jera, Bisakah Sabotase Gaji Jadi Solusi? Ini Kata Pakar Keuangan!

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 26 Juni 2024 | 09:02 WIB
Agar Pelaku Judi Online Jera, Bisakah Sabotase Gaji Jadi Solusi? Ini Kata Pakar Keuangan!
Ilustrasi Sabotase Gaji Pelaku Judi Online (Freepik)

Suara.com - Konsultan Perencana Keuangan sekaligus Penasihat Investasi, Melvin Mumpuni mengatakan sabotase gaji pecandu judi online (judol) ke rekening pasangan atau orang tua bukan jadi solusi agar pelaku berhenti berjudi. Sebaliknya, tindakan ini justru berisiko untuk perusahaan tempat bekerja pelaku judol.

Baru-baru ini publik dibuat berang dengan berbagai cerita keluarga pelaku judol, di mana salah satu anggota keluarganya kecanduan judi hingga mengabaikan kebutuhan sehari-hari. Kalau sudah begini, tidak sedikit yang menyarankan untuk sabotase alias ambil alih semua gaji pelaku judol sehingga tidak lagi bisa berjudi.

Meski mengakui rencana tersebut cukup baik, tapi sayangnya menurut Melvin, tindakan ini bisa melanggar hukum karena tidak sesuai prosedur resmi perusahaan.

"Saya rasa itu kalau memungkinkan itu bagus. Tapi saya rasa tidak semudah itu ya, karena ada prosedur di dalam perusahaan, ini yang kerja si A kok ditransfernya ke si B, kok namanya nggak sama dan lain sebagainya," papar Melvin saat dihubungi suara.com, Selasa (25/6/2024).

Melvin juga menambahkan, dengan menyabotase gaji pelaku judol agar tidak lagi berjudi, tindakan ini juga bisa berisiko untuk perusahaan.

"Itu jadi sumber masalah baru buat perusahaan, biasanya mentransfer gaji harus ke rekening tujuan pekerja, nggak bisa masuk ke rekening pasangan atau anggota keluarga lainnya," jelas Melvin.

Di sisi lain, Melvin sangat percaya jika masalah kecanduan judi online sangat terkait dengan gangguan mental. Apalagi Melvin juga sempat mendapat informasi jika mayoritas motivasi pelaku judol punya motif ingin cepat kaya.

Keinginan cepat kaya ini, kata Melvin, terjadi karena adanya masalah di masa lalu yang belum selesai, salah satunya mendapat penghinaan di masa kecil karena kekurangan secara ekonomi.

"Itu tuh yang menyebabkan masalah itu tuh di bawah alam sadar dia itu suatu penyakit yang belum sembuh. Nah, ketika ada jalan cepat menjadi kaya, dia ingin membuktikan bahwa dia juga bisa kaya, dia bisa mampu. Itu (psikologis) diperbaiki dulu," pungkas Melvin.

baca juga

Keinginan jadi cepat kaya dialami mayoritas orang. Hasilnya tidak sedikit yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan tersebut, meskipun dengan cara berjudi. Lantas kenapa sih orang ingin cepat kaya? Berikut ini beberapa alasannya:

1. Ingin terbebas dari tekanan keuangan

Melansir Psychology Today, kekayaan seringkali dilihat sebagai cara untuk melepaskan diri dari tekanan finansial sehari-hari, seperti mengkhawatirkan tagihan, biaya hidup, dan masa depan. Orang mungkin ingin cepat kaya untuk mencapai kebebasan finansial dan menjalani hidup tanpa kekhawatiran uang.

2. Merasa lebih berkuasa

Kekayaan dapat memberikan kendali dan kekuatan yang lebih besar dalam hidup. Orang mungkin ingin cepat kaya untuk merasa lebih berkuasa atas hidup mereka dan membuat keputusan mereka sendiri tanpa dibatasi situasi keuangan.

3. Mencari kepuasan

Beberapa salah kaprah dan menganggap kekayaan bisa membawa kebahagiaan dan kepuasan. Bahkan tidak jarang dari mereka yang menganggap materi dan uang bisa menyelesaikan semua masalah hingga membuat lebih bahagia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota Keluarga Kecanduan Judi Online? Perencana Keuangan Beri 2 Solusi Ini!

Anggota Keluarga Kecanduan Judi Online? Perencana Keuangan Beri 2 Solusi Ini!

Lifestyle | Rabu, 26 Juni 2024 | 08:47 WIB

Dokter Jiwa Bagikan Tips Bebaskan Diri dari Kecanduan Judi Online: Kelola Stres Adalah Kunci

Dokter Jiwa Bagikan Tips Bebaskan Diri dari Kecanduan Judi Online: Kelola Stres Adalah Kunci

Health | Selasa, 25 Juni 2024 | 20:00 WIB

Jangan Sampai Berlarut-Larut, Ini yang Harus Dilakukan Keluarga Untuk Cegah Pelaku Judi Online Kecanduan

Jangan Sampai Berlarut-Larut, Ini yang Harus Dilakukan Keluarga Untuk Cegah Pelaku Judi Online Kecanduan

Health | Selasa, 25 Juni 2024 | 17:43 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×