Bukan Cuma Soal Lidah! Ini 5 Alasan Ilmiah Kenapa Kita Suka Makan Pedas

M. Reza Sulaiman

Kamis, 11 Juli 2024 | 18:29 WIB
Bukan Cuma Soal Lidah! Ini 5 Alasan Ilmiah Kenapa Kita Suka Makan Pedas
Ilustrasi makanan pedas (Freepik/jcomp)

Suara.com - Kecintaan orang Indonesia pada makanan pedas tidak perlu diragukan lagi. Di setiap daerah, pasti terdapat kuliner khas yang memiliki cita rasa pedas dengan berbagai tingkat dan sensasi.

Rasa pedas dapat meningkatkan kenikmatan makanan. Capsaicin, senyawa aktif dalam cabai, merangsang reseptor rasa di lidah, menciptakan sensasi panas yang membuat makanan terasa lebih lezat dan menggugah selera.

Tapi ternyata, alasan orang Indonesia suka makan pedas ini tidak hanya ditentukan oleh lidah loh. Ada beragam faktor lainnya yang membuat orang Indonesia suka makan makanan pedas. Apa saja?

Ilustrasi makan pedas. (pixabay/englishlikeanative).
Ilustrasi makan pedas. (pixabay/englishlikeanative).

Budaya Kuliner yang Kuat

Makanan pedas adalah bagian integral dari banyak kuliner daerah di Indonesia. Setiap daerah memiliki sambal khasnya sendiri, seperti sambal terasi, sambal matah, sambal ijo, dan banyak lagi. Sambal menjadi pendamping wajib dalam setiap hidangan, membuat lidah orang Indonesia terbiasa dengan rasa pedas sejak kecil.

Iklim Tropis

Indonesia memiliki iklim tropis yang panas dan lembap. Makanan pedas membantu meningkatkan suhu tubuh dan menyebabkan berkeringat, yang pada gilirannya membantu mendinginkan tubuh.

Tradisi dan Warisan Budaya

Makan makanan pedas sering kali dianggap sebagai bagian dari identitas budaya dan warisan keluarga. Banyak orang Indonesia belajar mencintai makanan pedas dari keluarga mereka, yang telah menyajikan hidangan pedas selama beberapa generasi.

baca juga

Variasi Rasa dan Bahan

Indonesia memiliki kekayaan rempah-rempah dan bahan-bahan yang dapat digunakan untuk menciptakan berbagai tingkat kepedasan. Hal ini memungkinkan orang untuk menikmati makanan pedas dalam berbagai bentuk dan intensitas, sesuai dengan selera pribadi mereka.

Pengaruh Sosial dan Lingkungan

Dalam banyak kesempatan sosial, seperti acara keluarga, perayaan, dan makan bersama teman, makanan pedas sering kali menjadi pilihan utama. Pengaruh dari teman dan keluarga yang menyukai makanan pedas juga berkontribusi pada kebiasaan makan pedas seseorang.

Tidak hanya masyarakat umum, bahkan selebriti dan idol populer di Indonesia pun turut menggemari makanan pedas. Salah satunya adalah Jessi dan Olla, anggota JKT48 yang mengaku gemar makanan makanan pedas dalam bentuk snack.

Ilustrasi keripik kentang. (Pixabay/avantrend)
Ilustrasi keripik kentang pedas. (Pixabay/avantrend)

“Sebagai pecinta makanan pedas, aku tuh suka makanan yang gak cuma ngasih sensasi pedas di lidah. Nah, selama ini kebanyakan snack itu rasanya pedas menyengat aja belum ada yang pedas seger kayak Japota Nipis Pedas. Tekstur keripik kentangnya juga tipis, krenyes, terus ada taburan bits daun jeruk asli yang bikin momen snacking jadi makin menyenangkan. Selain itu, Japota Nipis Pedas ini cocok banget dinikmati kapan saja, misalkan lagi break aktivitas atau sekadar ingin bersantai. JKT48 approved," tutur Olla.

Peluncuran Japota Nipis Pedas tidak lepas dari tren dan peluang pasar yang melihat makanan pedas terus digemari. Fascah Aprialty Situmorang, Senior Brand Manager PT Calbee Wings Food, menyatakan bahwa banyak snack pedas yang tersedia, tetapi Japota Nipis Pedas menawarkan sesuatu yang baru dengan kombinasi pedas dan segarnya jeruk nipis serta bits daun jeruk asli.

“Sudah saatnya masyarakat bisa menikmati era baru snack keripik kentang sensasi pedas. Tidak hanya sekadar pedas, tetapi juga berpadu dengan segarnya jeruk nipis. Kami berharap varian ini dapat diterima dengan baik oleh konsumen, sama seperti varian-varian Japota sebelumnya,” ujar Fascah, dalam keterangannya, Kamis (11/7/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Stok Cabai Merah Menipis, Harga Berpotensi Meroket

Waspada! Stok Cabai Merah Menipis, Harga Berpotensi Meroket

Bisnis | Senin, 08 Juli 2024 | 15:21 WIB

Langka! Momen Gibran Beli Cabai Rp20 Ribu di Pasar Nangka: Kaget Dapat Banyak, Stafnya Disuruh Bayar

Langka! Momen Gibran Beli Cabai Rp20 Ribu di Pasar Nangka: Kaget Dapat Banyak, Stafnya Disuruh Bayar

News | Rabu, 03 Juli 2024 | 14:34 WIB

Populer di Indonesia, Mi Pedas Samyang Ternyata Dilarang di Denmark! Kenapa Ya?

Populer di Indonesia, Mi Pedas Samyang Ternyata Dilarang di Denmark! Kenapa Ya?

Lifestyle | Sabtu, 22 Juni 2024 | 12:47 WIB

Terkini

Dunia Boleh Terburu-buru, sedangkan Aku Hanya Ingin Membaca Pelan-Pelan

Dunia Boleh Terburu-buru, sedangkan Aku Hanya Ingin Membaca Pelan-Pelan

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Revitalisasi Kawasan Kumuh Tanah Abang Tanpa Gusur, Pramono Mau Andalkan AI

Revitalisasi Kawasan Kumuh Tanah Abang Tanpa Gusur, Pramono Mau Andalkan AI

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Soal Peluang Pemakzulan Gibran, MPR: Bolanya Belum di Kami

Soal Peluang Pemakzulan Gibran, MPR: Bolanya Belum di Kami

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:36 WIB

10 Shade Cushion Lokal Terbaik untuk Kulit Sawo Matang Undertone Hangat

10 Shade Cushion Lokal Terbaik untuk Kulit Sawo Matang Undertone Hangat

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:36 WIB

KPK Peringatkan Menteri ATR Nusron Wahid Tak Ulur Waktu di Kasus Korupsi Summarecon

KPK Peringatkan Menteri ATR Nusron Wahid Tak Ulur Waktu di Kasus Korupsi Summarecon

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Pebalap Astra Honda Siap Unjuk Gigi di Seri Mandalika

Pebalap Astra Honda Siap Unjuk Gigi di Seri Mandalika

Otomotif | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Ratu Player Tobat! Upaya Asya Mengejar Ketua Kelas di Play with Players

Ratu Player Tobat! Upaya Asya Mengejar Ketua Kelas di Play with Players

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bisnis Skincare Abal-Abal di Gowa Raup Rp100 Juta Per Pekan

Bisnis Skincare Abal-Abal di Gowa Raup Rp100 Juta Per Pekan

Sulsel | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Mengapa Dasar Laut Penting dalam Menjaga Keseimbangan Sistem Bumi? Peneliti Ungkap Hal Ini

Mengapa Dasar Laut Penting dalam Menjaga Keseimbangan Sistem Bumi? Peneliti Ungkap Hal Ini

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Rakit Sepeda Kalcer Sendiri Butuh Biaya Berapa? Ini Kisaran dan Rinciannya

Rakit Sepeda Kalcer Sendiri Butuh Biaya Berapa? Ini Kisaran dan Rinciannya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:28 WIB

×