Jejak Pendidikan Mentereng Retno Marsudi, Pantas Menlu RI Ditunjuk Jadi Utusan Khusus PBB

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 14 September 2024 | 20:29 WIB
Jejak Pendidikan Mentereng Retno Marsudi, Pantas Menlu RI Ditunjuk Jadi Utusan Khusus PBB
Jejak Pendidikan Mentereng Retno Marsudi, Pantas Menlu RI Ditunjuk Jadi Utusan Khusus PBB. [Suarajogja.id/Hiskia Andika]

Suara.com - Riwayat pendidikan dan karier Retno Marsudi turut menjadi perhatian usai Menteri Luar negeri (Menlu) RI ini terpilih menjadi utusan khusus oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

Pencapaian yang membanggakan ini diumumkan oleh Antonio Guterres selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen PBB) pada hari Jumat (13/9) lalu. Retno Marsudi terpilih untuk menjadi utusan khusus di bidang air.

“Ini bertujuan untuk menggalang kemitraan dan upaya bersama guna memajukan agenda air, termasuk menindaklanjuti hasil Konferensi Aire Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) 2023.” demikian tulisan dalam rilis resmi PBB.

Retno Marsudi akan mengemban amanat baru tersebut pada 1 November 2024 setelah menyelesaikan tugas sebagai Menlu RI.

Pendidikan Retno Marsudi

Memiliki nama lengkap Retno Lestari Priansari Marsudi, Menlu RI wanita pertama ini menghabiskan masa sekolah dasar hingga SMA di Semarang, kota kelahirannya. Istri dari Agus Marsudi ini lulus dari SMA 3 Semarang yang termasuk sekolah favorit.

Setelah itu, Retno merantau ke Jogja demi melanjutkan pendidikan di Universitas Gadjah Mada. Di Kampus Kerakyatan inilah Retno Marsudi mendapatkan gelar sarjana Ilmu Hubungan Internasional. Ia lulus dari UGM di tahun 1985.

Usai dari Jogja, Retno Marsudi menimba ilmu ke Haagse Hogeschool di Den Haag, Belanda. Melalui beasiswa dari kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Retno Marsudi mengambil jurusan Undang-Undang Uni Eropa. Tak berhenti di situ, Retno Marsudi kembali melanjutkan pendidikan ke Universitas Oslo, Norwegia dengan jurusan Studi Hak Asasi Manusia.

Karier Retno Marsudi

Mengutip dari laman Kemenlu, berikut adalah riwayat karier Retno Marsudi sebelum akhirnya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Indonesia selama hampir 10 tahun.

1. Bertugas di Kedutaan Besar Indonesia di Canberra (1990-1994) dan di Den Haag (1997-2001)

baca juga

2. Direktur Kerjasama Intra dan Antar Regional Amerika dan Eropa, 2001-2003

3. Direktur Eropa Barat, 2003-2005

4. Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, 2008 - 2012

5. Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Norwegia dan Republik Islandia, 2005 - 2008

6. Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, 2012 - 2014

7. Menteri Luar Negeri, Oktober 2014 - sekarang.

Selama menjabat di bidang pemerintahan, Retno Marsudi kerap menerima tugas-tugas berat, salah satunya adalah ketika ia ikut bergabung dalam Tim Pencari Fakta pembunuhan Munir Said Thalib, aktivis hak asasi manusia pada tahun 2004 lalu.

Retno Marsudi juga sempat bertugas untuk membicarakan isu yang memojokkan Indonesia karena pembantaian warga Timor Lester di Santa Cruz, Dili.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekam Jejak dan Pendidikan Peter F Gontha, Mantan Dubes Diserang Usai Curhat soal Pemain Naturalisasi Timnas

Rekam Jejak dan Pendidikan Peter F Gontha, Mantan Dubes Diserang Usai Curhat soal Pemain Naturalisasi Timnas

Lifestyle | Jum'at, 13 September 2024 | 17:29 WIB

Dies Natalis ke-30 UPH: Merayakan 30 Tahun Pencapaian dan Dedikasi Menghadirkan Pendidikan Unggul

Dies Natalis ke-30 UPH: Merayakan 30 Tahun Pencapaian dan Dedikasi Menghadirkan Pendidikan Unggul

Your Say | Jum'at, 13 September 2024 | 16:11 WIB

Pendidikan Moncer Ernest Prakasa, Disorot gegara Sindir Menkominfo Budi Arie yang Bela Erina Gudono

Pendidikan Moncer Ernest Prakasa, Disorot gegara Sindir Menkominfo Budi Arie yang Bela Erina Gudono

Lifestyle | Jum'at, 13 September 2024 | 15:22 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×