Kronologi Penutupan Sec Bowl Kuningan: Gara-gara Cuci Alat Masak di Toilet?

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 20 September 2024 | 19:14 WIB
Kronologi Penutupan Sec Bowl Kuningan: Gara-gara Cuci Alat Masak di Toilet?
Kronologi Penutupan Sec Bowl Kuningan (Instagram/secbowl)

Suara.com - Restoran Sec Bowl, yang dikenal karena menu ayam telur asinnya, menghadapi krisis besar setelah insiden yang menghancurkan reputasi mereka. Cabang Kuningan resmi ditutup permanen mulai 18 September 2024. Rius Vernandes, pemilik Sec Bowl, mengumumkan penutupan ini usai viral di media sosial karena staf kedapatan mencuci alat masak di toilet.

“Restoran Sec Bowl Kuningan resmi tutup mulai 18 September 2024. Peralatan dapur dan bahan makanan telah kami musnahkan. Kami memohon maaf atas kelalaian yang terjadi,” tulis Sec Bowl dan Rius dalam unggahan Instagram pada Rabu, 18 September 2024. Seperti apa kronologi penutupan Sec Bowl Kuningan selengkapnya? 

Kronologi Penutupan Sec Bowl Kuningan

Peristiwa ini menjadi viral di TikTok setelah influencer Codeblu, yang populer dengan ulasan kuliner, membagikan video tentang dugaan salah satu restoran rice bowl di Kuningan mencuci peralatan di toilet. Akun @codebluuuu yang memiliki 1,3 juta pengikut itu, memperlihatkan alat masak seperti rice cooker dan wadah makanan di dekat toilet kotor dalam videonya.

"Ini sangat tidak higienis dan tidak manusiawi," ujar Codeblu dalam videonya, menambahkan bahwa tindakan ini bisa melanggar banyak aturan. Hingga 19 September 2024 pukul 08:30 WIB, video tersebut telah mendapatkan 62,4 ribu likes dan dibagikan 15,2 ribu kali.

Rius Vernandes segera memberikan klarifikasi di Instagram, menjelaskan bahwa kejadian ini pertama kali diketahui oleh seorang pengemudi ojek online yang menggunakan toilet karyawan di gerai Kuningan.

"Saya sangat menyesalkan pengalaman tidak menyenangkan yang dialami driver ojol saat menggunakan toilet karyawan di outlet Kuningan," tulis Rius. Setelah penyelidikan, ditemukan bahwa seorang staf melanggar SOP dengan mencuci alat masak di tempat yang tidak seharusnya, menimbulkan risiko kontaminasi.

“Tindakan staf tersebut sangat tidak pantas dan tidak bisa ditoleransi. Saat ini, staf tersebut sudah tidak bekerja dengan kami,” kata Rius. "Sebagai pemilik, saya menyadari kelalaian dalam pengawasan operasional."

Sec Bowl memiliki cabang di beberapa kota di wilayah Jabodetabek, serta di kota-kota lain seperti Surabaya, Bandung, dan Malang. Namun sayang, Cabang Kuningan resmi ditutup permanen mulai 18 September 2024. 

baca juga

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Xiaomi Perkenalkan Alat Masak Aman dengan Fitur Termostat Sensitif

Xiaomi Perkenalkan Alat Masak Aman dengan Fitur Termostat Sensitif

Tekno | Selasa, 03 September 2024 | 08:35 WIB

8 Rekomendasi Produk Cookware untuk di Rumah, Memilih Alat Masak yang Tepat untuk Kebutuhan Anda

8 Rekomendasi Produk Cookware untuk di Rumah, Memilih Alat Masak yang Tepat untuk Kebutuhan Anda

Lifestyle | Rabu, 20 Maret 2024 | 15:15 WIB

Bawa Panci dan Bakul, Emak-Emak Protes Harga Bahan Pokok Naik ke Bawaslu

Bawa Panci dan Bakul, Emak-Emak Protes Harga Bahan Pokok Naik ke Bawaslu

Foto | Selasa, 27 Februari 2024 | 17:59 WIB

Terkini

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 05:00 WIB

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×